Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Misteri Goa Bulungan: Larangan Baju Merah dan Ucapan Khusus
Pariwisata

Misteri Goa Bulungan: Larangan Baju Merah dan Ucapan Khusus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengunjung Goa Berlapis Diminta Menghindari Pakaian Warna Merah

Goa Berlapis, yang terletak di Desa Baratan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga memiliki nilai budaya dan tradisi yang sangat kental. Destinasi wisata ini telah menjadi perhatian masyarakat hingga para pejabat daerah. Namun, selain keindahan alamnya, ada beberapa aturan dan kearifan lokal yang harus diperhatikan oleh pengunjung.

  • Pengunjung disarankan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna merah saat memasuki kawasan gua.
  • Wisatawan juga diminta untuk mengucapkan salam khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi setempat.

Salam yang dianjurkan adalah “Assalamualaikum Siraja Kuning, Sultan Buraup, Datu Mas’ud”. Salam ini merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur masyarakat setempat.

Bentuk Penghormatan kepada Tradisi

Menurut Sekretaris Jenderal Komunitas Antar Etnis Bersatu (KIB) Kalimantan Utara, Mohammad Andi Lembong, anjuran tersebut merupakan bagian dari tradisi yang sudah diwariskan secara turun-temurun. Ia menjelaskan bahwa masyarakat setempat memandang penting sikap menghormati tempat yang dikunjungi, termasuk dengan cara meminta izin secara simbolis sebelum memasuki kawasan tertentu.

“Di mana pun kita berada, kita harus permisi kepada penjaganya. Itu bagian dari budaya dan tradisi yang masih melekat di masyarakat. Karena itu, ada pesan dari para sesepuh agar pengunjung sebisa mungkin tidak memakai pakaian berwarna merah saat masuk ke Goa Berlapis,” ujarnya.

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah larangan mutlak, melainkan imbauan yang disampaikan oleh para sesepuh dan pengelola kawasan wisata.

“Bukan dilarang, tetapi disarankan. Karena itu merupakan permintaan yang sudah lama disampaikan oleh para sesepuh dan pengelola gua,” katanya.

Tradisi yang Masih Kental

Pengelola wisata berencana melakukan sosialisasi lebih luas kepada para pengunjung terkait aturan, etika, dan kearifan lokal yang berlaku di kawasan Goa Berlapis. Langkah tersebut dilakukan agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam tanpa mengabaikan nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat sekitar.

Andi mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan historis di balik anjuran untuk tidak mengenakan pakaian merah. Namun sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah berlangsung lama, pesan tersebut tetap diteruskan kepada para pengunjung.

“Kita menghormati saja. Kalau datang, permisi dan minta izin. Insya Allah aman,” ucapnya.

Keindahan Alam dan Batu Berbunyi

Selain cerita budaya yang berkembang, Goa Berlapis juga menyimpan keunikan alam yang jarang ditemukan di tempat lain. Andi baru-baru ini berkesempatan menjelajahi kawasan gua bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Utara.

Di dalam gua, terdapat batu unik yang mampu mengeluarkan bunyi menyerupai alat musik tradisional kulintang ketika dipukul. “Di dalam itu sangat menarik. Ada semacam batu yang kalau dipukul bisa mengeluarkan bunyi-bunyian. Itu salah satu keunikan yang jarang ditemukan di tempat lain,” katanya.

Tak hanya itu, Goa Berlapis memiliki struktur bertingkat hingga lima lapisan ke bawah. Kawasan seluas sekitar 22 hektare tersebut juga diketahui menjadi habitat burung walet yang sejak lama dimanfaatkan masyarakat setempat.

Berpotensi Jadi Destinasi Unggulan

Goa Berlapis telah dikenal masyarakat sejak tahun 1919. Selain memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, kawasan ini juga menyimpan potensi wisata alam yang besar untuk dikembangkan. Keberadaan gua bertingkat, habitat walet, batu berbunyi, serta tradisi lokal yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan di destinasi lain.

Karena itu, berbagai pihak berharap pengembangan kawasan wisata ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga nilai sejarah dan budaya yang melekat.

“Harapan kami wisata Goa Berlapis bisa tumbuh dan berkembang, membawa dampak positif bagi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta menjadi salah satu destinasi andalan Kalimantan Utara,” pungkasnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026

20 Spot Gratis di Bangkok: Berlatar Estetik Big Buddha Paknam

25 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?