Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 20 Mei 2026
Trending
  • Penuhi kebutuhan hunian modern, AZKO hadirkan NORIUM dengan teknologi air multifungsi
  • 5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi
  • Bukti Kebaikan: Ratusan Ojol Antar Dewa dan Ibu ke Tempat Terakhir
  • Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR
  • Hasil Pertandingan Aston Villa vs Liverpool di Liga Inggris, Kesalahan Szoboszlai Picu Kekalahan The Reds
  • Dana Rp10,2 Triliun untuk Puskesmas: Harapan Prabowo Perbaiki Layanan Kesehatan
  • Prediksi Chelsea vs Manchester City: Yakin Treble, Juara Piala FA, dan Juara Premier League
  • 15 destinasi populer di Semarang dengan harga terjangkau
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Asal Nama Jenderal Ahmad, Dipakai Adly Fairuz dalam Kasus Dugaan Penipuan Akpol
Politik

Asal Nama Jenderal Ahmad, Dipakai Adly Fairuz dalam Kasus Dugaan Penipuan Akpol

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Penipuan di Akademi Kepolisian yang Melibatkan Adly Fairuz

Adly Fairuz, seorang aktor ternama di Indonesia, kini tengah menjadi sorotan setelah terlibat dalam dugaan kasus penipuan yang melibatkan penerimaan calon anggota Akademi Kepolisian (Akpol). Kasus ini berawal dari laporan yang disampaikan oleh Abdul Hadi, seorang korban yang mengaku telah menyerahkan uang senilai Rp 3,65 miliar kepada pihak tertentu dengan harapan anaknya bisa diterima sebagai taruna Akpol.

Identitas Jenderal Ahmad yang Ternyata Bukan Jenderal

Dalam kasus ini, muncul nama ‘Jenderal Ahmad’ yang disebut-sebut memiliki kemampuan untuk memuluskan proses penerimaan Akpol. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa Jenderal Ahmad itu adalah Adly Fairuz sendiri. Hal ini membuat korban dan keluarganya terkejut karena tidak mengetahui bahwa orang yang mereka percayai bukanlah seorang jenderal, melainkan seorang aktor.

Menurut penjelasan Agung Wahyono, perantara dalam kasus ini, nama ‘Ahmad’ diambil dari nama tengah Adly Fairuz, yaitu Adly Ahmad Fairuz. Meski demikian, Adly Fairuz tidak memiliki gelar jenderal atau jabatan resmi dalam militer.

Pengakuan Mengenai Hubungan Keluarga

Selain menggunakan nama samaran, Adly Fairuz juga disebut mengaku sebagai cucu dari mantan penguasa di Indonesia. Dugaannya, hal ini dilakukan untuk memberi kesan bahwa dirinya memiliki koneksi kuat yang dapat membantu proses penerimaan Akpol. Pernyataan ini membuat korban semakin percaya dan menyerahkan uang secara bertahap.

Proses Penipuan dan Perjanjian

Awalnya, Abdul Hadi diperkenalkan kepada Adly Fairuz melalui perantara bernama Agung Wahyono. Adly Fairuz diduga menjanjikan dapat membantu meloloskan anak pelapor ke Akpol untuk periode seleksi 2023 dan 2024. Farly Lumopa, kuasa hukum korban, menyebut bahwa kliennya mempercayakan proses masuk Akpol anaknya melalui perantara Agung Wahyono yang kemudian mengaitkan Adly Fairuz sebagai pihak yang menjanjikan kelulusan.

Pada akhirnya, ketika Farly Lumopa meminta dipertemukan dengan sosok Jenderal Ahmad, ia menemukan bahwa Jenderal Ahmad tersebut adalah Adly Fairuz sendiri. Ini menimbulkan kekagetan dan keraguan terhadap keabsahan janji yang diberikan.

Pembayaran dan Kegagalan Seleksi

Pembayaran atas ‘transaksi’ tersebut dilakukan melalui Farly Lumopa. Jika anak Abdul Hadi berhasil masuk Akpol, maka pria tersebut harus memberikan uang kepada Agung Wahyono melalui Farly Lumopa. Sebaliknya, jika gagal, Agung Wahyono harus mengembalikan uang tersebut.

Namun, pada tahun 2023, anak Abdul Hadi gagal lolos Akpol. Agung Wahyono menawarkan tes kembali pada tahun berikutnya, namun hasilnya tetap gagal. Pada tahun 2025, usia anak Abdul Hadi sudah tidak memenuhi syarat penerimaan Akpol, sehingga ia meminta dana dikembalikan.

Keterlibatan Farly Lumopa

Bukan hanya Agung Wahyono yang menanggung kerugian atas dugaan penipuan tersebut. Farly Lumopa, yang seharusnya mendapat komisi 15 persen sebagai honor dari penengah, belum menerima haknya lantaran Adly Fairuz belum mengembalikan dana.

Pada tahun 2025, sempat ada iktikad baik dari pihak Adly dengan menandatangani akta notaris yang berisi komitmen pengembalian uang. Skema yang disepakati adalah cicilan sebesar Rp 500 juta per bulan. Namun, menurut pihak pelapor, Adly baru membayar satu kali. Setelah itu tidak lagi melunasi sisa utangnya.

Klaim Kembalikan Uang Korban

Aktor Adly Fairuz menegaskan ada itikad baiknya dalam menghadapi gugatan perdata wanprestasi senilai hampir Rp 5 miliar yang menjerat dirinya. Diwakili kuasa hukumnya, Adly membantah tuduhan penipuan terkait bantuan meloloskan calon polisi. Ia mengklaim telah mengembalikan dana ratusan juta rupiah kepada pihak penggugat.

Kuasa hukum Adly, Andy R.H. Gultom, menyebut kliennya telah mentransfer dana sebesar Rp 500 juta secara langsung ke rekening penggugat. “Klien kami telah mengembalikan dana Rp 500 juta sebagai bentuk itikad baik,” ujar Andy. Ia juga mengungkap adanya permintaan tambahan dana dari pihak penggugat di luar pengembalian tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026

25 Soal Ujian Akhir Semester Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dengan Kunci Jawaban

20 Mei 2026

Kalender Jawa 16 Mei 2026: Sabtu Pon, Hindari Kebiasaan Mewah

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penuhi kebutuhan hunian modern, AZKO hadirkan NORIUM dengan teknologi air multifungsi

20 Mei 2026

5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi

20 Mei 2026

Bukti Kebaikan: Ratusan Ojol Antar Dewa dan Ibu ke Tempat Terakhir

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?