Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak
  • 5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja
  • Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi
  • Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda ยป Kapolda Papua: 94 Orang Tewas Akibat Kekerasan Kelompok Bersenjata di 2025
Hukum

Kapolda Papua: 94 Orang Tewas Akibat Kekerasan Kelompok Bersenjata di 2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



JAYAPURA, Indonesiadiscover.com

Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 terdapat 94 orang yang meninggal dunia akibat kekerasan kelompok bersenjata. Menurutnya, kelompok bersenjata masih menjadi ancaman serius bagi wilayahnya.

Patrige menjelaskan, terdapat sebanyak 104 kasus kekerasan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di wilayah hukum Polda Papua pada tahun ini. Kasus-kasus tersebut tersebar di 21 polres dan polresta yang berada di tiga provinsi.

“KKB memang masih menjadi ancaman bagi keamanan di Tanah Papua hingga membuat warga menjadi ketakutan,” ujar Irjen Patrige saat berbicara di Jayapura, Rabu (31/12/2025).

Dari total korban meninggal dunia, terdiri atas 9 anggota TNI, 6 anggota Polri, 64 warga sipil, dan 15 anggota kelompok bersenjata. Selain itu, jumlah korban luka mencapai 120 orang, termasuk 43 anggota TNI dan Polri, 64 warga sipil, serta 5 anggota kelompok bersenjata.

Untuk mengatasi gangguan keamanan yang disebabkan oleh kelompok bersenjata, Patrige mendorong pemerintah daerah, DPRD, SKPD, tokoh masyarakat, serta tokoh agama untuk tampil di garis depan dalam upaya menyelesaikan masalah ini.

“Semua pihak diharapkan berperan aktif dalam mendukung pendekatan humanis yang dilakukan Polri, dalam hal ini jajaran Polda Papua,” ujarnya.

“Sehingga dengan tampilnya pemda, DPRD dan para tokoh diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif.”

Patrige menambahkan, saat ini pihaknya lebih fokus pada pendekatan humanis yang diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi pemicu gangguan keamanan.

“Dengan pendekatan humanis diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan kondusif di Tanah Papua,” ujarnya.

Strategi Pendekatan Humanis

Pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polda Papua bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan stabil di wilayah tersebut. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa takut dan bisa hidup dalam kondisi yang aman.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

Melibatkan komunitas lokal dalam upaya menciptakan keamanan.

Meningkatkan koordinasi antara aparat keamanan dan masyarakat.

* Memberikan perlindungan yang lebih baik kepada warga sipil.

Peran Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat

Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Mereka diharapkan dapat memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan dalam menjalankan tugasnya.

Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah dan tokoh masyarakat adalah:

Mengadakan sosialisasi tentang pentingnya keamanan dan perdamaian.

Membentuk forum dialog antara masyarakat dan aparat keamanan.

* Membantu pemerintah dalam memberikan bantuan sosial dan ekonomi kepada masyarakat yang terdampak konflik.

Tantangan yang Dihadapi

Meski pendekatan humanis telah dijalankan, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utamanya adalah kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kerja sama yang lebih erat antara pihak berwajib dan masyarakat. Dengan saling percaya dan bekerja sama, diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih damai dan harmonis.

Kesimpulan

Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi wilayah Papua. Kekerasan dari kelompok bersenjata terus mengancam keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Namun, dengan pendekatan humanis dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan stabil.

Dalam waktu yang akan datang, diperlukan upaya yang lebih besar lagi untuk memastikan bahwa konflik tidak terulang dan masyarakat dapat hidup dalam damai.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

915 Kontainer Limbah B3 Tertahan di Batu Ampar, BP Batam Minta Kejelasan Pusat

28 Januari 2026

WNI Tertipu Scam di Kamboja

28 Januari 2026

Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak

29 Januari 2026

5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja

29 Januari 2026

Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi

29 Januari 2026

Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?