Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • FKIP Unkhair Edukasi Guru Ternate tentang Program Magister
  • 15 Film Bioskop Mei 2026, Ide Hiburan Akhir Pekan
  • Renungan Selasa 12 Mei 2026: Yesus Pergi dengan Sukacita
  • Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban
  • 7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga
  • Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman
  • 5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar
  • Maju Mundur Amnesti Pajak Jilid III
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Dua Polisi Jambi Diperiksa Propam Terkait Dugaan Rudapaksa Remaja
Hukum

Dua Polisi Jambi Diperiksa Propam Terkait Dugaan Rudapaksa Remaja

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Pemerkosaan di Jambi: Dua Anggota Polisi dan Dua Warga Sipil Ditahan

Kasus pemerkosaan yang melibatkan dua anggota polisi dan dua warga sipil di Jambi kini menjadi perhatian masyarakat. Peristiwa ini menimpa seorang perempuan berusia 18 tahun, yang dikenal dengan inisial C. Kejadian tersebut dilaporkan oleh ibu korban dan telah memicu respons cepat dari aparat kepolisian setempat.

Pelaku yang Terlibat dalam Kasus Ini

Dalam kasus ini, terdapat empat orang yang diduga terlibat, yaitu:

  • Bripda SR, yang bertugas di Polres Tanjung Jabung Timur.
  • Bripda NIR, yang bekerja di Polda Jambi.
  • Dua warga sipil, yakni I dan K, yang saat ini telah ditahan di Polda Jambi.

Bripda SR dan Bripda NIR kini sedang menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jambi. Hal ini menunjukkan bahwa proses hukum sedang berlangsung secara transparan dan profesional.

Penanganan Kasus oleh Pihak Berwajib

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Christian Samma, menyatakan bahwa semua pelaku akan diproses tanpa tebang pilih. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara tegas sesuai ketentuan hukum.

“Semua yang terlibat kita proses,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada perubahan dalam jumlah tersangka, sehingga tetap empat orang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penanganan. “Tim Propam juga melakukan proses pemeriksaan terhadap personel Polri yang terlibat,” jelasnya.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Keempat terduga pelaku saat ini sudah ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Krimum) Polda Jambi. Proses penyidikan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum.

Erlan menekankan bahwa proses hukum dilakukan dengan transparan dan profesional. “Kami lakukan secara transparan, profesional dan prosedural serta proporsional dan saat ini sedang berlanjut,” tambahnya.

Tanggapan dari DPRD Kota Jambi

Kasus ini mencuat setelah ibu korban, M, melapor dan mengadukan kejadian tersebut melalui audiensi bersama DPRD Kota Jambi. Ia menyampaikan bahwa putrinya mengalami trauma berat dan lebih banyak mengurung diri.

“Anak saya kondisinya saat ini tidak mau keluar dari kamar, mengurung diri, sehingga dia curhat dengan temannya ingin mengakhiri hidupnya,” ungkap M.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan UPTD Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban. “Untuk melakukan kordinasi pendalaman terkait mental, jadi nanti ada psikolog yang datang ke rumah korban,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi mendorong agar perkara ini dikawal secara serius dan sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar ditangani secara profesional.

Dampak pada Citra Daerah

Kemas Faried Alfarelly menyoroti bahwa sejumlah peristiwa belakangan ini berdampak pada citra daerah. “Dan ini menjadi catatan bagi kita, khususnya di Jambi, agak mencoreng ya, karena nama Kota Jambi dan Provinsi Jambi sempat viral,” ucapnya.

Kesimpulan

Kasus pemerkosaan di Jambi ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab dan kesadaran hukum dalam masyarakat. Dengan adanya penanganan yang transparan dan profesional, diharapkan kasus seperti ini dapat diminimalisir dan keadilan bisa ditegakkan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun

16 Mei 2026

Saksi Kata: Ironi Murid SD di Konawe Selatan, TNI Belum Ditemukan, Orang Tua Pilih Jalur Viral

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

FKIP Unkhair Edukasi Guru Ternate tentang Program Magister

16 Mei 2026

15 Film Bioskop Mei 2026, Ide Hiburan Akhir Pekan

16 Mei 2026

Renungan Selasa 12 Mei 2026: Yesus Pergi dengan Sukacita

16 Mei 2026

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?