Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 6 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Zainal Arifin Mochtar Dihantui Telepon Asing
Politik

Zainal Arifin Mochtar Dihantui Telepon Asing

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Teror Telepon yang Mengancam Dosen Hukum

Seorang dosen hukum tata negara dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Zainal Arifin Mochtar, mengungkapkan pengalamannya menerima teror melalui telepon. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 2 Januari 2026, ketika ia menerima panggilan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota kepolisian.

Zainal menuliskan kronologi kejadian tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @zainalarifinmochtar, pada hari yang sama. Ia membagikan tangkapan layar panggilan telepon dengan nomor +6283817941429. Dalam unggahannya, Zainal menjelaskan bahwa orang yang menelepon menyampaikan pesan yang mengarahkan dirinya untuk segera hadir dan membawa KTP, dengan ancaman penangkapan jika tidak mengikuti instruksi tersebut.

Ia mengizinkan media untuk mengutip informasi dari unggahannya. Menurut Zainal, suara pria itu terdengar berat dan seolah memiliki otoritas tinggi. Meski demikian, ia hanya tertawa dan mematikan ponselnya kemudian melanjutkan aktivitasnya.

“Siapa pun tahu bahwa hal seperti ini adalah penipuan dan tidak jelas,” ujarnya.

Menurut Zainal, modus penipuan semacam ini terjadi karena masih adanya ruang bebas bagi penipu di tengah masyarakat. Ia juga menyayangkan bagaimana data warga negara sering kali diperjualbelikan dan digunakan sebagai target penipuan.

Zainal menegaskan bahwa ia tidak takut terhadap kejadian ini. Saat dikonfirmasi, ia tidak menunjukkan rasa curiga apakah ada pernyataannya yang keras mengkritik pemerintah sebelum kejadian tersebut.

Teror telepon terhadap Zainal ini terjadi beberapa hari setelah teror terhadap aktivis dan sejumlah influencer yang mengkritik penanganan bencana di Sumatera. Beberapa kasus teror lainnya juga tercatat, termasuk yang dialami oleh pemusik asal Aceh, Ramond Dony Adam alias D.J. Donny. Ia menerima kiriman bangkai ayam, surat ancaman, bahkan bom molotov.

Influencer asal Aceh lainnya, Shery Annavita, juga mengaku dikirimi sekantung telur busuk dan mengalami vandalisme di mobilnya. Tidak hanya para influencer, teror juga menimpa rumah Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik. Iqbal menerima kiriman bangkai ayam beserta pesan bernada ancaman. Teror terhadap Iqbal diduga berkaitan dengan kritiknya terhadap kinerja pemerintah dalam menangani bencana Sumatera.

Beberapa tokoh lain juga dilaporkan mengalami ancaman serupa, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap individu yang kritis terhadap pemerintah semakin marak.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa kejahatan digital dan ancaman melalui telepon semakin sulit dihindari. Dengan adanya kasus-kasus seperti ini, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas

30 Juni 2026

5 Aset Paling Populer: Peta Lokasi Aset Iran yang Dibekukan – Kongres AS Batasi Gerak Trump dalam Perang

30 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?