Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak
Hukum

Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 March 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Lembaga Perlindungan Anak NTT Menyampaikan Keprihatinan atas Kasus Eksploitasi Seksual terhadap Anak

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTT menyatakan keprihatinan dan mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi seksual terhadap seorang anak usia 14 tahun di Kota Kupang. Dalam pernyataannya, Ketua LPA NTT, Veronika Ata, SH, MH, mengungkapkan bahwa kasus ini bukan hanya sekadar tindak kriminal biasa, tetapi merupakan bentuk eksploitasi seksual komersial terhadap anak.

“Korban adalah anak yang harus dilindungi, bukan disalahkan,” ujarnya pada Jumat (27/3/2026). Ia menekankan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini, termasuk para laki-laki dewasa yang membeli atau menggunakan jasa seksual dari anak, juga dianggap sebagai pelaku kejahatan.

Pelaku Harus Diproses Secara Hukum Tanpa Kompromi

Veronika Ata menjelaskan bahwa perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana sesuai dengan Undang-Undang Pemberantasan TPPO, Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ia menambahkan bahwa kasus eksploitasi seksual komersial anak (ESKA) bisa terkait dengan maraknya HIV/AIDS.

“Anak-anak merupakan korban yang dieksploitasi, bahkan jika oleh teman sebaya. Mereka juga korban sistem sosial, ekonomi, dan penggunaan media sosial atau digital,” jelas Veronika Ata. Ia menilai bahwa meningkatnya kasus ESKA beriringan dengan naiknya angka HIV/AIDS, yang menjadi alarm serius bagi masyarakat.

Langkah yang Harus Dilakukan Pemerintah

Untuk menekan kasus ESKA dan HIV/AIDS, Veronika Ata menyarankan agar Pemerintah Daerah memperkuat pencegahan berbasis keluarga dan sekolah, termasuk edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif dan aman bagi anak. Selain itu, ia menyarankan penyediaan layanan pemulihan terpadu seperti psikologis, medis (termasuk tes HIV), serta operasi terpadu dan pengawasan ketat terhadap tempat kos, lokasi rawan, dan penggunaan aplikasi digital yang berpotensi menjadi ruang eksploitasi, seperti Michat.

Tindakan APH yang Diharapkan

Veronika Ata berharap Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari Polisi, Jaksa hingga Hakim, dapat menindak pelaku perekrut dan terutama pelaku dewasa yang menggunakan jasa seksual anak. Ia menyarankan penggunaan pasal berlapis sesuai UU Perlindungan Anak, UU TPKS, dan UU TPPO.

“APH hendaknya bisa mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan atau sindikat dan menjamin proses hukum yang ramah anak dan tidak menyalahkan korban,” tambahnya.

Peran Keluarga dan Masyarakat

Lebih lanjut, Veronika Ata meminta agar keluarga dan masyarakat meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak. Ia menekankan pentingnya tidak memberikan stigma dan menyalahkan kepada korban, serta membangun lingkungan yang aman di komunitas kita, termasuk di tingkat RT/RW dan Sekolah.

Edukasi dan Layanan Kesehatan yang Komprehensif

Terkait dengan edukasi kesehatan dan bahaya HIV/AIDS, Veronika Ata menekankan perlunya pendekatan kesehatan publik yang tidak diskriminatif. Ia menyarankan mempermudah akses layanan kesehatan seperti tes HIV, konseling, dan pengobatan terhadap anak yang terpapar HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya. Selain itu, edukasi yang tepat diperlukan agar anak terlindungi tanpa menormalisasi perilaku berisiko.

Kesimpulan

“Perlindungan anak harus lintas sektor dengan Pemerintah di garis depan. Anak wajib diselamatkan dan dipulihkan, sementara pelaku terutama orang dewasa harus dihukum maksimal tanpa kompromi,” tegas Veronika Ata.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?