Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 6 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kronologi Pria Tapos Tewas Dianiaya TNI AL dan Warga
Hukum

Kronologi Pria Tapos Tewas Dianiaya TNI AL dan Warga

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Insiden Penganiayaan di Tapos: Dua Korban Kritis, Satu Tewas

Sebuah kejadian penganiayaan yang menimpa dua orang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terjadi di wilayah Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat ditemukan, kedua korban dalam kondisi kritis dan tidak berdaya.

Korban pertama berinisial WAT (24) dan DN (29) ditemukan di dalam mobil boks yang terparkir di pinggiran Gang Swadaya Emas. Mereka mengalami luka-luka yang cukup parah. Setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Brimob, satu dari korban meninggal dunia sementara satunya lagi masih menjalani perawatan intensif.

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Mudi, salah satu pelaku penganiayaan diduga merupakan oknum anggota TNI AL berpangkat Serda. Pelaku tersebut sudah dibawa oleh POMAL (Pusat Polisi Militer) untuk menjalani proses hukum.

Saat ini, keluarga korban telah membuat laporan penganiayaan tersebut di Mapolres Metro Depok. Laporan tersebut akan diikuti dengan pemeriksaan para saksi oleh pihak kepolisian.

Penyelidikan dan Proses Hukum

Oknum anggota TNI AL yang diduga menjadi pelaku adalah Serda M. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan anggota TNI AL. Saat ini, TNI AL melalui Polisi Militer (PM) Kodaeral III telah mengamankan terlapor Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis.

Menurut Tunggul, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer. TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kronologi Penganiayaan

Tunggul menjelaskan, penganiayaan tersebut bermula saat Serda M bersama warga mencurigai dua orang datang ke lingkungan tempat tinggalnya akan melakukan transaksi ilegal. Akibatnya, Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban.

Imbas dari penganiayaan tersebut, satu orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Brimob dan satu lainnya mengalami luka berat.

Langkah TNI AL dalam Menangani Kasus Ini

TNI AL telah mengambil langkah-langkah tegas dalam menangani kasus ini. Selain mengamankan pelaku, pihak TNI AL juga memastikan bahwa proses hukum dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam pernyataannya, Tunggul menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas.

Peran dan Tanggung Jawab Pihak Terkait

Selain TNI AL, pihak kepolisian juga telah melakukan langkah-langkah penyelidikan terhadap kasus ini. Dengan adanya laporan resmi dari keluarga korban, pihak kepolisian akan segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat.

Dari segi hukum, TNI AL dan pihak kepolisian akan bekerja sama dalam memproses kasus ini agar dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Kesimpulan

Insiden penganiayaan yang menimpa dua orang di wilayah Tapos, Depok, menunjukkan pentingnya penegakan hukum dan tanggung jawab dari setiap individu, termasuk anggota militer. Dengan adanya proses hukum yang transparan dan profesional, diharapkan kasus seperti ini tidak terulang kembali dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Tampar Badut Saat Bawa Motor, Akhirnya Damai dengan Rp 150 Ribu

25 Juni 2026

Nasib Polisi yang Tampar Badut, Kini Damai Setelah Bayar Rp150 Ribu

25 Juni 2026

Pengukuhan Pengurus AK3L Kepri 2026-2031 untuk Kurangi Kecelakaan Konstruksi

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?