Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 27 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Jejak Kegelapan Basri Lewaimang, DPO Narkoba yang Ditangkap Interpol di Malaysia
Hukum

Jejak Kegelapan Basri Lewaimang, DPO Narkoba yang Ditangkap Interpol di Malaysia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 August 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penangkapan Basri Lewaimang di Kuala Lumpur

Basri Lewaimang, seorang warga negara Indonesia yang lahir pada 1 Oktober 1975 di Alor, Nusa Tenggara Timur, kini menjadi sorotan setelah ditangkap di kawasan permukiman Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (19/8/2026). Penangkapan ini terjadi setelah ia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terkait dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam Planet Batam.

Penangkapan tersebut dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan Interpol. Setelah diamankan, Basri dibawa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia sebelum direncanakan diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani proses hukum di Indonesia. Informasi ini dikonfirmasi oleh Humas KBRI Malaysia, Hamid, yang menyatakan bahwa Basri ditangkap kemarin dan dibawa ke KBRI untuk sementara waktu. Rencananya, ia akan diterbangkan ke Jakarta hari ini.

Latar Belakang Basri Lewaimang

Basri Lewaimang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha dan pengelola tempat hiburan di Batam. Catatan pemberitaan lama menyebutkan bahwa ia pernah menjadi Ketua Pemuda Alor Batam pada 2013 ketika mendampingi Bupati Alor terpilih dalam pertemuan dengan Badan Pengusahaan Batam. Hal ini menunjukkan bahwa Basri memiliki peran dalam aktivitas sosial masyarakat sebelum dirinya menjadi DPO.

Dalam surat DPO Nomor DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba tertanggal 18 Agustus 2026, polisi mencantumkan ciri fisik Basri untuk memudahkan pencarian. Namun, informasi mengenai kehidupan pribadi dan perjalanan karier Basri masih terbatas.

Dugaan Peredaran Narkotika

Perkara Basri berawal dari penyidikan dugaan peredaran narkotika di lingkungan Planet Batam. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, membenarkan bahwa penyidik menetapkan Basri sebagai DPO. Menurut Eko, Basri diduga berperan sebagai bandar sekaligus penyedia narkotika yang diedarkan di lingkungan Planet Batam 1, 2, dan 3.

Polisi menduga peredaran ekstasi di tempat hiburan tersebut mencapai sedikitnya 40.000 butir setiap bulan. Angka ini menunjukkan skala besar dugaan peredaran narkotika yang dilakukan Basri. Proses hukum terhadapnya menjadi penting untuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam rantai peredaran narkotika tersebut.

Penelusuran Aset

Selain dugaan peredaran narkotika, perkara Basri juga berkembang ke arah dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penyidik Bareskrim Polri telah memasang garis polisi terhadap 37 aset yang diduga berkaitan dengan perkara narkotika. Aset-aset tersebut terdiri atas kendaraan, kapal, rumah, ruko, apartemen, restoran, dan tanah.

Di antara aset bergerak yang disebut dalam pemberitaan terdapat sejumlah kendaraan kelas premium, seperti Jeep Rubicon, Hummer, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero Sport, hingga kapal Azimut 68S. Sementara aset tidak bergerak mencakup sejumlah rumah, ruko, dan apartemen di kawasan Batam. Langkah ini menunjukkan bahwa penyidikan tidak hanya diarahkan untuk mencari keberadaan Basri, tetapi juga menelusuri dugaan aliran hasil tindak pidana.

Proses Hukum dan Masa Depan Kasus

Setelah masuk DPO, keberadaan Basri akhirnya diketahui berada di Malaysia. Ia ditangkap di kawasan permukiman di Kuala Lumpur pada Rabu (19/8/2026) sore waktu setempat. Operasi penangkapan melibatkan Interpol dan kemudian dilanjutkan dengan proses di KBRI Malaysia. Basri kemudian dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta pada Kamis (20/8/2026) untuk diserahkan kepada aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut di Bareskrim Polri.

Penangkapan ini sekaligus mengakhiri pencarian terhadap Basri yang baru saja resmi masuk DPO. Sebelumnya, informasi mengenai keberadaan dan status Basri sempat simpang siur. Bahkan muncul kabar bahwa dirinya menyerahkan diri kepada aparat. Namun, keterangan KBRI Malaysia menyebut Basri ditangkap di sebuah kawasan permukiman di Kuala Lumpur melalui operasi yang melibatkan Interpol.

Pertanyaan yang Menanti Jawaban

Perjalanan kasus Basri Lewaimang kini memasuki fase yang lebih menentukan. Setelah sebelumnya menjadi sosok yang dicari penyidik, ia akan dibawa kembali ke Indonesia untuk menjalani proses hukum. Bagi penyidik, penangkapan Basri dapat menjadi momentum untuk menggali lebih dalam dugaan jaringan peredaran narkotika di Planet Batam.

Pemeriksaan terhadapnya juga berpotensi memberikan informasi mengenai asal-usul narkotika, jalur distribusi, pihak lain yang diduga terlibat, hingga aliran uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. Namun, dugaan keterlibatan Basri tetap harus ditempatkan dalam koridor asas praduga tak bersalah.

Penangkapan Basri Lewaimang sebenarnya bukan akhir dari perkara, melainkan awal dari babak baru yang jauh lebih penting. Ada sedikitnya tiga pertanyaan besar yang kini menunggu jawaban. Pertama, sejauh mana peran Basri dalam dugaan peredaran narkotika di Planet Batam. Kedua, dari mana sumber narkotika yang disebut mencapai puluhan ribu butir ekstasi per bulan. Ketiga, apakah puluhan aset yang sedang ditelusuri benar-benar memiliki hubungan dengan hasil tindak pidana.

Jika penyidik mampu mengurai tiga aspek tersebut, perkara ini tidak berhenti pada penangkapan seorang DPO. Kasus Basri dapat menjadi pintu masuk untuk membongkar struktur jaringan, pola distribusi, sekaligus dugaan pencucian uang di balik bisnis narkotika yang menyasar tempat hiburan malam.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?