Identitas Korban Kecelakaan Masih Belum Diketahui
Seorang korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Kilometer 8, Jl Trans Sulawesi atau Jalur Kebun Kopi, Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, hingga kini masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Korban yang diketahui bernama Mohamad Idul, berusia 21 tahun, merupakan warga Desa Matako, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una.
Hingga Selasa (31/12/2025) siang, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Anuntaloko, Kabupaten Parigi Moutong. Pihak medis terus memantau kondisi kesehatannya, namun tingkat kesadarannya belum dapat dipastikan.
Kanit Laka Satlantas Polres Parigi Moutong, Aipda Djafar A, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran untuk menghubungi keluarga korban. Menurutnya, hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang datang atau menghubungi pihak kepolisian.
“Kami masih berupaya menghubungi keluarga korban. Sampai saat ini belum ada pihak keluarga yang datang atau menghubungi,” ujar Djafar kepada Indonesiadiscover.com, Rabu (31/12/2025).
Peristiwa Kecelakaan yang Menggemparkan
Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat ditemukan di lokasi kejadian, korban dilaporkan dalam kondisi lemah dan tidak sadarkan diri. Diduga korban terjun ke jurang sedalam sekitar 12 meter setelah kehilangan kendali saat melintas di jalur menurun.
Evakuasi korban dilakukan secara manual oleh warga dan pelintas jalan karena kondisi medan yang cukup ekstrem. Warga menggunakan sarung sebagai penopang tubuh korban dan menariknya menggunakan tali dari atas jurang. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Proses Investigasi dan Imbauan bagi Masyarakat
Satlantas Polres Parigi Moutong masih mendalami penyebab kecelakaan serta melakukan pendataan lanjutan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengenali korban atau mengetahui pihak keluarganya agar segera melapor.
Penelusuran keluarga dilakukan guna memastikan pendampingan medis serta kelengkapan administrasi korban. Proses ini juga menjadi bagian dari upaya pihak kepolisian dalam memastikan perlindungan hukum dan bantuan sosial bagi korban.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih berhati-hati melintasi Jalur Kebun Kopi. Jalur ini dikenal memiliki kondisi jalan yang menantang, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk.
Langkah-Langkah yang Dilakukan Pihak Berwenang
Pihak kepolisian telah memulai investigasi menyeluruh terkait kecelakaan tersebut. Tim penyidik akan memeriksa kondisi kendaraan korban, jalur tempat kejadian, serta kemungkinan faktor-faktor lain yang berkontribusi pada kecelakaan. Hasil investigasi ini akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab utama kejadian.
Selain itu, pihak rumah sakit juga terus memberikan perawatan maksimal kepada korban. Dokter dan perawat di RSUD Anuntaloko menyiapkan segala fasilitas medis yang diperlukan untuk meningkatkan peluang pemulihan korban.
Pentingnya Kesadaran Pengemudi
Kecelakaan yang menimpa Mohamad Idul menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas. Jalur Kebun Kopi sering kali menjadi titik rawan karena kondisi jalan yang sempit dan curam. Pengemudi disarankan untuk memperhatikan kondisi jalan, kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berkendara.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Pihak kepolisian dan instansi terkait juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pemasangan tanda peringatan di jalur-jalur yang berpotensi membahayakan pengendara.



