Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Pro dan kontra rencana Purbaya tambah dana ke Himbara
  • 14.796 Jamaah Umroh Kembali ke Indonesia, Didampingi KJRI dan Kemenhaj
  • Pickup Jepang 2026: Teknologi Canggih yang Mengungguli Kompetitor
  • Desakan keluar dari BoP, pakar: Pemerintah butuh rencana keberangkatan
  • Strategi Dana Darurat 2026: Investasi Likuid dengan Bunga Tinggi
  • Mengapa THR Karyawan Swasta Dipotong Pajak, Tapi ASN Tidak? Ini Penjelasan DJP
  • Nikon D3500: Kamera DSLR Ringan dengan Foto Tajam dan Baterai Tahan Lama
  • RI-Singapura lanjutkan rencana ekspor listrik hijau, harga jadi tantangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Siswa SMA 18 Tahun
Hukum

Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Siswa SMA 18 Tahun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecelakaan Maut di Kolam Renang JC Oevang Oeray

Kolam renang JC Oevang Oeray, yang terletak di Jalan Letkol Sugiono, Kecamatan Pontianak Selatan, kembali menjadi sorotan setelah menelan korban jiwa. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin 15 Desember 2025 sore, ketika seorang pelajar SMA bernama Manuel Fedri (18) tenggelam dan akhirnya meninggal dunia.

Manuel adalah salah satu anggota dari rombongan Pemuda Gereja Kristus Yesus yang sedang melakukan kegiatan rekreasi bersama. Rombongan tersebut terdiri dari sekitar 30 orang, termasuk 26 pemuda dan empat rohaniawan sebagai pendamping dan pengawas. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB menggunakan kendaraan pribadi.

Setelah tiba, korban bersama beberapa temannya langsung masuk ke kolam besar dengan kedalaman sekitar 1,8 meter. Dari keterangan saksi dan hasil rekaman CCTV, terlihat bahwa Manuel mengalami kesulitan berenang dan sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.

Pada pukul 15.05 WIB, korban diketahui berada di dalam air. Tiga menit kemudian, ia tampak mulai melemah dan muncul ke permukaan sambil melambaikan tangan, namun kemudian kembali tenggelam. Pada pukul 15.12 WIB, korban terlihat berada di dasar kolam.

Upaya penyelamatan dilakukan oleh Muhammad Taufik Hidayat Yuliandra (26), seorang pelatih renang yang berada di lokasi. Korban berhasil diangkat dari dasar kolam sekitar pukul 15.18 WIB dan langsung diberikan pertolongan pertama. Namun, tidak ada respons yang signifikan.

Korban kemudian dilarikan ke RS Anton Soedjarwo, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Hasil visum menunjukkan tanda-tanda khas kematian akibat tenggelam, dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menandatangani Berita Acara Penolakan Autopsi serta Berita Acara Penyerahan Jenazah, dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga.

Sejarah Kolam Renang JC Oevang Oeray

Kolam renang JC Oevang Oeray dibangun pada tahun 1992. Nama tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan kepada J.C. Oevang Oeray, mantan Gubernur Dayak pertama Kalimantan Barat. Ia dikenal memiliki peran besar dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kolam renang ini sering digunakan sebagai tempat kegiatan rekreasi dan olahraga oleh berbagai komunitas. Namun, insiden kali ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan di tempat-tempat umum, terutama di area yang memiliki kedalaman cukup dalam.

Langkah-Langkah Keselamatan yang Perlu Diperhatikan

  • Pastikan semua pengunjung memahami batas keamanan di kolam renang.
  • Jangan biarkan anak-anak atau pemula berenang sendirian.
  • Selalu siapkan pelatih renang atau petugas keselamatan di lokasi.
  • Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi air dan fasilitas kolam.
  • Sediakan alat pertolongan darurat seperti pelampung dan alat bantu pernapasan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dampak Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Setelah Viral Pencuri di Restoran, Polri Janjikan Ini

18 Maret 2026

Respons Kapolri Pasca Nabilah Viral, Korban Pencurian Jadi Tersangka

17 Maret 2026

Profil Kombes Manang: Tidak Ada Penyidik Minta Rp1 M ke Nabilah O’Brien, Akpol 2001

17 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pro dan kontra rencana Purbaya tambah dana ke Himbara

18 Maret 2026

14.796 Jamaah Umroh Kembali ke Indonesia, Didampingi KJRI dan Kemenhaj

18 Maret 2026

Pickup Jepang 2026: Teknologi Canggih yang Mengungguli Kompetitor

18 Maret 2026

Desakan keluar dari BoP, pakar: Pemerintah butuh rencana keberangkatan

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?