Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 22 Juni 2026
Trending
  • Ramalan Shio 22 Juni 2026: Anjing dan Naga Paling Beruntung
  • AI dalam seni dan hak cipta: mitos atau ancaman?
  • Dari Selatan Sulawesi ke Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Pertama
  • Disdukcapil Singkawang Umumkan 75,58 Persen Warga Miliki KIA pada 2026
  • 5 Alasan Orang Kesulitan Keluar dari Utang Konsumtif
  • Kabid BKAD Purwakarta Ditemukan Tewas, Rekan dan Keluarga Diperiksa
  • Wapres Gibran Pantau MBG di NTT, Ajak Guru Diskusi, 5 Mahasiswa Cek Dampak Program
  • Skor 2-1, Klasemen Terkini Timnas U19 Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U19 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kabid BKAD Purwakarta Ditemukan Tewas, Rekan dan Keluarga Diperiksa
Hukum

Kabid BKAD Purwakarta Ditemukan Tewas, Rekan dan Keluarga Diperiksa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penemuan Jasad Yogi Saleh di Rumahnya

Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di kamarnya pada Minggu (14/6/2026). Korban ditemukan oleh istrinya setelah ia pulang dari menghadiri acara wisuda bersama anak dan mertuanya.

Korban tinggal di Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta. Ia ditemukan dalam keadaan tergeletak di kamar dengan luka tusuk di bagian leher serta bekas jeratan yang mencurigakan. Polres Purwakarta langsung melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi

Polisi telah memeriksa tiga saksi, yaitu istri korban, mertua, dan rekan kerja Yogi. Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Selain itu, polisi juga mengamankan ponsel milik korban dan istrinya untuk diperiksa melalui metode digital forensik.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan handphone dan meneliti dokumen-dokumen yang ada, apakah ada hubungannya dengan kejadian ini,” ujarnya. Tim penyidik Polres Purwakarta dibantu oleh Polda Jabar dan Puslabfor juga telah mengambil sidik jari di sekitaran TKP.

Kronologi Penemuan Jasad

Menurut AKP I Made Purwantara, sebelum ditemukan meninggal, istri korban bersama anak dan mertuanya meninggalkan rumah untuk menghadiri wisuda di Hotel Harper Purwakarta sekitar pukul 16.00 WIB. Pada pukul 19.30 WIB, istri korban pulang dan mendapati rumah dalam kondisi terkunci serta lampu mati.

“Istri korban sempat menggedor pintu depan dan memeriksa bagian belakang rumah, namun seluruh akses masih terkunci dari dalam,” katanya. Akhirnya, istri korban masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela. Sesampainya di kamar, ia kaget melihat ceceran darah.

“Ketika pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di dalam kamar,” ujarnya. Polisi yang mendapatkan laporan langsung menuju TKP. Dari pemeriksaan awal, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

Hasil Visum dan Barang Bukti

Hasil visum luar sementara menunjukkan adanya tiga luka tusuk di bagian leher serta bekas jeratan. Selain itu, ada luka robek di bagian ulu hati serta beberapa memar di lutut dan pergelangan kaki. “Ini masih dugaan sementara berdasarkan temuan di lapangan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau tindak pidana,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, pihak penyidik menemukan sejumlah barang mencurigakan di rumah korban, yakni tangga, potongan kabel, dan ikat pinggang. Benda-benda tersebut diduga ada kaitannya dengan kematian korban. Pisau dapur sepanjang sekitar 10-15 sentimeter juga ditemukan di rumah korban.

Masih Menunggu Hasil Autopsi

Selain menunggu hasil autopsi, pihak kepolisian juga sedang mendalami kemungkinan adanya indikasi perampokan. “Hingga saat ini kami belum menemukan indikasi perampokan maupun tanda-tanda perkelahian di dalam rumah. Dompet, uang tunai, telepon genggam, dan identitas korban masih berada di lokasi,” kata Made.

Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan petunjuk-petunjuk lain untuk memastikan penyebab pasti kematian Yogi Saleh. Sampai saat ini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tiyo Ardianto Dilaporkan Lagi ke Polisi Terkait Dugaan Penghinaan Prabowo dan MBG

22 Juni 2026

Profil mantan bos BRI Ventures Nicko dan William yang dihukum penjara terkait TaniHub

22 Juni 2026

Kericuhan Eksekusi Hotel Sultan, 29 Petugas Terluka, 119 Orang Ditangkap

22 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Shio 22 Juni 2026: Anjing dan Naga Paling Beruntung

22 Juni 2026

AI dalam seni dan hak cipta: mitos atau ancaman?

22 Juni 2026

Dari Selatan Sulawesi ke Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Pertama

22 Juni 2026

Disdukcapil Singkawang Umumkan 75,58 Persen Warga Miliki KIA pada 2026

22 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?