Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pengaturan Jalan Filosofi Yogyakarta, Bus Wisata Dilarang Melintasi Titik Nol dan Tugu
Politik

Pengaturan Jalan Filosofi Yogyakarta, Bus Wisata Dilarang Melintasi Titik Nol dan Tugu

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penataan Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan melanjutkan penataan kawasan Sumbu Filosofi pada tahun ini. Salah satu langkah utamanya adalah memperketat akses bus pariwisata yang melintas di jantung kota, khususnya di seputaran Titik Nol Kilometer dan Tugu Pal Putih. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi tekanan langsung kendaraan besar di kawasan inti Sumbu Filosofi.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tahapan untuk mengurangi kemacetan yang sering disebabkan oleh lalu lalang bus besar. Targetnya adalah pada tahun 2026, Titik Nol Kilometer harus bersih dari lalu lalang bus besar.

“Targetnya tahun ini Titik Nol tidak dilewati bus. Kita sudah mulai dari sisi barat, bus dari barat tidak boleh lagi ke timur (arah Titik Nol). Mereka harus berhenti di kantong parkir Ngabean,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Implementasi di Lapangan

Mengenai implementasi di lapangan, Hasto menyampaikan bahwa pihaknya telah memasang pembatas jalan di sisi timur Titik Nol Kilometer. Pendekatan persuasif juga dilakukan kepada pengelola Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati. Penjagaan ketat juga dilakukan di sisi utara, tepatnya di simpang empat Gramedia atau Jalan Jenderal Sudirman menuju Tugu Pal Putih.

“Bus yang membawa bukti reservasi hotel saja yang boleh masuk ke arah Tugu. Kita buatkan aplikasi, jadi petugas tinggal mengecek. Kalau tidak ada reservasi, bus diarahkan belok kiri, ke arah Kridosono, atau parkir di Menara Kopi,” tegasnya.

Menurutnya, jika revitalisasi Terminal Giwangan sudah siap dioperasikan sepenuhnya, maka kantong parkir bus di Jalan Senopati akan dihapus. Namun, untuk saat ini, salah satu titik tekanan akibat parkir dan aktivitas bus pariwisata tersebut, akan dikurangi dahulu beban kendaraannya.

“Kita kondisikan Senopati supaya lebih baik dan tidak seperti sekarang. Langkah pertamanya, ya bebannya dikurangi dulu. Setelah itu, baru kita cari solusi lanjutan,” tambah Wali Kota.

Tata Kelola Kota

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, menyampaikan bahwa penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan dunia membawa konsekuensi besar dalam tata kelola kota. Salah satu tekanan terbesar datang dari pergerakan lalu lintas, khususnya bus pariwisata, di titik-titik yang beririsan dengan garis imajiner tersebut.

“Kondisi itu tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas, tapi juga berpengaruh terhadap kualitas kawasan, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi pariwisata,” jelasnya.

Dalam konteks itulah, kawasan Yogyakarta bagian selatan, yang berpusat di Terminal Giwangan, dinilai memiliki posisi yang sangat strategis. Tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi dan pintu masuk kota, tapi juga diposisikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Yogyakarta selatan.

Kawasan tersebut, katanya, telah menyandang status Kawasan Strategis Kota dan jadi lokus pembangunan prioritas via dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2025–2029.

Agus menambahkan, penguatan peran Terminal Giwangan semakin terbuka setelah Pemerintah Kota Yogyakarta memperoleh hak pengelolaan lahan di sisi selatannya.

“Pengelolaan Kawasan Terminal Giwangan pada dasarnya merupakan bagian integral dari perjalanan strategis dan prioritas pembangunan Kota Yogyakarta, untuk mendorong pemerataan pembangunan wilayah selatan dan penguatan struktur ekonomi kota,” ungkapnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?