Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 19 April 2026
Trending
  • Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
  • 5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams
  • Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026
  • SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan
  • TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • 6 Perbedaan Penting Ninja Van dan Ninja Xpress yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Harus Dibuka Dulu? Ini Penyebabnya
  • Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kasus Santri Wonogiri Tewas Bikin Warga Resah, Minta Ponpes Ditutup
Hukum

Kasus Santri Wonogiri Tewas Bikin Warga Resah, Minta Ponpes Ditutup

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keresahan Warga di Sekitar Ponpes Santri Manjung

Warga yang tinggal di sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri, mengaku khawatir dengan kondisi pengawasan terhadap para santri di ponpes tersebut. Mereka merasa bahwa pengawasan tidak cukup ketat dan berpotensi membahayakan keselamatan santri serta keamanan lingkungan sekitar.

Salah satu warga yang enggan disebut identitasnya mengatakan bahwa ada hal-hal yang mencurigakan terkait kematian salah satu santri di ponpes tersebut. Informasi ini sempat memicu rencana beberapa warga untuk mendatangi ponpes, tetapi rencana tersebut dibatalkan setelah polisi turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Warga sangat resah mengetahui hal itu. Ibu korban adalah warga asli Manjung, saat ini tinggal di Jatiyoso Karanganyar,” ujar warga tersebut, Minggu (21/12/2025).

Penyebab Keresahan Warga

Selain kasus kematian, warga juga sudah lama merasa tidak nyaman dengan pengawasan yang dinilai lemah terhadap santri. Mereka menganggap hal ini bisa merugikan masyarakat sekitar. Santri diberi kebebasan untuk keluar masuk ponpes hingga larut malam, sehingga memicu kekhawatiran tentang tindakan yang tidak terkendali.

Tidak hanya itu, ada laporan dugaan pencurian yang dilakukan oleh santri terhadap warga sekitar. Salah satu contohnya adalah ketika seorang warga kehilangan ikan yang mereka pelihara, dan banyak dari hasil panen tersebut hilang tanpa diketahui penyebabnya.

“Pengawasannya sangat kurang. Contoh lain ada warga yang punya ikan, tapi banyak yang diambil,” ujar warga tersebut.

Harapan Warga Terhadap Ponpes

Peristiwa meninggalnya seorang santri yang dianggap janggal semakin memperkuat rasa khawatir warga. Mereka berpendapat bahwa jika pengawasan dilakukan secara maksimal, insiden seperti ini tidak akan terjadi.

“Warga juga berharap ponpes itu ditutup sementara. Setidaknya sampai proses kasus ini selesai. Kasihan juga santrinya,” tambahnya.

Sebelumnya, penganiayaan terjadi di salah satu kamar pondok pada Sabtu (13/12/2025) menjelang maghrib. Berdasarkan pengakuan para pelaku, tindakan itu dipicu karena korban enggan mandi dan mencuci bajunya sendiri. Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, yaitu dada, kepala, perut, kaki, dan tangan.

Para pelaku mengaku melakukan penganiayaan dengan tangan kosong. Setelah mengalami kekerasan, korban sempat dirawat di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Senin (15/12/2025).

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

16 April 2026

4 Berita Terkini Sumbar: Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Tewaskan Korban, Hari Pertama WFH ASN Pemprov

16 April 2026

Pria Telantar Dihukum Karena Tidur di Garasi, Pemilik Memaafkannya

16 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026

16 April 2026

SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan

16 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?