Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin
  • Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026
  • Rosa Sofi Meninggal Sebelum Wisuda, Kecelakaan Saat Akan Donorkan Darah untuk Teman, Diwakili Ibu
  • Cara Beijing Memahami Amerika
  • 5 Miliarder Muda dengan Kekayaan Luar Biasa Tahun 2026
  • Ramalan Zodiak Hari Ini: Nasib, Rezeki, dan Peluang 11 Mei 2026
  • Demo Penolakan Pergub JKA Berlanjut, Jubir Aceh Apresiasi Kepedulian Mahasiswa
  • 5 manfaat kabin mobil senyap untuk kenyamanan dan fokus berkendara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pengemudi Ojol Marah Dituduh Bantu Jambret, Panik Kejar Pencuri Ponsel
Hukum

Pengemudi Ojol Marah Dituduh Bantu Jambret, Panik Kejar Pencuri Ponsel

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Video Penjambretan Ponsel di Bandung Viral, Driver Ojol Dituduh Bersekongkol

Video yang menampilkan kejadian penjambretan ponsel milik penumpang driver ojek online (ojol) di kawasan Jalan Supratman–Ahmad Yani, Kota Bandung, telah viral di media sosial. Kejadian ini menimbulkan banyak perhatian dan komentar dari masyarakat, terutama setelah sang driver ojol dituduh berkomplot dengan pelaku.

Kesalahan Atribut Jaket Ojol

Sang driver ojol mengunggah video kejadian tersebut melalui akun Instagram pribadinya @hanjol10. Namun, video itu justru menimbulkan tudingan bahwa dirinya bersama pelaku dalam aksi penjambretan. Hal ini disebabkan oleh atribut jaket ojol yang digunakan oleh pelaku. Selain itu, ada warganet yang mengkritik sikap driver ojol yang dianggap tidak buru-buru mengejar pelaku.

Menanggapi tudingan tersebut, sang driver ojol memperlihatkan video lebih panjang untuk menjelaskan situasi kejadian. Ia mengatakan bahwa saat penjambretan, ia kaget dan masih bingung apa yang terjadi. Pelaku sempat menyenggol motornya dan langsung tancap gas.

Fokus pada Keselematan Korban

Driver ojol tersebut menjelaskan bahwa ia mencoba menenangkan korban terlebih dahulu karena posisi penumpang yang panik. “Saya mencoba menenarkan karena posisi si teteh (korban) gugurubugan,” ujarnya.

Setelah korban akhirnya berteriak maling, ia mulai mencoba mengejar pelaku dan berteriak maling dengan harapan ada pengendara lain yang membantu. Sayangnya, kondisi jalan saat kejadian lenggang. Ia juga mengaku sudah berusaha menambah kecepatan, namun tak ada orang yang mau mengejar.

Karena situasi penumpang yang panik dan pelaku sudah jauh, ia mencoba menenangkan korban agar tidak terjadi kecelakaan. Ia mengunggah video kejadian itu agar dapat dibantu warganet, namun tak menyangka videonya justru membuatnya dituduh komplotan dan bersekongkol.

Tanggapan Warganet

Berbagai komentar warganet muncul yang mendukung sang driver ojol. Beberapa dari mereka menyoroti bahwa driver ojol tersebut sudah berusaha sekeras mungkin untuk mengejar pelaku sambil memikirkan keselamatan penumpang. Ada juga yang menyebut bahwa motor yang digunakan oleh driver ojol adalah Astrea, sehingga kecepatannya tidak bisa cepat.

Beberapa warganet juga menyoroti bahwa aksi penjambretan itu juga disebabkan oleh kesalahan dari penumpang yang mengeluarkan handphone saat di jalan. Mereka menyarankan agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati saat menggunakan handphone di jalan, terutama pada situasi yang sepi.

Kronologi Penjambretan

Kejadian penjambretan HP penumpang driver ojol terjadi di Jalan Supratman–Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Korban merupakan seorang perempuan yang saat itu menjadi penumpang ojek online. Berdasarkan rekaman kamera driver ojol, korban terlihat sedang memegang handphone.

Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang, menyalip dari kanan dan langsung merampas HP penumpangnya tersebut. Korban yang terkejut spontan panik dan berteriak “maling-maling!”. Sang driver ojol sempat mengejar dan meneriaki pelaku namun berhasil melarikan diri.

Driver ojol menyatakan kejadian itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia mengaku sudah mengantongi identitas pelaku lewat nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku saat kejadian. Ia menulis keterangan bahwa “Tolong dak yang nemu orng ini, hp penumpang saya di begal. Motor Aerox plat D 2577”.

Kejadian Serupa di Jakarta

Sebelumnya, di Jakarta Barat juga terjadi aksi jambret hingga korban tersungkur dan pingsan. Dalam rekaman CCTV, pelaku mengenakan jaket driver ojek online dan sempat berhenti serta menarik korban. Wanita lanjut usia berinisial LSJ itu sempat mempertahankan barang berharganya hingga terseret dan jatuh pingsan.

Pelaku bernama BAS (28) warga Teluk Gong, Jakarta Utara, mengaku khilaf dan butuh uang untuk beli baju lebaran. Ia dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin

15 Mei 2026

Mahfud MD Ungkap Ketidakadilan Penegakan Hukum, Terkesan Dipaksakan dan Kencangkan Target: Tidak Profesional

15 Mei 2026

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin

15 Mei 2026

Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026

15 Mei 2026

Rosa Sofi Meninggal Sebelum Wisuda, Kecelakaan Saat Akan Donorkan Darah untuk Teman, Diwakili Ibu

15 Mei 2026

Cara Beijing Memahami Amerika

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?