Jemaah Haji Maros Siap Kembali ke Tanah Air
Jemaah haji asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Mereka akan kembali ke tanah air mulai tanggal 10 Juni mendatang. Total jemaah haji dari Maros mencapai 628 orang, yang terdiri dari berbagai kloter. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maros, Ahmad Ihyadin, menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melaksanakan rukun dan wajib haji sesuai ketentuan.
Penyambutan dan Persiapan Kembali ke Indonesia
Ahmad Ihyadin mengatakan bahwa jemaah haji Maros yang pulang perdana tergabung dalam kloter 14 dengan jumlah 387 jemaah. Ia menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan proses penyelenggaraan hajinya. “Kami berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan membawa keberkahan setelah kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Jemaah diminta tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Pihak Kemenhaj Maros berharap seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji
Berikut adalah jadwal kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros:
- Kloter 14 sebanyak 387 jemaah berangkat dari Jeddah pada 10 Juni pukul 19.40 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 11 Juni pukul 14.40 Wita.
- Kloter 16 sebanyak 74 jemaah berangkat dari Jeddah pada 12 Juni pukul 08.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 13 Juni pukul 03.00 Wita.
- Kloter 20 sebanyak 65 jemaah berangkat dari Jeddah pada 15 Juni pukul 02.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 15 Juni pukul 21.00 Wita.
- Kloter 22 sebanyak 1 jemaah berangkat dari Madinah pada 16 Juni pukul 12.45 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 17 Juni pukul 08.05 Wita.
- Kloter 23 sebanyak 7 jemaah berangkat dari Madinah pada 17 Juni pukul 17.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 18 Juni pukul 12.20 Wita.
- Kloter 26 sebanyak 16 jemaah berangkat dari Madinah pada 19 Juni pukul 12.15 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 20 Juni pukul 07.35 Wita.
- Kloter 27 sebanyak 2 jemaah berangkat dari Madinah pada 20 Juni pukul 19.20 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 21 Juni pukul 14.40 Wita.
- Kloter 29 sebanyak 1 jemaah berangkat dari Madinah pada 22 Juni pukul 06.15 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 23 Juni pukul 01.35 Wita.
- Kloter 31 sebanyak 38 jemaah berangkat dari Madinah pada 23 Juni pukul 19.20 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 24 Juni pukul 14.40 Wita.
- Kloter 37 sebanyak 2 jemaah berangkat dari Madinah pada 28 Juni pukul 04.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 28 Juni pukul 23.20 Wita.
- Kloter 40 sebanyak 22 jemaah berangkat dari Madinah pada 29 Juni pukul 23.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 30 Juni pukul 18.20 Wita.
- Kloter 43 sebanyak 13 jemaah berangkat dari Madinah pada 30 Juni pukul 16.00 waktu setempat dan tiba di Makassar pada 1 Juli pukul 11.20 Wita.
Persiapan Penyambutan oleh Pemerintah Daerah
Ahmad Ihyadin menyebut bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros untuk penyambutan dan penerimaan resmi jemaah haji setelah seluruh kloter kembali ke tanah air. Ia berharap penyambutan bisa dilakukan secara maksimal dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan jemaah agar tetap menjaga adab, budaya, dan norma keagamaan saat tiba di tanah air. Nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Kondisi Jemaah dan Tahun Ini
Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan bahwa total calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun ini mencapai 628 orang, meningkat signifikan dibanding tahun lalu. “Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 628 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa mayoritas jemaah haji asal Maros tahun ini merupakan lanjut usia atau lansia. “Lansia itu sekitar 75 persen,” tambahnya.


