Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 22 Agustus 2026
Trending
  • Daftar Harga HP Samsung 1 Jutaan hingga 23 Jutaan Agustus 2026
  • Macan Kumbang Masuk Pekarangan Warga, Diduga Turun Gunung Karena Alasan Ini
  • Di balik dinding rumah, Natur Gallery jadi ruang seni di Kota Solo
  • Universitas Paramadina dan IPB University Mengeksplorasi Paradigma GDP dan Agenda Degrowth Ekonomi
  • Jejak Kegelapan Basri Lewaimang, DPO Narkoba yang Ditangkap Interpol di Malaysia
  • Ratusan PPPK Tanahlaut Berpeluang Jadi Penuh Waktu 2027, Kondisi Keuangan Jadi Penentu
  • Lomba Panjat Pinang di Barabai Viral Karena Hujan Uang, Ibu-ibu Juga Dapat Saweran
  • 10 Contoh Laporan Perjalanan Wisata Jambi dengan Kalimat Efektif dan Metafora
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Di balik dinding rumah, Natur Gallery jadi ruang seni di Kota Solo
Hiburan

Di balik dinding rumah, Natur Gallery jadi ruang seni di Kota Solo

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Agustus 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita

Natur Gallery adalah sebuah galeri seni yang berdiri sejak sekitar tahun 2023. Galeri ini mengubah sebuah rumah di kawasan Jalan Cocak menjadi ruang pamer karya seni rupa para seniman Solo. Lokasinya yang berada di tengah permukiman membuatnya tidak langsung terlihat oleh orang yang melintas di jalan utama, tetapi justru memberikan pengalaman tersendiri bagi mereka yang datang untuk menemukannya.

Letak dan Fungsi Natur Gallery

Natur Gallery dapat dikunjungi mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Ketika tidak ada pameran, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp20.000. Namun, saat pameran berlangsung, masyarakat dapat mengunjungi galeri secara gratis. Keberadaan galeri ini tidak hanya ditujukan sebagai tempat berlangsungnya pameran, tetapi juga sebagai tempat bagi masyarakat untuk menemukan karya seniman Solo dalam satu ruang.

Awal Mula Pembangunan Galeri

Pemilik Natur Gallery, Bambang Natur Rahadi, mengatakan bahwa bangunan tersebut sebelumnya merupakan rumah biasa yang dibelinya dalam kondisi memiliki banyak sekat. Ia kemudian mengubah rumah tersebut menjadi ruang yang lebih terbuka dan difungsikan sebagai galeri. Ide tersebut muncul karena dirinya melihat banyaknya seniman rupa di Solo, tetapi belum memiliki ruang yang representatif untuk menampilkan karya secara berkelanjutan.

“Tujuannya sebenarnya lebih mengakomodasi keberadaan seni rupa di Solo yang jumlah seniman itu banyak, ratusan, tapi enggak punya tempat representatif untuk pameran yang berkesinambungan,” ujarnya.

Lokasi yang Tersembunyi Tapi Mudah Dijangkau

Meskipun berada di lingkungan perumahan dan tidak berada di sisi jalan utama yang ramai dilalui kendaraan, Bambang menilai lokasi tersebut tetap mudah dijangkau karena berada di tengah Kota Solo. Ia melihat bahwa tempat-tempat yang tidak terlalu mencolok kini juga ramai menjadi tujuan bagi masyarakat.

Keberadaan Natur Gallery juga ditujukan untuk masyarakat dari luar Solo yang ingin melihat karya seni rupa tanpa harus menunggu adanya pameran tertentu. “Orang yang dari luar kota yang punya persepsi bahwa Solo ini kota seni, karya-karya seni rupa itu bisa didapat di satu tempat, bisa melihat karya-karya banyak di Solo setiap saat, jadi tidak harus nunggu ada pameran,” kata Bambang.

Ruang Alternatif bagi Seniman Solo

Keberadaan Natur Gallery turut mendapat perhatian dari para seniman yang menggunakan ruang tersebut untuk menggelar pameran. Salah satunya adalah Lucio R. Basuki, seniman asal Solo berusia lebih dari 50 tahun. Ia menilai Natur Gallery dapat menjadi ruang alternatif bagi seniman rupa di Solo.

“Menurut saya ini ruang alternatif bagi para seniman, selain ada Taman Budaya,” ujar Lucio. Menurutnya, keberadaan ruang seperti Natur Gallery penting untuk membangun ekosistem seni rupa di Solo. Ia berharap muncul ruang-ruang seni lain yang dapat memberikan kesempatan bagi seniman untuk terus menunjukkan karya mereka.

Menjaga Ekosistem Seni Rupa Solo

Menurut Lucio, keberadaan ruang alternatif seperti Natur Gallery menjadi semakin penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan seni rupa di Solo. Ia mengatakan kegiatan seni rupa di Solo sempat mengalami kondisi yang tidak konsisten. Setelah pandemi, kegiatan seni kembali bermunculan, tetapi pada 2026 terdapat sejumlah kegiatan yang mulai vakum.

Karena itu, menurutnya, kegiatan pameran tetap perlu dilakukan dengan berbagai bentuk, tidak selalu dalam format pameran lukisan berskala besar. “Pameran tidak harus lukisan, mungkin drawing, sketsa dan sebagainya. Itu tetap diadakan untuk mendukung kontinuitas karya visual ini. Kalau tidak ada itu, lama-lama hilang,” katanya.

Bukan Sekadar Tempat Memajang Karya

Bambang mengakui bahwa tujuan awal keberadaan Natur Gallery bukan semata-mata transaksi karya seni. Galeri tersebut lebih diarahkan sebagai ruang apresiasi agar masyarakat dapat melihat dan mengenal karya para seniman. Lucio juga mengatakan hal yang sama. Apabila ada pengunjung yang tertarik memiliki karya yang dipamerkan, transaksi akan tetap terbuka.

“Tujuan awal dengan ini lebih ke apresiasi. Tapi tidak ada ruginya kalau suatu saat ada yang mau memiliki, terjadi transaksi, kita juga malah berharap,” ujar Lucio.

Bagi Bambang, keberadaan Natur Gallery diharapkan dapat membuat masyarakat Solo kembali memberikan perhatian terhadap seni rupa. Ia juga ingin masyarakat dari luar daerah melihat Solo sebagai salah satu kota yang memiliki kehidupan seni rupa yang berkualitas. “Harapan saya orang Solo kembali mengapresiasi karya seni rupa dan orang-orang dari luar Solo mau memandang Solo ini betul-betul memang tempat seni rupa yang berkualitas,” tutur Bambang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Adidas Hyperboost, Pilihan Baru Pelari yang Lebih Nyaman dan Ringan

22 Agustus 2026

Tantowi Yahya gelar konser di Eropa untuk tingkatkan diplomasi budaya Indonesia

22 Agustus 2026

Hartadinata Abadi Luncurkan Emas Kemerdekaan RI Spesial

22 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Daftar Harga HP Samsung 1 Jutaan hingga 23 Jutaan Agustus 2026

22 Agustus 2026

Macan Kumbang Masuk Pekarangan Warga, Diduga Turun Gunung Karena Alasan Ini

22 Agustus 2026

Di balik dinding rumah, Natur Gallery jadi ruang seni di Kota Solo

22 Agustus 2026

Universitas Paramadina dan IPB University Mengeksplorasi Paradigma GDP dan Agenda Degrowth Ekonomi

22 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?