Jokowi Siap Bermain dalam Film Kolosal Budaya Dayak Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, mengungkapkan ketertarikannya untuk terlibat dalam film kolosal yang mengangkat tema budaya Dayak. Ia menyatakan kesiapan untuk belajar akting agar dapat tampil maksimal dalam peran utama yang akan diambilnya. Film tersebut disiapkan oleh Panglima Jilah, pemimpin dari Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR). Ajakan untuk bermain dalam film ini datang saat Panglima Jilah berkunjung ke kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, pada Rabu (20/5/2026). Film Mengangkat Sejarah dan Budaya Dayak Panglima Jilah menjelaskan bahwa film ini akan mengangkat kisah sejarah dan budaya Dayak, serta…
Penulis: admin_indonesiadiscover
Desain Agresif yang Langsung Mencuri Perhatian Salah satu daya tarik utama Honda Civic Type R adalah desainnya yang sangat sporty dan agresif. Mobil ini memiliki tampilan yang berbeda jauh dibanding Civic standar karena Honda benar-benar memberikan sentuhan balap di hampir seluruh bagian bodi. Bagian depan tampil sangar dengan grille besar, bumper aerodinamis, dan lubang udara yang dirancang untuk meningkatkan pendinginan mesin. Lampu LED sipit memberikan kesan modern sekaligus futuristik. Di bagian samping, Civic Type R memiliki body kit sporty lengkap dengan side skirt dan velg besar berdesain racing. Fender yang dibuat lebih lebar mempertegas karakter performa tinggi mobil ini. Salah…
Kehadiran Mobil Hybrid di Tengah Perubahan Tren Otomotif Di tengah kenaikan harga bahan bakar yang terus menerus dan tren mobil listrik yang masih memunculkan banyak pertanyaan bagi sebagian masyarakat, mobil hybrid mulai menemukan momentumnya di Indonesia. Namun, pertanyaan utama yang sering muncul adalah: apakah teknologi hybrid benar-benar praktis untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari? Keraguan ini bukan tanpa alasan. Banyak calon konsumen masih menganggap mobil hybrid identik dengan biaya tinggi, baterai yang rumit, serta kekhawatiran harus sering melakukan pengisian daya seperti mobil listrik murni. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat Indonesia justru semakin menuntut kendaraan yang irit, nyaman untuk keluarga, tetapi tetap…
Jakarta Pemidanaan terhadap para pembuat kebijakan, khususnya di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), harus dilakukan secara utuh dengan memastikan adanya niat jahat (mens rea), bukan hanya dugaan kerugian negara. Alexander Marwata, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015–2024 dan Mantan Hakim Tipikor, menjelaskan bahwa untuk menentukan apakah suatu kebijakan melanggar hukum atau tidak, perlu dilihat unsur mens rea. Ini berarti selain memenuhi unsur perbuatan, juga harus ada unsur niat jahat atau iktikad tidak baik. Contoh dari kasus ini adalah Yoki Firnandi, mantan Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS), yang dijerat perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan…
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Melalui DSI Masih Dalam Proses Legalisasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) mengenai tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) masih dalam proses legalisasi. Pemerintah menargetkan kebijakan tersebut berlaku penuh mulai 1 Januari 2027. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag Ni Made Kusuma Dewi menjelaskan, periode 1 Juni hingga 31 Desember 2026 menjadi masa transisi implementasi aturan tersebut. Pada tahap awal, DSI belum menjalankan fungsi penuh sebagai trader ekspor. “Seperti yang disampaikan Pak Mendag, pemberlakuan penuh dari aturan ekspor satu pintu melalui BUMN ekspor baru akan terjadi pada 1 Januari…
Peran dan Pendapat Mantan Kepala BPK dalam Kasus Pengadaan Chromebook Kasus pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menjadi sorotan banyak pihak. Salah satu tokoh yang turut memberikan perhatian adalah Agung Firman Sampurna, mantan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2022. Ia bahkan menjadi saksi ahli meringankan Nadiem dalam persidangan beberapa waktu lalu. Agung menjelaskan bahwa ia memutuskan untuk menjadi saksi setelah mendapatkan data-data terkait kasus tersebut. “Karena saya harus yakin bahwa yang saya bantu ini memang pantas untuk dibantu,” ujarnya dalam wawancara khusus. Dari data yang diterimanya, Agung menyatakan tidak ada bukti bahwa…





