Yayasan Abdihusada Utama Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis
Yayasan Abdihusada Utama kembali menyelenggarakan operasi katarak gratis untuk 56 pasien di Surabaya. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan alat modern yang memungkinkan tindakan operasi berlangsung dalam waktu sekitar 15 menit per pasien. Hal ini memberikan harapan bagi banyak warga Surabaya dan sekitarnya untuk dapat melihat kembali dengan jelas.
Operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari program sosial yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Yayasan Abdihusada Utama dan Klinik Utama Mata JEC – Java @ Surabaya. Sebanyak 56 pasien mengikuti operasi pada hari Sabtu (9/5/2026), yang menunjukkan komitmen yayasan dalam memberikan layanan kesehatan mata secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pendiri Yayasan Abdihusada Utama, Soeharsa Muliabarata, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sejak tahun 2015 dan hingga saat ini terus berlanjut. Ia menyampaikan bahwa semua pasien dianggap sebagai keluarga sendiri, sehingga diberikan pelayanan oleh dokter berpengalaman dan menggunakan peralatan modern agar tidak merasa sakit selama proses operasi.
“Kami menganggap semua pasien ini adalah keluarga sendiri, dilayani dokter berpengalaman dan peralatan operasi yang modern, jadi tidak terasa sakit dan cepat dalam tindakan operasinya,” ujar Soeharsa.
Hingga saat ini, yayasan telah melayani sebanyak 156.490 warga melalui layanan klinik umum gratis. Sementara jumlah pasien operasi katarak yang telah ditangani mencapai 2.335 orang. Selain operasi mata, yayasan juga mengelola klinik pengobatan gratis dengan penggunaan obat-obatan paten untuk masyarakat.
Operasi Modern dengan Waktu Singkat
Direktur Klinik Utama Mata JEC – Java @ Surabaya, Novri Susanti, menjelaskan bahwa seluruh tindakan operasi dilakukan menggunakan peralatan modern sehingga prosesnya berlangsung cepat dan minim rasa sakit. Pasien akan menjalani skrining terlebih dahulu sebelum operasi, termasuk pemeriksaan tekanan bola mata, tekanan darah, dan gula darah.
Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan, pasien langsung menjalani tindakan operasi. “Semuanya gratis dengan menggunakan peralatan modern, yang membuat pasien tidak merasa sakit dan tidak membutuhkan waktu lama dalam tindakan operasi,” tambah Novri.
Menurutnya, setiap pasien hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menjalani operasi katarak. “Baksos tapi dengan kualitas operasi yang terbaik untuk semua pasien,” lanjutnya.
Salah satu pasien, Kamdani, mengaku bersyukur dapat mengikuti operasi gratis tersebut. “Mata sebelah kiri yang akan dioperasi senang sekali dapat operasi gratis dan bisa sembuh,” katanya.
Alim Markus Ajak Pengusaha Lebih Peduli
Dalam kegiatan tersebut hadir pula pengusaha Alim Markus bersama sejumlah pengurus yayasan serta perwakilan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia dan PITI Surabaya. Alim Markus mengatakan gagasan kegiatan sosial itu berasal dari Soeharsa Muliabarata.
“Iya tanya Pak Soeharsa ini uangnya dari mana, mengalir terus katanya,” ungkapnya. Menurutnya, aksi sosial di bidang kesehatan memiliki dampak besar bagi masyarakat, terutama pasien yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Dengan operasi katarak, masyarakat bisa melihat kembali. Ini sangat membantu dan meringankan warga,” ujarnya. Ia juga mengajak para pengusaha dan perusahaan untuk memperkuat kepedulian sosial melalui program kemanusiaan yang langsung dirasakan masyarakat.
“Saya juga menyampaikan kepada pengusaha-pengusaha agar ikut membantu. Kekuatan sosial perusahaan mampu meringankan masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Alim Markus menilai kegiatan sosial tidak hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan karena dapat membantu sesama.
Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga dan aktivitas positif sehari-hari. “Setiap pagi olahraga. Aktivitas juga cukup banyak. Itu penting untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Ke depan, Operasi Katarak Gratis Terus Berjalan
Operasi katarak gratis ini terbuka untuk umum, jika ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan secara gratis mereka bisa datang langsung ke klinik Yayasan Abdihusada Hutama di Jalan Mulyosari Surabaya.
Ke depan, operasi katarak gratis diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat layanan kesehatan mata.



