Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya
Olahraga

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juli 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Kuburan Impian Tim Tuan Rumah

Babak 16 besar Piala Dunia 2026 seakan menjadi momen yang mengubur impian tiga tim tuan rumah, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Kekalahan yang mereka alami di babak ini membuat ketiganya harus berhenti di tengah jalan, sehingga hanya bisa menjadi penonton dalam sisa turnamen.

Ketiga negara tersebut memulai perjalanan dengan cukup baik. Mereka mampu melewati fase penyisihan grup dan babak 32 besar. Namun, pada babak 16 besar, performa mereka menurun drastis, sehingga gagal melangkah lebih jauh.

Performa Awal yang Menjanjikan

Di awal turnamen, ketiga tim tuan rumah menunjukkan performa yang cukup oke. Mereka mampu meraih hasil positif di babak penyisihan grup, termasuk kemenangan penting yang memastikan kelolosan ke babak gugur.

Contohnya, Kanada yang dilatih oleh Jesse March berhasil mencuri satu poin di laga pembuka Grup B dengan menahan Bosnia 1-1. Selanjutnya, mereka mengalahkan Qatar 5-0 di matchday kedua. Meskipun kalah dari Swiss di laga terakhir babak penyisihan, Kanada tetap lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup B.

Sementara itu, Amerika Serikat juga tampil gemilang di awal turnamen. Mereka memenangkan dua laga pembuka, yaitu melawan Paraguay (4-1) dan Australia (2-1). Hasil ini memastikan mereka lolos ke babak gugur sebagai juara grup. Di babak 32 besar, Amerika Serikat menyingkirkan Bosnia dengan skor 2-0.

Meksiko juga tampil apik di awal turnamen. Mereka menyapu bersih empat laga pertama dengan kemenangan dan tidak kebobolan satu gol pun. Performa ini membuat mereka percaya diri untuk melangkah lebih jauh.

Kekalahan yang Menghancurkan Impian

Namun, di babak 16 besar, ketiga tim tuan rumah menghadapi tantangan berat. Kanada kalah telak dari Maroko dengan skor 3-0, sedangkan Amerika Serikat dipermalukan Belgia dengan skor 1-4. Kekalahan ini terasa sangat pilu karena sebelumnya mereka tampil cukup baik.

Kanada, yang ingin mengakhiri kutukan tidak pernah meraih poin di Piala Dunia, akhirnya kalah dalam pertandingan yang sangat mengecewakan. Sementara itu, Amerika Serikat, yang sebelumnya tampil dominan, justru kalah dengan margin yang cukup besar.

Di sisi lain, Meksiko tersingkir dengan cara yang lebih terhormat. Mereka kalah dari Inggris dengan skor 2-3. Meskipun kalah, performa Meksiko di babak sebelumnya cukup memuaskan.

Komentar dari Wakil Ketua Oranje Indonesia

Arnan Binafsihi, Wakil Ketua Oranje Indonesia, pernah memberikan komentar tentang performa ketiga tim tuan rumah. Ia mengakui bahwa ketiga tim tersebut memang layak tampil di Piala Dunia 2026, bukan hanya karena status tuan rumah. Menurutnya, faktor kualitas dan permainan juga berperan penting.

“Menurut saya, secara kualitas, ketiga tim tuan rumah memang bagus,” kata Arnan saat dihubungi Tribunnews. “Faktor tuan rumah mungkin berpengaruh, tapi mereka juga punya kualitas dan ingin menunjukkan bahwa mereka bisa tampil di Piala Dunia 2026 karena memang kualitasnya, bukan tuan rumah semata.”

Kesimpulan

Dengan kekalahan yang mereka alami di babak 16 besar, impian ketiga tim tuan rumah Piala Dunia 2026 harus sirna. Meskipun tampil cukup baik di awal turnamen, mereka gagal melangkah lebih jauh. Babak 16 besar seolah menjadi kuburan bagi harapan mereka. Kini, ketiga negara tersebut hanya bisa menjadi penonton dalam sisa pertandingan Piala Dunia 2026.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

Prediksi Skor Borac Banja Luka vs Levski Sofia Liga Champions UEFA Hari Ini 8 Juli 2026

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?