Transformasi Teknologi di Indonesia dengan Pendekuan Vibe Coding
Gelombang transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin terasa di Indonesia. Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, komunitas teknologi dan institusi pendidikan aktif berupaya memperkenalkan inovasi baru untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan AI dalam berbagai sektor.
Salah satu contohnya adalah kegiatan #JuaraVibeCoding x Build with AI (BWAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Google Developer Groups on Campus (GDGoC) Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) bersama IEEE Student Branch Institut STTS dan Google Developer Group (GDG) Surabaya. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran teknologi modern yang memperkenalkan konsep Vibe Coding, sebuah pendekatan pengembangan aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu proses pembuatan perangkat lunak secara lebih cepat, efisien, dan kreatif.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA, mahasiswa hingga komunitas teknologi yang ingin memperdalam pemahaman mengenai AI, pemrograman modern, dan ekosistem teknologi Google yang terus berkembang pesat.
Vibe Coding Bukan Sekadar Membuat Aplikasi Tanpa Coding
Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah bahwa perkembangan AI tidak menghapus pentingnya kemampuan dasar pemrograman. Peserta diajak memahami bahwa AI hanyalah alat bantu yang dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi. Di balik kemudahan tersebut, kemampuan berpikir logis, memahami algoritma, dan menguasai rekayasa perangkat lunak tetap menjadi fondasi utama bagi seorang developer.
Konsep Vibe Coding yang kini menjadi salah satu program unggulan Google di Indonesia memungkinkan seseorang mengembangkan aplikasi melalui instruksi atau prompt yang diberikan kepada AI. Namun hasil yang dihasilkan tetap memerlukan evaluasi, pemahaman alur program, serta kemampuan analisis dari penggunanya.
Google Developer Expert Ungkap Rahasia Sukses Menguasai AI
Dalam acara ini, hadir sejumlah narasumber berpengalaman yang aktif berkontribusi dalam ekosistem teknologi global. Antara lain Prof. Dr. Ir. Esther Irawati, S.Kom., M.Kom., Google Developer Expert (GDE) for AI and Cloud, Ibnu yang juga merupakan GDE for AI and Cloud, serta Han dan Fedrian dari GDGoC Institut STTS.
Menurut Prof. Esther Irawati, Vibe Coding merupakan pendekatan yang didukung Google untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi pengembangan aplikasi berbasis AI. Menurutnya, meskipun AI mampu menghasilkan kode dan membantu membangun aplikasi secara otomatis, manusia tetap memegang peran penting dalam menentukan arah, logika, serta validasi hasil yang diberikan AI.
“Pada dasarnya, prompting juga membutuhkan logika. Prompting is a logic,” ujar Prof. Esther. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keterampilan berpikir kritis dan logis justru semakin dibutuhkan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan.
Peserta Belajar Generative AI dan Teknologi Google Terkini
Selain seminar inspiratif, #JuaraVibeCoding x Build with AI 2026 juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal berbagai layanan dan teknologi Google yang saat ini banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi modern. Peserta diperkenalkan dengan beragam tools berbasis Generative AI yang kini mulai diterapkan di berbagai sektor industri, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga pengembangan produk digital.
Melalui sesi diskusi interaktif dan demonstrasi teknologi, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana AI dapat menjadi pendukung inovasi sekaligus meningkatkan produktivitas dalam dunia kerja masa depan.
Mencetak Talenta Digital Indonesia yang Siap Hadapi Era AI
Penyelenggaraan #JuaraVibeCoding x Build with AI 2026 menjadi bukti kuat kolaborasi antara institusi pendidikan, komunitas teknologi, dan praktisi industri dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era digital. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya mahir memanfaatkan kecerdasan buatan, tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar teknologi yang menjadi fondasi dari setiap inovasi digital.
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat generasi muda Indonesia terhadap Artificial Intelligence terus meningkat. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan ekosistem talenta digital nasional yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat global.



