Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Ketua RT di Desa Palon Blora Diperiksa Polisi Usai Naik Motor di Jalan Basah
  • Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026
  • Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir
  • Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana
  • Plataran Six Series Peace Run 2026: Lari Menjelajahi Keindahan Alam Indonesia
  • Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil
  • Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya
  • Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Ini Identitas Pemilik Potongan Tubuh yang Ditemukan di Ketewel? Polda Bali Uji DNA
Hukum

Ini Identitas Pemilik Potongan Tubuh yang Ditemukan di Ketewel? Polda Bali Uji DNA

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Maret 2026Tidak ada komentar6 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelidikan Mutilasi di Gianyar dan Penculikan WNA Ukraina

Kepolisian Daerah (Polda) Bali kini tengah fokus pada penyelidikan terkait penemuan potongan tubuh yang ditemukan di wilayah Ketewel, Gianyar. Tim penyidik sedang melakukan identifikasi terhadap korban tersebut dan mendalami kemungkinan keterkaitannya dengan seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Penemuan potongan tubuh manusia ini menggegerkan warga Bali. Langkah medis segera diambil dengan mengevakuasi seluruh bagian tubuh ke Rumah Sakit Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar. Di sana, tim DVI Biddokkes Polda Bali dan Bidlabfor bekerja keras untuk mengambil sampel DNA guna kepentingan autopsi dan pencocokan data. Proses ini penting karena polisi harus memastikan identitas pemilik potongan tubuh tersebut serta membandingkannya dengan laporan orang hilang dalam waktu dekat ini.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menjelaskan bahwa salah satu langkah tim penyidik saat ini adalah mencocokkan sampel DNA dari potongan tubuh dengan profil WNA Ukraina yang dikabarkan menjadi korban penculikan. Ia membenarkan bahwa profil WNA tersebut masuk dalam daftar prioritas pencocokan. Namun, proses ini juga dilakukan terhadap korban lain yang dinyatakan hilang.

“Ya, termasuk salah satunya itu (WNA Ukraina). Jadi kita berkoordinasi dengan pihak keluarga, kemudian mengambil sampel DNA untuk kita cocokkan dengan penemuan mayat ini, apakah cocok atau tidak,” jelas Kabid Humas dijumpai di ruang kerjanya, pada Jumat 27 Februari 2026.

Selain uji DNA, polisi juga tengah mendalami kemiripan ciri fisik, khususnya mengenai adanya tato pada potongan tubuh yang ditemukan. Meski ada dugaan kuat mengenai kemiripan tato tersebut dengan identitas korban penculikan, pihak kepolisian tetap mengedepankan prinsip scientific crime investigation.

Menurut Ariasandy, kondisi jenazah yang sudah mulai mengalami pembusukan membuat tim forensik harus bekerja ekstra hati-hati. Ia menyatakan bahwa dugaan-dugaan mengenai ciri fisik memang ada, namun kepastian mutlak harus menunggu hasil analisis kedokteran forensik agar bisa disinkronkan dengan data korban yang dinyatakan hilang.

Proses Olah TKP dan Identifikasi Awal

Kekejaman pelaku dalam kasus ini terlihat dari kondisi potongan tubuh yang ditemukan. Kombes Pol Ariasandy mengonfirmasi bahwa jasad tersebut merupakan korban mutilasi karena ditemukan dalam kondisi terpisah-pisah, mulai dari kepala, tangan, bahu, paha, hingga telapak kaki dan organ dalam. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan pengamatan awal, cara pelaku memotong tubuh korban tergolong sangat sadis.

Polisi menduga potongan tubuh tersebut sengaja dibuang ke air dan terbawa arus hingga akhirnya tersangkut di muara saat air laut mengalami pasang surut. Sejauh ini, sebagian besar bagian tubuh telah ditemukan, namun beberapa bagian kecil seperti telapak tangan masih dalam proses pencarian oleh tim di lapangan.

“Sebagian besar potongan tubuh ketemu, mungkin yang hilang itu telapak tangan, semacam itu, sebagian lengan kanan kiri, dada, kemudian bagian paha yang ditemukan. Telapak kaki kanan, yang lainnya masih belum ditemukan,” bebernya.

Polda Bali berkomitmen untuk mengungkap dalang di balik aksi keji ini sembari menunggu hasil resmi dari laboratorium forensik. Selain fokus pada bukti fisik, tim penyidik juga tengah bergerak mengecek keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi serta memeriksa rekaman CCTV di seputaran tempat ditemukannya potongan mayat tersebut guna melacak jejak pelaku.

