Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan
  • Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris
  • Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air
  • Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan
  • Ramalan zodiak Cancer, Leo, Virgo hari ini: Cinta dan keuangan
  • Belanja Pegawai APBD Bantaeng 2026 Tembus 47 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
  • Lebih Baik dari Ngumoha, Bintang Bayaran Besar Setuju Bergabung dengan Liverpool
  • Diskon Tiket KM Nggapulu Semua Rute, Jadwal Kapal Pelni Sampai 21 Juli, Jakarta-Ambon-Bitung 2 Kali
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Mata Satu di Musik Video Abadhi Jadi Sorotan, Isyana Sarasvati Dihujat Isu Sekte Satanik
Hiburan

Mata Satu di Musik Video Abadhi Jadi Sorotan, Isyana Sarasvati Dihujat Isu Sekte Satanik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Isyana Sarasvati Merespons Tudingan Mengenai Karya Musiknya

Isyana Sarasvati, seorang penyanyi ternama di Indonesia, kini tengah menjadi sorotan setelah video musik terbarunya dari album Eklektiko diduga menyembunyikan simbol-simbol yang berkaitan dengan okultisme. Dalam responsnya terhadap spekulasi tersebut, Isyana mengunggah lirik yang penuh makna sebagai bentuk refleksi karyanya.

Lirik yang ia unggah berisi kalimat-kalimat filosofis seperti “Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through.” Dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut diterjemahkan sebagai “Terkadang cahaya murni, terkadang gelombang kejam, aku sedang melewatinya.” Unggahan ini langsung mendapatkan dukungan besar dari para penggemarnya, yang memberikan semangat kepada penyanyi yang sering bereksperimen dalam konsep musiknya.

Di tengah perbincangan yang ramai, suami Isyana, Rayhan Maditra, turut menyampaikan pandangannya. Ia menilai bahwa polemik yang muncul merupakan bagian dari ujian bagi seorang musisi ketika karya yang dibuat dengan kejujuran justru ditafsirkan berbeda oleh publik. Ia juga berharap agar spekulasi yang berkembang tidak berubah menjadi fitnah, terlebih di bulan suci Ramadan.

Fenomena Serupa dengan Baskara Putra

Isyana Sarasvati bukanlah satu-satunya musisi yang dituduh terkait simbol okultisme. Sebelumnya, vokalis band Feast, Baskara Putra atau lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, juga sempat viral karena dituduh menyebarkan aliran satanik dan iluminati.

Dalam sebuah konser, Baskara meminta penonton untuk menutup mata saat menyanyikan lagu “Matahari Tenggelam.” Di tengah lagu, penonton diminta membuka kembali penutup mata mereka dan disuguhi dengan kehadiran patung yang diduga sebagai simbol satanis. Patung tersebut dikaitkan dengan baphomet, entitas setan yang diyakini disembah oleh Kesatria Templar.

Selain itu, layar LED di panggung juga menampilkan tanda segitiga mata satu. Hal ini memicu warganet untuk menuduh Baskara Putra menyelipkan ajaran setan dan iluminati saat konser berlangsung.

Meski begitu, Baskara Putra memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @wordfangs. Ia menjelaskan bahwa patung dalam konser terinspirasi dari tema mitologi kuno Yunani, Blue Valley. Meskipun demikian, spekulasi dan perdebatan tentang aliran satanis dan Illuminati tetap berlanjut.

Tanggapan Santai dari Baskara Putra

Baskara Putra merespons tudingan tersebut secara santai. Melalui akun Twitternya @wordfangs, ia membuat cuitan yang mengatakan: “Pujiku Tuhan dianggap illuminati. Apakah ini tandanya aku sudah dianggap sukses?” Cuitan ini kini telah mendapat lebih dari 14 ribu like. Responsnya ini menunjukkan bahwa ia tidak terlalu khawatir dengan spekulasi yang berkembang.

Kasus Isyana Sarasvati dan Baskara Putra menunjukkan bahwa banyak musisi yang dituduh terkait simbol-simbol okultisme, meskipun tidak ada bukti nyata yang mendukung tudingan tersebut. Spekulasi ini sering kali muncul karena kurangnya pemahaman publik terhadap konsep-konsep artistik yang digunakan dalam karya musik.

Peran Media Sosial dalam Penyebaran Spekulasi

Media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran spekulasi mengenai karya seni. Dalam kasus Isyana Sarasvati, tudingan mengenai simbol-simbol satanik muncul setelah beberapa pengguna media sosial menyoroti visual dalam video musik lagu “Abadhi.” Visual mata satu yang muncul dalam video tersebut kemudian ditafsirkan sebagai simbol yang sering dikaitkan dengan satanisme.

Namun, hal ini menunjukkan bahwa penafsiran publik sering kali jauh dari kejujuran karya aslinya. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk lebih teliti dan tidak mudah percaya pada spekulasi tanpa bukti yang jelas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Saya Ingin Jadi Ustaz, Santri yang Dibakar Tetap Ingin Sekolah

25 Juni 2026

Pemerintah dan PLN Segera Jalankan PLTS 100 GW, Industri Surya Lokal Siap Berkontribusi

25 Juni 2026

Mantan Wakil Kepala BGN Buka Suara Soal Pengadaan CCTV Fiktif Rp 300 Miliar Era Dadan

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan

29 Juni 2026

Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris

29 Juni 2026

Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air

29 Juni 2026

Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?