Kritik atas Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo dan Penjelasan Pihak Istana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memimpin Indonesia selama beberapa tahun, namun kini giliran Presiden Prabowo Subianto yang menjalani tugasnya sebagai pemimpin negara. Dalam masa kepemimpinannya, Prabowo sering kali menjadi sorotan, terutama mengenai frekuensi perjalanan luar negerinya serta biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memberikan penjelasan mengenai isu ini. Ia menyatakan bahwa semua biaya tambahan yang melampaui anggaran resmi negara ditanggung oleh Presiden Prabowo secara pribadi. Klaim ini bukanlah hal baru, karena sebelumnya, beberapa kegiatan pemerintah dan program sosial juga disebut didanai oleh uang pribadi Prabowo.
Berikut adalah deretan kegiatan dan program yang diklaim menggunakan dana pribadi Presiden Prabowo:
1. Biayai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, pernah mengungkapkan bahwa pelaksanaan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah masih menggunakan dana pribadi Prabowo. Contohnya, di Kendari, Sulawesi Tenggara, dana yang digunakan berasal dari sisa anggaran yang diberikan sebelumnya.
2. Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang
Selain MBG, kegiatan retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Oktober 2024 juga disebut dibiayai sepenuhnya oleh Presiden Prabowo menggunakan uang pribadi. Klaim ini disampaikan oleh Hasan Nasbi dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding. Mereka menjelaskan bahwa semua persiapan kegiatan dilakukan dengan biaya dari Presiden sendiri.

3. Bantuan Becak Listrik untuk Lansia
Program bantuan becak listrik untuk pengemudi becak lanjut usia juga diklaim menggunakan dana pribadi Prabowo. Ratusan unit becak listrik gratis ini diberikan secara bertahap di berbagai daerah. Tujuannya adalah membantu lansia agar tetap berdaya dan meringankan beban fisik mereka saat mencari nafkah.

4. Kurban Sapi Idul Adha 2026
Penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo sempat menjadi sorotan. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, menyebut anggaran pembelian bantuan sapi kurban bersumber dari APBN dengan nilai Rp100 miliar. Namun, ia kemudian mengklarifikasi bahwa kurban tersebut merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat. Prabowo juga melaksanakan kurban atas nama pribadinya menggunakan uang sendiri.

5. Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri
Terbaru, Prabowo juga diklaim memakai dana pribadi untuk menombok kelebihan biaya perjalanan luar negeri. Teddy Indra Wijaya, dalam sebuah video di akun Instagram Sekretariat Kabinet, menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan yang melebihi anggaran resmi negara ditanggung oleh Presiden Prabowo secara pribadi.




