Penulis: admin_indonesiadiscover

Kecemasan dan Kesalahan Diagnosis di Era Digital Seorang mahasiswa datang ke klinik dengan keyakinan yang kuat. Ia percaya dirinya mengalami gangguan kecemasan, bahkan menunjukkan gejala yang ia anggap identik dengan ADHD. Ketika ditanya sejak kapan ia merasakan hal itu, jawabannya sederhana: sejak sering menonton video edukasi kesehatan mental di media sosial. Ia tidak pernah menjalani pemeriksaan klinis, tetapi merasa sudah “cukup tahu” tentang kondisi dirinya. Fenomena ini semakin umum terjadi. Di tengah derasnya arus informasi digital, media sosial, terutama TikTok, berubah menjadi ruang konsultasi alternatif bagi generasi muda. Video singkat yang menjelaskan gejala penyakit, gangguan mental, hingga tip kesehatan dengan…

Read More

Asal Usul Zombie Kata zombie sering dikaitkan dengan dunia fiksi, namun sebenarnya asal usulnya berasal dari kepercayaan masyarakat di beberapa daerah. Dalam sejarah, kata zombie pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada abad ke-19. Robert Southey, seorang pujangga, menyebutkannya dalam karyanya History of Brazil. Menurut kamus Merriam-Webster, kata ini berasal dari bahasa kreol Louisiana atau Haiti, yang mirip dengan kata ‘nzumbe’ dari Kumbundu. Kata ‘nzumbe’ sendiri memiliki arti hantu. Seiring waktu, makna kata zombie mengalami pergeseran. Awalnya digunakan untuk merujuk pada seseorang yang “diguna-guna” oleh dukun, sehingga tidak bisa berpikir normal dan menjadi budak yang tunduk pada perintah dukun tersebut.…

Read More

Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat pada Triwulan I-2026 Perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Triwulan I-2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi NTB tumbuh sebesar 13,64 persen secara tahunan (year on year/y-on-y), meskipun secara triwulanan (quarter to quarter/q-to-q) masih mengalami kontraksi sebesar 1,30 persen. Angka ini menjadi perhatian penting karena menunjukkan lompatan besar dibanding kondisi ekonomi NTB pada Triwulan I-2025 yang saat itu masih mengalami kontraksi minus 1,47 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut juga menempatkan NTB sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua secara nasional setelah Maluku Utara dan jauh di atas rata-rata…

Read More

Identitas Sopir Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut Terungkap Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) bertabrakan dengan truk tangki BBM milik PT Seleraya. Dalam kejadian tersebut, sopir bus ALS bernama Alif (44 tahun) meninggal dunia. Alif merupakan warga asal Jawa Tengah. Sementara itu, sopir truk tangki BBM, Ariyanto, juga dilaporkan meninggal dalam kecelakaan ini. Bus ALS dan mobil tangki BBM mengalami adu kambing sekitar pukul 12.39 WIB. Berdasarkan laporan kepolisian, jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang. Rinciannya: 14…

Read More

Pengertian Kata Prestige dan Artinya dalam Berbagai Konteks Kata “prestige” sering digunakan dalam berbagai situasi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia yang lebih spesifik seperti otomotif, game, hubungan asmara, hingga bahasa pergaulan. Di Riau, kata ini juga memiliki makna khusus dalam Bahasa Melayu Riau. Berikut penjelasan lengkap tentang arti prestige dalam berbagai konteks. A. Arti Kata Prestige atau Prestige Artinya Secara umum, arti kata prestige adalah prestise, gengsi, wibawa, kehormatan tinggi, martabat, nama baik, perbawa, prabawa. Dalam istilah umum, prestige merujuk pada rasa hormat, kekaguman, atau status tinggi yang dimiliki seseorang atau sesuatu di mata masyarakat. Jika seseorang memiliki…

Read More

Penjelasan Prof. Romli Atmasasmita Mengenai Dakwaan Korupsi Nadiem Makarim Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/5/2026), Guru Besar Hukum Pidana Prof. Dr. Romli Atmasasmita memberikan kesaksian yang menantang dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Menurut Prof. Romli, adanya kerugian negara tidak secara otomatis membuktikan terjadinya tindak pidana korupsi. Ia menjelaskan bahwa kerugian adalah akibat, bukan sebab dari tindakan yang dilakukan. “Kalau menurut jaksa ada kerugian. Kalau saya berpendapat, kerugian itu di belakang, akibat, bukan sebab. Jadi kalau kerugian itu belum bisa dibuktikan, maka tidak mungkin ada kerugian. Harus…

Read More