Pengakuan Inara Rusli tentang Pernikahan Siri yang Tidak Terbukti
Pengakuan terbaru dari Inara Rusli mengenai pernikahan siri dengan Insanul Fahmi dianggap tidak jelas dan tidak memiliki bukti yang kuat. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Polda Metro Jaya, Inara mengungkapkan bahwa ia menikah siri tanpa adanya saksi, dokumentasi, maupun lokasi yang jelas.
Dari pengakuan tersebut, Inara menyatakan bahwa pernikahan siri itu hanya berdasarkan keyakinan agama dan tidak ada bukti fisik seperti foto atau dokumen. Hal ini membuat banyak orang meragukan kebenaran pernikahan siri yang diklaim oleh Inara.
Penjelasan dari Pengacara Inara
Pengacara Inara, Daru Quthny, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pengakuan kliennya. Ia menegaskan bahwa Inara tidak pernah melakukan hubungan intim dengan Insanul Fahmi sejak menikah siri. Bahkan, menurut hasil BAP (Berita Acara Pemeriksaan), tidak ada bukti adanya perzinahan antara Inara dan Insan.
“Dari hasil BAP, memang pernikahan itu secara agama itu ada. Mereka tidak melakukan hubungan intim suami istri seperti yang dituduhkan pihak M atau pihak lainnya, jadi tidak terbukti adanya perzinahan,” kata Daru Quthny.
Kejanggalan dalam Pengakuan Inara
Selain itu, Inara juga mengaku bahwa ia tidak tahu di mana pernikahan siri tersebut dilangsungkan. Bahkan, Daru sendiri tidak mengetahui tempat pernikahan siri antara Inara dan Insan. Ia menjelaskan bahwa pengakuan Inara dalam BAP hanya berdasarkan keyakinan agama, tanpa adanya saksi atau ustaz yang menikahkan mereka.
“Tidak ada sama sekali (saksi pernikahan). Ustaz yang menikahi?” tanya wartawan. “Itu juga tidak ada juga. Karena memang (Insan dan Inara), mereka mungkin udah lupa kali ya. Pengakuan itu memang dia sendiri hanya (nikah siri) secara agama, internal di keluarga,” jawab Daru.
Alasan Nikah Siri Tanpa Saksi
Inara juga menjelaskan alasan mengapa ia memilih menikah siri tanpa surat resmi atau saksi. Menurutnya, pernikahan siri tidak harus disertai surat keterangan. Ia menekankan bahwa tujuan dari pernikahan siri adalah untuk mencapai perdamaian antara pihak-pihak yang terlibat.
“Nikah siri itu sebetulnya kan tidak harus ada surat, kenyataan memang tidak ada surat. Sejauh ini memang tidak disebutkan oleh Inara sendiri. Tidak ada yang menjadi saksi. Cuma memang mengedepankan kepada perdamaian,” ungkap Daru.
Respons Netizen terhadap Pengakuan Inara
Pernyataan Inara tersebut mendapat respons beragam dari netizen. Banyak yang merasa tidak percaya dengan klaim Inara karena tidak ada bukti yang mendukung. Beberapa komentar netizen antara lain:
- “Pernikahan lewat pikiran kalian aja udah,”
- “Emng boleh cw nikah gak pake Wali? Masa ga ada saksi. Wali bisa kali jd saksi, kn yg nikahin.. penghulunya siapa?”
- “Gaada saksi apa emg gada pernikahan? Wkwkw,”
- “Inara di luar nalar,”
- “Dia pikir netizen ini semua polos polos,”
Permintaan Maaf Inara
Untuk diketahui, pemeriksaan yang dilakukan oleh Inara di kepolisian terkait dengan laporan dari Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi. Mawa melaporkan Inara dan Insanul atas dugaan perzinahan dan perselingkuhan. Akibatnya, Inara dipanggil kepolisian untuk diberi kesempatan memberikan keterangan.
Inara mengakui bahwa ia menikah siri dengan Insan tanpa sepengetahuan Mawa. Oleh karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf kepada Wardatina Mawa dan keluarganya sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
“Aku juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Insanul beserta keluarga besar, dan juga Mawa beserta keluarga besar,” ujar Inara Rusli.
Inara juga menjelaskan alasannya meminta maaf kepada Insan dan Mawa. Ia merasa ada ucapan atau sikapnya yang menyakiti hati Mawa. Ia menyampaikan permintaan maaf dengan kerendahan hati, baik lahir maupun batin.



