Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Ketua RT di Desa Palon Blora Diperiksa Polisi Usai Naik Motor di Jalan Basah
  • Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026
  • Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir
  • Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana
  • Plataran Six Series Peace Run 2026: Lari Menjelajahi Keindahan Alam Indonesia
  • Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil
  • Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya
  • Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Adik Tega Bunuh Kakak Kandung di Makassar Gara-Gara Utang Rp1 Juta
Hukum

Adik Tega Bunuh Kakak Kandung di Makassar Gara-Gara Utang Rp1 Juta

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Pembunuhan yang Dipicu Masalah Utang

Pada Jumat (2/1/2026) malam, terjadi peristiwa tragis di Jl Opu Daeng Risaju, Kecamatan Mamajang, Makassar. Seorang pria bernama Tomo (30 tahun) tewas setelah ditusuk oleh adiknya sendiri, Arif (22 tahun). Kejadian ini menimbulkan kekacauan di sekitar lokasi dan membuat warga sekitar kaget dengan tindakan brutal yang dilakukan oleh pelaku.

Tomo mengalami empat luka tusukan di tubuhnya, sehingga meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. Jenazah korban kini sedang menjalani proses visum di RS Bhayangkara Makassar. Sementara itu, Arif telah diamankan oleh personel Polsek Mamajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Motif Utang Piutang

Menurut informasi yang diperoleh, motif utang piutang diduga menjadi pemicu dari kejadian ini. Kasus pembunuhan antara kakak dan adik ini dipicu oleh masalah utang sebesar Rp1 juta. Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Alim Bahri, menyebutkan bahwa motif sementara dari pertikaian tersebut adalah utang piutang. Meski belum diketahui pasti apakah kakak atau adik yang berutang, kasus ini menunjukkan ketegangan yang cukup dalam hubungan keluarga.

Kapolsek Mamajang Kompol Mustari juga membenarkan bahwa Tomo pernah meminjam uang kepada Arif sebesar Rp1 juta. Dalam penjelasannya, Mustari menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi karena perselisihan utang. “Terjadi persoalan utang piutang sebanyak Rp1 juta,” katanya.

Luka Tusukan dan Kronologi Kejadian

Hasil pemeriksaan sementara dari Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel menunjukkan bahwa korban mengalami empat luka tusukan. Luka tersebut tersebar di beberapa bagian tubuh, termasuk dua luka di siku bagian dalam dan satu luka di siku bagian luar. Totalnya ada empat luka tusukan yang dialami Tomo.

Sebelum kejadian penikaman, keduanya sempat terlibat perkelahian pekan lalu. Menurut Kompol Mustari, kedua pihak biasa bekerja bersama, yaitu menjual anjing ke Toraja. Mereka membawa anjing tersebut ke Kabupaten Toraja untuk dijual. Namun, situasi memburuk saat mereka kembali dari Kabupaten Bulukumba.

“Memang sebelumnya sudah berkelahi, katanya gara-gara utang. Korban sempat dibawa ke rumah sakit tapi sudah meninggal,” tambahnya.

Lokasi dan Proses Hukum

Lokasi duel antara Tomo dan Arif berada di lahan kosong yang tidak jauh dari bengkel mobil. Kepolisian akan menangani kasus ini sesuai dengan Undang-undang KHUP baru, yang menjerat pelaku dengan ancaman pidana 15 tahun ke atas.

Salah satu warga setempat, Yunus, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat ribut soal utang. Arif meminta uang untuk memperbaiki mobil yang dirental dan rusak setelah dari Kabupaten Bulukumba.

Pekerjaan keduanya sebagai supir dan diduga memperjualbelikan anjing untuk dibawa ke Kabupaten Toraja turut menjadi latar belakang dari konflik ini. “Mereka sama-sama bekerja, biasa jual anjing ke Toraja kalau dapat, di bawa ke sana di jual. Tiba-tiba tadi ribut-ribut lalu berkelahi. Memang sebelumnya sudah berkelahi, katanya gara-gara utang,” ujar Yunus.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026

Dampak Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Setelah Viral Pencuri di Restoran, Polri Janjikan Ini

18 Maret 2026

Respons Kapolri Pasca Nabilah Viral, Korban Pencurian Jadi Tersangka

17 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ketua RT di Desa Palon Blora Diperiksa Polisi Usai Naik Motor di Jalan Basah

18 Maret 2026

Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026

18 Maret 2026

Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir

18 Maret 2026

Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?