Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Persaingan Kerja Meningkat, AI Bantu Temukan Talent Tersembunyi
Teknologi

Persaingan Kerja Meningkat, AI Bantu Temukan Talent Tersembunyi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecerdasan Buatan Mengubah Proses Rekrutmen di Tahun 2026

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diprediksi menjadi pengubah permainan dalam proses rekrutmen, terutama dengan semakin banyaknya lamaran kerja yang masuk ke perusahaan. Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat berbagai tahapan perekrutan dan membantu menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan posisi tertentu.

Menurut Country Manager LinkedIn untuk Inggris, Janine Chamberlin, AI akan menjadi bagian penting dalam cara perekrutan dilakukan pada 2026. Ia mengatakan bahwa tahun lalu merupakan masa eksperimen, ketika perusahaan dan profesional mulai mencoba langkah awal. Namun, 2026 menjadi tahun adopsi AI yang lebih luas, khususnya dalam perekrutan.

AI Percepat Proses dan Temukan Talent Tersembunyi

AI dapat membantu rekruter mempercepat tugas manual, seperti menyaring volume lamaran yang sangat tinggi serta menyeleksi CV dan surat lamaran untuk menemukan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan posisi tertentu. Menurut Chamberlin, teknologi ini juga membantu mengungkap kandidat yang sering kali terlewat dalam pencarian manual.

“Kami mendengar dari 60 persen rekruter bahwa AI membantu mereka menemukan talenta yang disebut sebagai ‘hidden gem’, yaitu kandidat yang mungkin terlewat dalam pencarian manual, tetapi muncul sebagai kecocokan yang baik karena AI dapat menilai keterampilan secara spesifik,” ujarnya.

Pasar Kerja Semakin Padat dan Kompetitif

Kondisi pasar tenaga kerja saat ini dinilai menantang, baik bagi perusahaan maupun pencari kerja. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih mendominasi pemberitaan, sementara persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.

Pada 2025, lebih dari 1 juta PHK diumumkan di Amerika Serikat (AS). Angka ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi Covid-19 pada 2020. Di sisi lain, jumlah pelamar per lowongan melonjak tajam. Riset terbaru LinkedIn menunjukkan jumlah pelamar per posisi terbuka di AS telah meningkat dua kali lipat sejak musim semi 2022.

Chamberlin menilai situasi ini menciptakan siklus yang melelahkan bagi kedua belah pihak. “Pencarian kerja menjadi lebih sulit karena setiap lowongan menerima begitu banyak lamaran. Pencari kerja melamar ke banyak posisi, sementara rekruter kewalahan menyaring lamaran dengan cepat untuk menemukan keterampilan yang tepat,” ujarnya.

Akibatnya, pencari kerja sering kali harus menunggu lama tanpa kepastian, yang kemudian mendorong mereka melamar ke lebih banyak posisi dan memperpanjang siklus tersebut. Dalam kondisi tersebut, AI disebut menjadi bagian besar dari solusi. Berdasarkan riset LinkedIn, 93 persen rekruter berencana meningkatkan penggunaan AI pada 2026.

Hindari Lamaran Kerja Generik

Awal tahun biasanya diiringi dengan meningkatnya jumlah lowongan dan pencari kerja yang lebih termotivasi. Namun, Chamberlin mengingatkan agar pelamar tidak mengirimkan lamaran massal dengan dokumen generik. Riset global LinkedIn terhadap 19.000 responden di berbagai negara menunjukkan 80 persen pekerja merasa tidak siap menghadapi pencarian kerja pada 2026. Hampir dua pertiga responden juga menilai proses mencari kerja kini semakin sulit.

Chamberlin menyarankan agar pelamar menyesuaikan CV dan surat lamaran secara spesifik, karena AI sering menjadi pihak pertama yang meninjau aplikasi kerja. “Melamar ke posisi yang benar-benar sesuai dengan keterampilan akan selalu lebih efektif dibanding mengirim banyak lamaran generik, baik untuk AI maupun manusia,” ujarnya.

Kesalahan CV yang Perlu Dihindari

Chamberlin juga menyebut AI dapat membantu pelamar merangkum lamaran agar lebih ringkas dan tepat sasaran, terutama dalam menonjolkan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.

“Dalam pasar kerja berbasis AI, kejelasan adalah kunci. Pastikan keterampilan Anda ditampilkan dengan jelas di CV, surat lamaran, dan profil LinkedIn,” kata dia. Selain itu, ia menyarankan penggunaan format CV yang sederhana dan menghindari template yang terlalu dekoratif karena dapat menyulitkan AI dalam membaca dan menilai informasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?