Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • Kemendikdasmen Percepat Pembangunan Sekolah di Aceh Bersama TNI
  • Prancis vs Norwegia Live TVRI Pagi, Jadwal Grup I Pildun 2026 dan Nonton Bareng Kalsel
  • Diskon Tiket Jakarta-Surabaya-Makassar: Jadwal Kapal Pelni 8 Kali dengan KM Labobar, Tidar, Ciremai, Nggapulu
  • Bisa Kebanyakan Serat Gangguhi Pencernaan?
  • Taufik Hidayat Akui Tahan Pacar di Bandung, 3 Ucapan Jitu Mantan Bos Bocor
  • 20 Soal PPPK Tendik Terbaru dengan HOTS dan Pembahasan
  • Afrika Selatan Ciptakan Sejarah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korsel
  • Daftar Peralatan Wajib di Mobil Saat Liburan Keluarga
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Bukti Ilmiah Zombie di Kehidupan Nyata!
Teknologi

Bukti Ilmiah Zombie di Kehidupan Nyata!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Asal Usul Zombie

Kata zombie sering dikaitkan dengan dunia fiksi, namun sebenarnya asal usulnya berasal dari kepercayaan masyarakat di beberapa daerah. Dalam sejarah, kata zombie pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada abad ke-19. Robert Southey, seorang pujangga, menyebutkannya dalam karyanya History of Brazil. Menurut kamus Merriam-Webster, kata ini berasal dari bahasa kreol Louisiana atau Haiti, yang mirip dengan kata ‘nzumbe’ dari Kumbundu. Kata ‘nzumbe’ sendiri memiliki arti hantu.

Seiring waktu, makna kata zombie mengalami pergeseran. Awalnya digunakan untuk merujuk pada seseorang yang “diguna-guna” oleh dukun, sehingga tidak bisa berpikir normal dan menjadi budak yang tunduk pada perintah dukun tersebut. Konsep ini kemudian berkembang menjadi gambaran makhluk yang hidup tapi tidak sadar, seperti yang sering ditampilkan dalam film dan buku-buku fiksi.

Istilah Zombie Berevolusi

Sekarang, istilah zombie sering digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang bergerak lambat, lesu, dan sedikit sadar terhadap lingkungan. Namun, apakah ada makhluk nyata yang benar-benar bisa disebut sebagai zombie?

Ternyata, dalam dunia nyata, ada beberapa makhluk yang menunjukkan perilaku mirip zombie. Contohnya adalah semut, laba-laba, tanaman, virus, dan bahkan manusia. Mereka tidak sepenuhnya mati, tetapi tampak seperti hidup tapi tidak sadar, mirip dengan bayangan zombie.

Semut Zombie

Salah satu contoh makhluk yang bisa disebut sebagai zombie adalah semut. Ada genus jamur bernama Ophiocordyceps yang memiliki lebih dari 200 spesies. Salah satu spesies terkenal adalah Ophiocordyceps unilateralis sensu lato, yang menyerang semut tukang kayu (Camponotus castaneus) yang berwarna kemerahan.

Saat terinfeksi, semut akan kehilangan kendali tubuhnya dan bergerak sesuai keinginan jamur. Jamur ini mengendalikan otot dan memaksa semut untuk bergerak seperti zombie. Setelah mati, jamur akan terus tumbuh dan menyebar melalui spora.

Laba-Laba Zombie

Di samping semut, ada juga laba-laba yang bisa menjadi zombie. Seorang zoologist dari University of British Columbia, Phillippe Fernandez-Fournier, menemukan bahwa spesies tawon Zatypota dapat memanipulasi laba-laba Anelosimus eximius. Laba-laba ini biasanya hidup secara berkoloni, tetapi saat terinfeksi, mereka meninggalkan koloni dan membuat jaring di lokasi terpencil.

Dalam jaring tersebut, larva tawon Zatypota tumbuh dan mulai memakan laba-laba. Proses ini membuat laba-laba tampak seperti zombie karena bergerak aneh dan tidak sadar.

Tanaman Zombie

Di tahun 2014, peneliti dari John Innes Centre di Norwich, UK, menemukan bahwa bakteri phytoplasma dapat mengubah tanaman menjadi zombie. Bakteri ini menyebar melalui serangga dan menginfeksi tanaman seperti goldenrods yang biasanya berbunga kuning. Akibat infeksi, tanaman justru tumbuh daun alih-alih bunga.

Pertumbuhan daun ini menarik lebih banyak serangga, sehingga bakteri bisa menyebar lebih cepat. Proses ini membuat tanaman tampak seperti zombie karena tidak berfungsi normal.

Virus

Di tahun 2014, peneliti dari Aix-Marseille Université di Prancis menemukan virus raksasa bernama Pithovirus sibericum. Meskipun ukurannya kecil, DNA-nya memiliki 500 gen—jauh lebih banyak dibandingkan virus lain seperti HIV yang hanya memiliki 12 gen.

Virus ini bisa bertahan sangat lama, terutama dalam kondisi dingin, gelap, dan bebas oksigen seperti sedimen lautan dalam. Ini membuatnya sangat berbahaya karena sulit rusak.

Manusia Zombie

Ada kasus di mana manusia tampak seperti zombie. Di tahun 1997, tiga orang dari Haiti ditemukan memiliki perilaku seperti zombie. Penelitian menunjukkan bahwa kondisi medis seperti catatonic schizophrenia, kerusakan otak, atau gangguan belajar bisa membuat seseorang tampak seperti zombie.

Selain itu, ada sindrom Cotard’s yang membuat seseorang percaya dirinya sudah mati atau membusuk. Kasus ini jarang terjadi, tetapi bisa membuat seseorang bertingkah seperti zombie.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

HP Xiaomi Murah di Bawah Rp1 Juta Bulan Juni 2026: Redmi dan POCO Hadir

25 Juni 2026

Alasan ASUS TUF Gaming F16 Jadi Laptop Gaming Terbaik 2026

25 Juni 2026

Harga HP Realme Juni 2026: Seri C100 Dimulai dari Rp 2.499.000

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kemendikdasmen Percepat Pembangunan Sekolah di Aceh Bersama TNI

29 Juni 2026

Prancis vs Norwegia Live TVRI Pagi, Jadwal Grup I Pildun 2026 dan Nonton Bareng Kalsel

29 Juni 2026

Diskon Tiket Jakarta-Surabaya-Makassar: Jadwal Kapal Pelni 8 Kali dengan KM Labobar, Tidar, Ciremai, Nggapulu

29 Juni 2026

Bisa Kebanyakan Serat Gangguhi Pencernaan?

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?