Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 7 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
Hukum

Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kakek Tewas Ditusuk 13 Kali oleh Pelaku yang Diduga Gangguan Kejiwaan

Korban bernama Sutrisno (60) tewas setelah mengalami penusukan sebanyak 13 kali oleh pelaku bernama Noval. Peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban yang berada di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Minggu (11/1/2026) pagi.

Pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berhasil ditangkap oleh warga setempat beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam penusukan tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat pelaku menggunakan pakaian hoodie hitam dan menyusup masuk ke dalam rumah korban. Alex, Ketua RT 05 Kelurahan Megang, menyebut bahwa antara korban dan pelaku sama-sama tidak saling mengenal.

“Korban baru pulang dari masjid langsung diserang,” ujar Alex. Menurutnya, korban dikenal baik dan bermasyarakat serta tidak memiliki musuh sama sekali. “Korban tidak ada musuh sama sekali, orangnya baik dan bermasyarakat,” tambahnya.

Saat warga mendatangi rumah Sutrisno, mereka melihat darah segar mengalir dari dalam rumah hingga teras rumah. Saat itu, cucu korban sedang histeris, sehingga membuat puluhan warga keluar rumah.

Sutrisno menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri. Pada saat kejadian, ia masih menggunakan kain sarung. Saat ini, korban sudah dilarikan ke rumah sakit Ar Bunda untuk mendapat perawatan.

Pengakuan Cucu Korban

Dimas, cucu Sutrisno, mengatakan bahwa kakeknya diserang secara membabi buta menggunakan senjata tajam. “Kakek saya itu didorong pelaku langsung diserang dengan pisau secara membabi buta,” kata Dimas kepada Tribunsumsel.com.

Cerita Dimas bermula saat adiknya yang duduk di bangku SD membuka terali pintu rumah. Saat itu, suasana lorong rumah masih dalam keadaan sepi karena masih pagi. Tiba-tiba, di depan rumahnya ada laki-laki menggunakan hoodie hitam yang tak dikenal.

“Kemudian laki-laki itu langsung mengejar adik saya, adik saya langsung masuk rumah,” cerita Dimas. Karena mendengar teriakan cucunya, Sutrisno yang masih berada di kamar sehabis pulang dari Masjid menunaikan salat subuh.

Sutrisno hari ini pulang agak belakangan dari masjid, sehabis bercengkrama dengan para jamaah lainnya. Saat kejadian, Sutrisno masih mengenakan sarung, mendengar teriakan cucunya ia langsung keluar kamar.

“Awalnya adik saya sedang di luar, kemudian datang pelaku menanyakan kakek saya langsung ngejar,” ulangnya. Kemudian pelaku saat melihat Sutrisno langsung masuk ke dalam rumah dan mendorongnya, pelaku menusuknya bertubi-tubi.

Kakeknya langsung melawan, ia menendang pelaku hingga terjatuh, namun pelaku kembali menyerangnya dengan pisau. “Pelaku itu terus saja menusuk kakek saya. Kakek hanya bisa nendang-nendang pelaku, jadi lukanya banyak di kaki,” ungkapnya.

Penangkapan Pelaku

Dimas yang melihat kakeknya diserang orang tak dikenal langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun melihat kejadian itu ada yang langsung menyelamatkan Sutrisno ke rumah sakit dan mengejar pelaku.

“Setelah pengejaran pelaku berhasil diamankan warga beserta senjata tajam miliknya,” ujarnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Tampar Badut Saat Bawa Motor, Akhirnya Damai dengan Rp 150 Ribu

25 Juni 2026

Nasib Polisi yang Tampar Badut, Kini Damai Setelah Bayar Rp150 Ribu

25 Juni 2026

Pengukuhan Pengurus AK3L Kepri 2026-2031 untuk Kurangi Kecelakaan Konstruksi

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?