Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf
Politik

Kronologi Jawaban Regu B dan C Berbeda, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 May 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kalbar Berujung Kontroversi

Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026) memicu polemik usai keputusan dewan juri dinilai kontroversial. Ajang ini diikuti sembilan SMA dari berbagai daerah di Kalbar, dengan tiga sekolah berhasil melaju ke babak final, yaitu SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Polemik kemudian muncul saat sesi rebutan jawaban ketika peserta mendapat pertanyaan, “DPR dalam memilih anggota BPK wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?” Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi tim pertama yang memberikan jawaban.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar seorang siswi dari Regu C. Namun, dewan juri justru memutuskan untuk mengurangi nilai Regu C sebanyak lima poin.

Setelah itu, pertanyaan yang sama dialihkan kepada regu lain dan dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. Jawaban Regu B sama persis dengan jawaban Regu C. Dengan demikian, dewan juri menyatakan jawaban Regu B benar. Keputusan tersebut langsung diprotes oleh Regu C karena merasa jawaban yang mereka sampaikan tidak berbeda.

Juri lalu menjelaskan bahwa Regu C dianggap tidak menyebut unsur “pertimbangan DPD” dalam jawabannya. Namun, Regu C membantah alasan tersebut dan bahkan meminta audiens untuk menjadi saksi atas jawaban yang telah mereka sampaikan. Meski menuai protes, hasil akhir perlombaan tetap tidak berubah.

Regu B dari SMAN 1 Sambas akhirnya ditetapkan sebagai juara tingkat provinsi karena memperoleh nilai tertinggi secara keseluruhan, mengungguli Regu C dari SMAN 1 Pontianak.

Tanggapan Wakil Ketua MPR RI

Alhasil keputusan dewan juri dalam Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar ini menjadi sorotan publik. Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf atas kelalaian dewan juri dalam perlombaan tersebut.

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Akbar dalam keterangan resmi MPR RI, Senin (11/5/2026). Ia menegaskan bahwa dewan juri dalam LCC 4 Pilar seharusnya menjunjung objektivitas serta sigap menanggapi keberatan dari peserta.

Pimpinan MPR RI dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu juga menyayangkan munculnya polemik dalam proses penilaian lomba tersebut. Menurut Akbar, kejadian di Kalbar akan dijadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan LCC 4 Pilar ke depan bisa berlangsung lebih profesional.

Evaluasi itu tidak hanya menyasar keputusan juri, tetapi juga mencakup kinerja panitia, termasuk persoalan teknis seperti tata suara dan mekanisme pengajuan banding saat lomba berlangsung.

“Saya melihat, Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Akbar.

Peran Indri Wahyuni dalam Kontroversi

Sosok Indri Wahyuni, Anggota MPR Persoalkan Artikulasi Siswa di LCC 4 Pilar, Jawaban Benar Disalahkan. Berikut ini adalah sosok Indri Wahyuni.

Nama Indri Wahyuni saat ini tengah jadi perhatian publik. Indri Wahyuni adalah Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI. Indri Wahyuni menjadi perhatian publik setelah cuplikan Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Indri Wahyuni menyoroti artikulasi seorang siswa saat menjawab pertanyaan, yang kemudian membuat jawaban itu dianggap keliru oleh dewan juri. Pada momen itu, Indri Wahyuni terlihat membela keputusan juri lain, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita WB.

Mengacu pada data resmi di laman MPR per Senin (11/5/2026), Indri Wahyuni merupakan pejabat yang bertugas di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI. Saat ini, ia menduduki posisi sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.

Dalam kesehariannya, Indri Wahyuni aktif terlibat dalam berbagai program kelembagaan. Khususnya kegiatan yang berkaitan dengan sosialisasi Empat Pilar MPR ke berbagai daerah di Indonesia. Perannya di Badan Sosialisasi menjadikannya salah satu sosok penting dalam pelaksanaan ajang edukatif seperti LCC 4 Pilar untuk kalangan pelajar.

Tak hanya soal jabatan, laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) milik Indri Wahyuni juga ikut menarik perhatian publik. Dalam laporan tertanggal 27 Maret 2026, total harta kekayaannya mencapai Rp 4,9 miliar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?