Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 14 September 2026
Trending
  • Klarifikasi Atta Halilintar usai pose mesra bareng cewek beredar, suami Aurel: Minta foto itu biasa
  • Ingin memulai hari lebih sehat? Lakukan 7 perilaku ini menurut psikologi
  • Soal Massa Iddah Politik Calon Ketua Umum PBNU,Gus Romy: Gus Yusuf Bisa Terdampak
  • Run & Rise 2026 sukses digelar, ribuan langkah pelari jadi harapan akses air bersih
  • 5 film romantis Barat yang cocok ditonton si hopeless romantic
  • Keluarga menunggu cemas, 140 penumpang KM Virgo Transport 8 masih dicari tim SAR
  • Lars Veldwijk pakai nomor punggung 7 di PSM Makassar, pernah tandem Marc Klok di FC Utrecht
  • Lirik lagu Bunga Bunga di Barcelona – Christie dan makna lengkapnya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Kolaborasi STTS, GDGoC, dan Google Developer Experts Ciptakan Aplikasi AI Tanpa Kode
Teknologi

Kolaborasi STTS, GDGoC, dan Google Developer Experts Ciptakan Aplikasi AI Tanpa Kode

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Transformasi Teknologi di Indonesia dengan Pendekuan Vibe Coding

Gelombang transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin terasa di Indonesia. Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, komunitas teknologi dan institusi pendidikan aktif berupaya memperkenalkan inovasi baru untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan AI dalam berbagai sektor.

Salah satu contohnya adalah kegiatan #JuaraVibeCoding x Build with AI (BWAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Google Developer Groups on Campus (GDGoC) Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) bersama IEEE Student Branch Institut STTS dan Google Developer Group (GDG) Surabaya. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran teknologi modern yang memperkenalkan konsep Vibe Coding, sebuah pendekatan pengembangan aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu proses pembuatan perangkat lunak secara lebih cepat, efisien, dan kreatif.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA, mahasiswa hingga komunitas teknologi yang ingin memperdalam pemahaman mengenai AI, pemrograman modern, dan ekosistem teknologi Google yang terus berkembang pesat.

Vibe Coding Bukan Sekadar Membuat Aplikasi Tanpa Coding

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah bahwa perkembangan AI tidak menghapus pentingnya kemampuan dasar pemrograman. Peserta diajak memahami bahwa AI hanyalah alat bantu yang dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi. Di balik kemudahan tersebut, kemampuan berpikir logis, memahami algoritma, dan menguasai rekayasa perangkat lunak tetap menjadi fondasi utama bagi seorang developer.

Konsep Vibe Coding yang kini menjadi salah satu program unggulan Google di Indonesia memungkinkan seseorang mengembangkan aplikasi melalui instruksi atau prompt yang diberikan kepada AI. Namun hasil yang dihasilkan tetap memerlukan evaluasi, pemahaman alur program, serta kemampuan analisis dari penggunanya.

Google Developer Expert Ungkap Rahasia Sukses Menguasai AI

Dalam acara ini, hadir sejumlah narasumber berpengalaman yang aktif berkontribusi dalam ekosistem teknologi global. Antara lain Prof. Dr. Ir. Esther Irawati, S.Kom., M.Kom., Google Developer Expert (GDE) for AI and Cloud, Ibnu yang juga merupakan GDE for AI and Cloud, serta Han dan Fedrian dari GDGoC Institut STTS.

Menurut Prof. Esther Irawati, Vibe Coding merupakan pendekatan yang didukung Google untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi pengembangan aplikasi berbasis AI. Menurutnya, meskipun AI mampu menghasilkan kode dan membantu membangun aplikasi secara otomatis, manusia tetap memegang peran penting dalam menentukan arah, logika, serta validasi hasil yang diberikan AI.

“Pada dasarnya, prompting juga membutuhkan logika. Prompting is a logic,” ujar Prof. Esther. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keterampilan berpikir kritis dan logis justru semakin dibutuhkan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan.

Peserta Belajar Generative AI dan Teknologi Google Terkini

Selain seminar inspiratif, #JuaraVibeCoding x Build with AI 2026 juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal berbagai layanan dan teknologi Google yang saat ini banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi modern. Peserta diperkenalkan dengan beragam tools berbasis Generative AI yang kini mulai diterapkan di berbagai sektor industri, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga pengembangan produk digital.

Melalui sesi diskusi interaktif dan demonstrasi teknologi, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana AI dapat menjadi pendukung inovasi sekaligus meningkatkan produktivitas dalam dunia kerja masa depan.

Mencetak Talenta Digital Indonesia yang Siap Hadapi Era AI

Penyelenggaraan #JuaraVibeCoding x Build with AI 2026 menjadi bukti kuat kolaborasi antara institusi pendidikan, komunitas teknologi, dan praktisi industri dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era digital. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya mahir memanfaatkan kecerdasan buatan, tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar teknologi yang menjadi fondasi dari setiap inovasi digital.

Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat generasi muda Indonesia terhadap Artificial Intelligence terus meningkat. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan ekosistem talenta digital nasional yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat global.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klarifikasi Atta Halilintar usai pose mesra bareng cewek beredar, suami Aurel: Minta foto itu biasa

14 September 2026

Ingin memulai hari lebih sehat? Lakukan 7 perilaku ini menurut psikologi

14 September 2026

Soal Massa Iddah Politik Calon Ketua Umum PBNU,Gus Romy: Gus Yusuf Bisa Terdampak

14 September 2026

Run & Rise 2026 sukses digelar, ribuan langkah pelari jadi harapan akses air bersih

14 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?