Video Viral Penculikan Anak Bos Kriminal Ukraina

Jagat media sosial saat ini tengah dihebohkan dengan beredarnya rekaman video dari seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28) yang mengaku sedang diculik. Dalam video tersebut, IK yang tampak mengalami luka serius mengaku telah diculik di wilayah Kuta Selatan dan memohon bantuan keluarganya untuk membayar tebusan fantastis senilai US$10 juta atau setara dengan Rp157 miliar.

Menanggapi situasi yang meresahkan masyarakat tersebut, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait hilangnya warga Ukraina tersebut. Kini tim gabungan dari Polsek Kuta Selatan, Polresta Denpasar, dengan bantuan penuh dari Polda Bali sedang bekerja intensif di lapangan.

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa bermula pada Minggu 15 Februari 2026 malam sekitar pukul 22.30 WITA di kawasan Jimbaran. Saat itu, korban bersama dua orang rekan laki-lakinya tengah mengendarai sepeda motor dengan rencana untuk berlatih mengendarai kendaraan roda dua di medan tanjakan di Jimbaran. Dalam perjalanan menuju lokasi latihan, salah satu rekan korban melaju lebih dahulu di depan. Namun, saat menoleh ke belakang, ia menyadari bahwa IK dan satu rekan lainnya tidak lagi terlihat.

Setelah dilakukan pengecekan kembali ke titik semula, didapati informasi bahwa mereka telah diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saksi hanya menemukan barang-barang milik korban berupa telepon genggam, tas, dan dompet yang kemudian langsung diamankan sebagai barang bukti awal untuk dilaporkan ke kepolisian.

Terkait video viral yang memperlihatkan kondisi IK yang menangis tersedu sembari mengklaim mengalami patah tulang rusuk dan kaki, Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap validitas rekaman tersebut. Polisi belum bisa memastikan apakah video itu direkam di Bali atau di lokasi lain, mengingat tim siber dan penyidik masih menelusuri sumber serta konteks asli dari unggahan tersebut.

[DIGITAL-IMAGE-0]

[DIGITAL-IMAGE-1]

[DIGITAL-IMAGE-2]

Dalam video itu, IK sempat berucap bahwa penculikan tersebut dipicu oleh masalah uang yang melibatkan orang tuanya, namun polisi tetap fokus pada penyelidikan tindak pidananya. Mengenai latar belakang korban yang disebut-sebut sebagai anak dari bos kriminal di Dnipro, Ukraina, Kombes Pol Ariasandy menyatakan bahwa sejauh ini status korban dalam dokumen resmi kenegaraan hanyalah sebagai wisatawan. Pihak kepolisian tidak ingin berspekulasi mengenai keterlibatan mafia atau motif tertentu sebelum pelaku berhasil diamankan.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban dan mengidentifikasi para pelaku melalui berbagai petunjuk yang ada. “Kita kan belum tahu kaitan dari mana-mananya, yang kami tahu yang dilaporkan adalah WNA,” tuturnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa kurang lebih 10 orang saksi untuk mengumpulkan informasi yang valid. Selain keterangan saksi, polisi juga telah mengamankan sejumlah rekaman CCTV di sekitar jalur Jimbaran guna memetakan pergerakan pelaku. “Ada sekitar kurang lebih 10 saksi yang sudah diperiksa, termasuk alat bukti kami amankan. Kami berupaya mencari sumber-sumber yang valid untuk mengungkap kasus ini,” bebernya.

Kombes Pol Ariasandy menekankan bahwa proses olah TKP sudah dilakukan secara menyeluruh oleh tim Inafis Polresta Denpasar guna mencari jejak sekecil apa pun yang ditinggalkan di lokasi penyerangan. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh spekulasi yang beredar luas di media sosial mengenai motif penculikan tersebut. Ia menegaskan bahwa meskipun barang bukti dan saksi sudah mulai mengerucut, status perkara ini masih dalam tahap penyelidikan intensif (lidik) untuk memastikan identitas para pelaku.

Kepolisian berkomitmen untuk segera mengungkap kasus ini dalam waktu yang tidak terlalu lama demi menjaga citra pariwisata Bali yang aman dan kondusif bagi wisatawan mancanegara.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026

Dampak Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Setelah Viral Pencuri di Restoran, Polri Janjikan Ini

18 Maret 2026

Respons Kapolri Pasca Nabilah Viral, Korban Pencurian Jadi Tersangka

17 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ketua RT di Desa Palon Blora Diperiksa Polisi Usai Naik Motor di Jalan Basah

18 Maret 2026

Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026

18 Maret 2026

Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir

18 Maret 2026

Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?