Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 16 September 2026
Trending
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
  • ShopeeVIP+ ‘Sekali langganan, dapat semua’, bisa dapat akses Netflix!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Fakta Kematian Aminah Diduga Usai Makan Sate, Menantu: Saya Tidak Beri Racun, Hanya Jampi-Jampi
Politik

Fakta Kematian Aminah Diduga Usai Makan Sate, Menantu: Saya Tidak Beri Racun, Hanya Jampi-Jampi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pembongkaran Makam Aminah untuk Pemeriksaan Medis

Polres Boyolali bekerja sama dengan Biddokkes Polda Jawa Tengah melakukan pembongkaran makam Aminah (57), warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (30/5/2026). Tindakan ini dilakukan dalam rangka ekshumasi atau autopsi ulang jenazah. Ekshumasi merupakan proses penggalian kembali makam untuk pemeriksaan medis maupun hukum.

Langkah tersebut diambil setelah keluarga korban mencurigai kematian Aminah tidak wajar. Berikut adalah beberapa kejadian yang memicu kecurigaan keluarga:

Kecurigaan Keluarga

Kakak korban, Widodo (61), menyampaikan bahwa kecurigaan muncul sejak peristiwa pada Senin (18/5/2026), ketika menantu Aminah berinisial P memesan sate ayam melalui aplikasi ojek online. P meminta agar pengemudi tidak mengungkapkan bahwa makanan itu berasal darinya.



Widodo menuturkan, pengemudi ojol sempat mengatakan kiriman berasal dari anggota keluarga di Solo, padahal keluarga tidak memiliki kerabat di sana. “Si P itu pinjam akun untuk memesan Gojek, tukang ojek. Si P itu bilang terhadap tukang ojek itu ‘tolong mas ini antar ke ibu Aminah, tapi jangan bilang kalau dari saya. Saya anaknya’. Tukang ojek itu terus berangkat,” katanya dikutip dari program Saksi Kata di YouTube Tribunnews, Senin (1/6/2026).

Setelah itu, Aminah pun menerima kiriman makanan tersebut. Namun ketika ditanya oleh Aminah, driver ojol itu mengaku bahwa kiriman itu berasal dari anggota keluarga yang tinggal di Solo, Jawa Tengah. Namun, Widodo menyebut tidak ada anggota keluarganya yang bertempat tinggal di sana.

“Sampai di rumah Bu Aminah, diterima (kiriman makanan) lalu Bu Aminah tanya ‘iki seko endi mas? (ini, kiriman dari mana mas?) lalu (driver ojol menjawab) ‘seko mbak’e Solo (dari perempuan yang tinggal di Solo). Padahal kita nggak punya anggota keluarga yang tinggal di Solo,” jelas Widodo.

Kemudian, Aminah pun menghubungi anaknya bernama Luri terkait adanya kiriman sate dari orang yang tidak diketahuinya. Lantas, Luri meminta agar Aminah tidak memakan makanan tersebut.

Lalu, tak berselang lama, Widodo mengatakan P datang ke rumah Aminah dengan membawa roti bakar. Pada momen tersebut, Widodo menduga sate yang diterima sebelumnya sudah dimakan oleh Aminah.

Aminah Ditemukan Tewas dalam Kondisi Mulut Berbusa

Keesokan harinya, dia mengatakan Luri datang ke kediaman ibunya untuk menitipkan anaknya. Namun, Luri mengaku curiga karena lampu rumah Aminah masih belum dimatikan meski sudah pagi hari. Akhirnya, dia meminta pertolongan warga sekitar untuk mendobrak pintu rumah Aminah.

“Kok sudah jam 06.30 WIB, kok lampu belum dimatikan. Terus tetangga-tetangga diceluk (dipanggil) ‘tolong iki (ini) mas ibuku kok ngene iki (jam segini) biasanya wes tangi (sudah bangun tidur) ada apa,” kata Widodo menirukan perkataan Luri.

“Setelah itu, pintu didobrak oleh tetangga yang namanya kalau nggak salah Mutharom dan Mas Anton. Jadi saksi yang pertama kali tahu itu ya bertiga itu sama Luri,” sambungnya.

Setelah didobrak, warga menemukan Aminah dalam kondisi tewas dengan mulut berbusa. Widodo mengaku pada momen tersebut, pihak keluarga belum berpikiran bahwa Aminah meninggal dunia secara tidak wajar. Singkat cerita, dia mengatakan ada desakan dari masyarakat untuk melaporkan kematian Aminah ke kepolisian. Pasalnya, sebelum dimakamkan, warga curiga bahwa mulut dan telinga Aminah berwarna biru.

Menantu Akui Belikan Sate dan Dikasih Mantra

Widodo menyebut anggota dari Polsek Ngemplak langsung mendatangi kediaman P untuk melakukan pemeriksaan. P pun mengaku membelikan sate untuk Aminah. Namun, dia membantah telah memberikan racun pada sate tersebut. Ia mengatakan hanya memberikan mantra agar Aminah mudah memberikan uang kepadanya.

“Di sana, (P mengaku) ‘ora tak kei racun (nggak saya kasih racun) tapi tak kei jampi-jampi supoyo mbokku kui tak jaluki duit ben gampang (saya kasih mantra agar mertua saya kalau dimintai uang mudah memberi),” kata Widodo.

Setelah adanya pengakuan itu, Widodo mengatakan anak korban lantas menyewa pengacara dan berujung meminta adanya ekshumasi terhadap jenazah Aminah. Hingga kini, kasus kematian Aminah masih dalam penyelidikan kepolisian.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026

Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

31 Agustus 2026

Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?