Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan
  • Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris
  • Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air
  • Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan
  • Ramalan zodiak Cancer, Leo, Virgo hari ini: Cinta dan keuangan
  • Belanja Pegawai APBD Bantaeng 2026 Tembus 47 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
  • Lebih Baik dari Ngumoha, Bintang Bayaran Besar Setuju Bergabung dengan Liverpool
  • Diskon Tiket KM Nggapulu Semua Rute, Jadwal Kapal Pelni Sampai 21 Juli, Jakarta-Ambon-Bitung 2 Kali
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Siswa SMA 18 Tahun
Hukum

Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Siswa SMA 18 Tahun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecelakaan Maut di Kolam Renang JC Oevang Oeray

Kolam renang JC Oevang Oeray, yang terletak di Jalan Letkol Sugiono, Kecamatan Pontianak Selatan, kembali menjadi sorotan setelah menelan korban jiwa. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin 15 Desember 2025 sore, ketika seorang pelajar SMA bernama Manuel Fedri (18) tenggelam dan akhirnya meninggal dunia.

Manuel adalah salah satu anggota dari rombongan Pemuda Gereja Kristus Yesus yang sedang melakukan kegiatan rekreasi bersama. Rombongan tersebut terdiri dari sekitar 30 orang, termasuk 26 pemuda dan empat rohaniawan sebagai pendamping dan pengawas. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB menggunakan kendaraan pribadi.

Setelah tiba, korban bersama beberapa temannya langsung masuk ke kolam besar dengan kedalaman sekitar 1,8 meter. Dari keterangan saksi dan hasil rekaman CCTV, terlihat bahwa Manuel mengalami kesulitan berenang dan sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.

Pada pukul 15.05 WIB, korban diketahui berada di dalam air. Tiga menit kemudian, ia tampak mulai melemah dan muncul ke permukaan sambil melambaikan tangan, namun kemudian kembali tenggelam. Pada pukul 15.12 WIB, korban terlihat berada di dasar kolam.

Upaya penyelamatan dilakukan oleh Muhammad Taufik Hidayat Yuliandra (26), seorang pelatih renang yang berada di lokasi. Korban berhasil diangkat dari dasar kolam sekitar pukul 15.18 WIB dan langsung diberikan pertolongan pertama. Namun, tidak ada respons yang signifikan.

Korban kemudian dilarikan ke RS Anton Soedjarwo, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Hasil visum menunjukkan tanda-tanda khas kematian akibat tenggelam, dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menandatangani Berita Acara Penolakan Autopsi serta Berita Acara Penyerahan Jenazah, dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga.

Sejarah Kolam Renang JC Oevang Oeray

Kolam renang JC Oevang Oeray dibangun pada tahun 1992. Nama tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan kepada J.C. Oevang Oeray, mantan Gubernur Dayak pertama Kalimantan Barat. Ia dikenal memiliki peran besar dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kolam renang ini sering digunakan sebagai tempat kegiatan rekreasi dan olahraga oleh berbagai komunitas. Namun, insiden kali ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan di tempat-tempat umum, terutama di area yang memiliki kedalaman cukup dalam.

Langkah-Langkah Keselamatan yang Perlu Diperhatikan

  • Pastikan semua pengunjung memahami batas keamanan di kolam renang.
  • Jangan biarkan anak-anak atau pemula berenang sendirian.
  • Selalu siapkan pelatih renang atau petugas keselamatan di lokasi.
  • Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi air dan fasilitas kolam.
  • Sediakan alat pertolongan darurat seperti pelampung dan alat bantu pernapasan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Tampar Badut Saat Bawa Motor, Akhirnya Damai dengan Rp 150 Ribu

25 Juni 2026

Nasib Polisi yang Tampar Badut, Kini Damai Setelah Bayar Rp150 Ribu

25 Juni 2026

Pengukuhan Pengurus AK3L Kepri 2026-2031 untuk Kurangi Kecelakaan Konstruksi

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan

29 Juni 2026

Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris

29 Juni 2026

Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air

29 Juni 2026

Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?