Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 5 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Kekalahan Arema Jadi Pelajaran Berharga PSM Jelang Lawan Persib
    Olahraga

    Kekalahan Arema Jadi Pelajaran Berharga PSM Jelang Lawan Persib

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 May 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kekalahan dari Arema FC Mengungkap Kelemahan Lini Belakang PSM Makassar

    Tembok pertahanan PSM Makassar menjadi sorotan jelang menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kekalahan telak 0-3 dari Arema FC memperlihatkan rapuhnya lini belakang Juku Eja saat menghadapi serangan balik cepat.

    Kekalahan ini menunjukkan bahwa koordinasi antarpemain belakang kurang bagus dan membuka peluang rotasi skuad. Dalam pertandingan terakhir, dua dari tiga gol dilesakkan Arema FC berawal dari transisi cepat. Gol penalti dicetak Dalberto menit 10 karena kegagalan menghentikan Gabriel Silva. Pemain berpaspor Brasil ini meliuk-liuk hingga masuk ke kotak penalti PSM Makassar.

    Yuran Fernandes yang berusaha menghentikan pergerakan Gabriel Silva justru melanggar. Tendangan 12 pass didapatkan Arema FC. Dalberto sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Gol kedua juga kembali dari serangan balik cepat. Matheus Blade umpan terobosan kepada Gabriel Silva. Pemain akrab disapa Gabi ini menggiring bola ke dalam kotak penalti sembari dibayangi Yuran Fernandes. Bola ditendang dengan kaki kanannya ke sudut sempit pojok kiri gawang yang tak mampu ditepis Hilman Syah.

    Sedangkan gol ketiga lahir karena kelengahan pemain belakang PSM Makassar di situasi lemparan ke dalam. Bola yang dilempar diberikan kepada Dalberto yang tak terkawal. Bola kemudian diberikan kepada Joel Vinicius yang berdiri bebas. Eksekusi dilakukan mantan penyerang Borneo Samarinda FC dengan kaki kanannya untuk mencatatkan namanya di papan skor.

    Masalah Transisi Menjadi Titik Terlemah PSM Makassar

    Transisi dari menyerang ke bertahan menjadi titik paling bermasalah PSM Makassar saat ini. Ketika gagal membangun serangan, pemain Juku Eja terlambat turun menutup ruang sehingga lawan leluasa melancarkan counter attack. Jarak antar lini yang terlalu jauh membuat lini belakang sering menghadapi situasi berbahaya.

    Bek PSM Makassar beberapa kali dipaksa duel terbuka menghadapi pemain cepat Arema FC tanpa perlindungan maksimal dari gelandang bertahan. Tak hanya itu, pemain belakang PSM Makassar terlalu agresif membantu penyerangan, sehingga melupakan areanya. Makanya, selalu kelabakan ketika transisi negatif.

    Situasi ini menjadi alarm serius bagi PSM Makassar melawan Persib Bandung. Carateker PSM Makassar Ahmad Amiruddin harus punya formula tepat meredam agresivitas serangan pemain Persib. Pasalnya, tim berjuluk Maung Bandung ini sangat bagus ketika transisi cepat. Mereka juga sangat efektif menyelesaikan peluang menjadi gol.

    Jika kelemahan serupa muncul lagi, PSM Makassar berpotensi kembali kebobolan lewat pola serangan yang sama. Namun, kondisi ini tak boleh terulang lagi. Menang jadi harga mati diraih PSM Makassar demi menutup laga kandang musim ini dengan kemenangan.

    Walau telah lolos degradasi, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini harus terus perbaiki posisi di klasemen. Saat ini, PSM Makassar berada di urutan 14 dengan 34 poin, hanya dua tingkat di zona degradasi.

    Persib Bandung Siap Berjuang di Markas PSM Makassar

    Di lain sisi, Persib bakal tampil habis-habisan di markas PSM Makassar untuk menang. Lantaran anak asuh Bojan Hodak ini dalam perburuan juara dengan Borneo FC. Persib masih di puncak klasemen dengan 75 poin. Poinnya sama dengan Borneo FC, tapi Persib memimpin klasemen karena unggul head to head dari Pesut Etam.

    Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengaku koordinasi lini belakang timnya kurang bagus ketika kalah dari Arema FC. Ia pun mempertimbangkan untuk merotasi skuadnya ketika meladeni Persib. “Bisa dilihat koordinasi di lini belakang kurang bagus. Kemungkinan di laga selanjutnya ada pemain akan dirotasi,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan PSM Makassar vs Arema FC, Sabtu (9/5/2026).

    PSM Makassar mendapat angin segar menghadapi Persib. Bek sayap kiri andalannya Victor Luiz bisa bermain pasca menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Kehadiran pemain nomor punggung 22 ini akan mempertebal kekokohan tembok pertahanan. “Saya pikir Victor Luiz juga sudah bisa tampil, saya kira itu jadi pembeda juga,” sebutnya.

    Penilaian Pengamat Sepak Bola

    Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar menilai PSM Makassar kemasukan gol dari transisi gegara fokus menyerang. Mereka berpikir bagaimana bisa mencetak gol. Namun, melupakan lini pertahanan. “Hanya berpikir menyerang, tidak berpikir kalau dia diserang bagaimana antisipasinya,” katanya saat dihubungi Indonesiadiscover.com, Selasa (12/5/2026).

    Mantan asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia menyayangkan gol kedua Arema FC. Menurutnya, gol tersebut terjadi karena adanya ketidaksesuaian posisi, bagaimana berdiri bola, gawang dan pemain. “Itu tidak sesuai, akhirnya masuk bola dari pinggir begitu saja kan. Itu teknis,” tambahnya.

    Syamsuddin Umar turut menyoroti pengaturan ritme lapangan tengah. Ia melihat tak ada ritme di lini tengah ketika counter attack tiba-tiba, saat menguasai lapangan tengah dan konsistensi menguasai bola. “Tidak terjadi itu (pengaturan ritme),” ucap pelatih yang bawa PSM Makassar juara dua kali ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?