Daftar 56 Program Prioritas Pemerintah Tahun 2027, Proyek Kendaraan Nasional Masuk Agenda
Pemerintah telah merancang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2027 yang mencakup sejumlah program prioritas nasional. Dalam rencana tersebut, terdapat total 56 program yang dibagi ke dalam delapan klaster utama. Salah satu program yang menarik perhatian adalah proyek pengembangan motor dan mobil nasional.
Dalam penyusunan RKP 2027, pemerintah memprioritaskan sejumlah sektor strategis untuk memperkuat kemandirian bangsa. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menjelaskan bahwa delapan klaster ini menjadi arahan utama pembangunan nasional. “PKPN ini dilaksanakan melalui delapan klaster utama dengan total 60 program untuk memperkuat kemandirian bangsa,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang disiarkan secara daring.
Berikut adalah daftar program prioritas yang masuk dalam RKP 2027:
Klaster Kedaulatan Pangan
- 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih
- 4.582 kapal ikan modern
- 40.000 lokasi budidaya ikan darat tematik
- Revitalisasi tambak nila salin seluas 14.090 hektare di Pantura
- Modeling dan replikasi 2.000 hektare tambak udang terintegrasi
- Pengembangan 2.000 hektare kawasan sentra industri garam nasional
- Pengembangan kawasan pangan terintegrasi
- Pengembangan kawasan perkebunan, meliputi sawit, tebu, kakao, kelapa, kopi, jambu mete, dan rempah-rempah
- Peningkatan produksi daging, susu, dan telur
Klaster Kemandirian Energi dan Air
- Mandatori Biodiesel 50 (B50)
- Mandatori Bioetanol 20 (E20)
- Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW
- Implementasi Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM)
- Konversi 6 juta unit motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik
- Pembangunan jaringan gas kota (jargas) untuk 1 juta sambungan rumah (SR)
- Peningkatan lifting minyak dan gas bumi
- Pembangunan 10 small scale green modular refinery dan 6 storage (deployable mass model)
- Eksplorasi 10 blok migas baru
- Elektrifikasi 10.000 desa
- Pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL)
- Pembangunan PLTA skala besar terintegrasi
- Program kompor listrik untuk 2-5 juta rumah tangga
- Optimalisasi 45.000 sumur minyak masyarakat
- Optimalisasi lifting di 13.824 sumur tua
- Program swasembada air
Klaster Pendidikan
- Program makan bergizi gratis bagi anak sekolah
- Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah/madrasah
- Bantuan perlengkapan sekolah
- Pembangunan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)
- Program Studio Guru
- Digitalisasi pendidikan melalui penyediaan 2 juta papan interaktif digital
- Pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru dan transformasi 80 Sekolah Garuda
- Pendirian 514 Sekolah Rakyat
- Pembangunan 10 universitas baru berbasis STEMM (Medical University)
- Program 500.000 lulusan SMK Go Global
- Pengembangan Akademi Olahraga Nasional dan pusat pelatihan nasional
- Peningkatan kesejahteraan guru melalui transfer langsung tunjangan
- Perlindungan anak di ruang digital melalui PP TUNAS
Klaster Kesehatan
- Program makan bergizi gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita
- Upgrade 66 rumah sakit
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Penuntasan tuberkulosis
Klaster Hilirisasi dan Industrialisasi
- Hilirisasi industri strategis (18 proyek)
- Pengembangan mobil nasional
- Pengembangan motor nasional
- Penguatan ekosistem industri kedirgantaraan
- Pengembangan industri semikonduktor
Klaster Infrastruktur, Perumahan, dan Ketahanan Bencana
- Pembangunan Giant Sea Wall
- Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera
- Gerakan ASRI (Gentengisasi, Pengendalian Sampah, dan Penghijauan)
- Program 3 juta rumah: 1 juta rumah baru dan 2 juta renovasi rumah
- Pengembangan jaringan kereta api nasional
Klaster Ekonomi Kerakyatan dan Desa
- Pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
Klaster Penurunan Kemiskinan
- Program PRO-KESRA bantuan sosial terintegrasi




