Indonesiadiscover.com, BATAM– Listrik padam di Batam sejak Senin (12/10/2026) pagi, menambah masalah baru terkait distribusi air bersih ke warga.
Manajemen Air Batam Hilir (ABH) melalui laman Instagram mengungkap jika sedikitnya 7 Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) di Batam terganggu operasinya akibat padamnya aliran listrik dari PLN Batam.
Pengamat kebijakan publik dan akademisi, Rini Lisbet Sitio, SE., MM., menilai, peristiwa ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi keandalan infrastruktur di Kota Batam.
Menurut Rini, Batam tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan kawasan industri, dan besarnya investasi tanpa mengabaikan kebutuhan dasar.
Di Anambas, seorang nelayan bernama Bachtiar (61), warga Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan hilang kontak setelah pergi melaut untuk memancing sejak Sabtu (10/10).
Dari informasi yang didapatkan Tribun Batam di lapangan, hingga Senin (12/10), korban belum kembali ke rumah dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Bachtiar diketahui berangkat melaut menggunakan pompong atau perahu nelayan berukuran panjang sekitar tujuh meter. Perahunya berwarna hijau dan abu-abu.
Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan Tribun Batam hari ini, Selasa (13/10/2026) berikut informasinya :
Listrik Padam, Air Terganggu, Akademisi Batam: Apa Arti Ekonomi Tumbuh Jika Kebutuhan Dasar Terhenti
Ringkasan Berita:
- Pemadaman listrik di Batam menyebabkan gangguan distribusi air bersih di tujuh instalasi pengolahan air.
- Pengamat kebijakan publik Rini Lisbet Sitio mengkritik lemahnya ketahanan infrastruktur dasar di Batam.
- Pemerintah didesak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem cadangan dan mitigasi risiko layanan vital.
- Gangguan ini dinilai mengancam aktivitas ekonomi, industri, serta operasional fasilitas kesehatan publik.
Indonesiadiscover.com, BATAM – Listrik di Batam yang padam sejak pagi menambah masalah baru setelah distribusi air bersih ke warga terganggu.
Manajemen Air Batam Hilir (ABH) melalui laman Instagram mereka sebelumnya mengungkap jika sedikitnya 7 Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) di Batam terganggu operasinya akibat pemadaman listrik di Batam ini.
Pengamat kebijakan publik dan akademisi, Rini Lisbet Sitio, SE., MM., menilai, peristiwa ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi keandalan infrastruktur Batam.
Menurut Rini, Batam tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan kawasan industri, dan besarnya investasi.
Tetapi mengabaikan kepastian layanan dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Baca Selengkapnya
Listrik Padam di Batam Ganggu Operasional Bandara Hang Nadim, Satu Penerbangan Delay 25 Menit

BATAM, Indonesiadiscover.com– Gangguan pasokan listrik atau blackout yang melanda wilayah Batam dan sekitarnya berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (12/10/2026).
Satu penerbangan Batik Air rute Batam–Jakarta dilaporkan mengalami keterlambatan atau delay akibat gangguan tersebut.
“Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID6863 rute Batam–Jakarta mengalami keterlambatan selama 25 menit,” ujar Direktur Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Annang Setia Budi, Senin siang.
Annang mengatakan, saat ini proses pemulihan dilakukan secara bertahap meski sempat on-off dari suplai listrik PLN, namun genset bandara tetap dalam kondisi siaga.
Ia menjelaskan, gangguan pasokan listrik terjadi sekitar pukul 06.30 hingga 08.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas pendukung pelayanan bandara mengalami penurunan fungsi sementara.
Baca Selengkapnya
Cincin Tersangkut di Jari, Wanita di Lingga Datangi Pos Damkar Dabo Minta Bantuan

LINGGA, Indonesiadiscover.com – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kali ini, petugas Damkar Unit Dabo Singkep membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang warga, Senin (12/10/2026).
Wanita tersebut datang langsung ke Pos Siaga Damkar Dabo Singkep, untuk meminta bantuan setelah mengalami kesulitan melepaskan cincin dari jarinya.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, personel Damkar yang sedang bertugas segera berkoordinasi dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk proses evakuasi cincin.
Danton Damkar Lingga Unit Dabo, Ikmal Hakim, mengatakan bahwa petugas bergerak cepat setelah warga tiba di pos siaga.
Baca Selengkapnya
Dugaan KDRT di Anambas, Oknum Guru SMA di Siantan Dipolisikan Istri, Kasus Naik Penyidikan

Ringkasan Berita:
- Seorang oknum guru SMA berinisial NJS dilaporkan atas dugaan KDRT terhadap istrinya, DAS
- Kasus KDRT yang terjadi di Tarempa Selatan ini telah naik ke tahap penyidikan oleh Polres Kepulauan Anambas
- Upaya mediasi gagal dilakukan sehingga polisi mengirimkan SPDP ke Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas
- Terlapor disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT
ANAMBAS, Indonesiadiscover.com– Seorang oknum guru SMA di Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berinisial NJS dilaporkan istrinya ke polisi atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kasus tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan.
Laporan itu dibuat oleh DAS, yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas, pada 25 September 2026.
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/24/IX/2026/SPKT/Polres Kep. Anambas/Polda Kepri. Polisi telah melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengusut dugaan kekerasan tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kepulauan Anambas, Iptu Yudi Satriawan, membenarkan adanya laporan yang melibatkan oknum guru tersebut.
Baca Selengkapnya
Blackout dan Air Mati Bersamaan, Pengamat Sentil Batam yang Bangga Jadi Kota Investasi

Indonesiadiscover.com, BATAM– Kebanggaan Batam sebagai kota industri dan magnet investasi kembali diuji. Pemadaman listrik berskala luas atau blackout yang terjadi pada Senin (12/10/2026), disertai gangguan layanan air bersih, memunculkan pertanyaan besar mengenai ketahanan infrastruktur dasar di kota tersebut.
Di tengah ambisi Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, masyarakat justru harus menghadapi terganggunya dua kebutuhan vital secara bersamaan. Kondisi ini dinilai tidak boleh hanya berakhir dengan pemulihan listrik dan kembali normalnya distribusi air, tetapi harus menjadi momentum untuk membenahi sistem infrastruktur secara menyeluruh.
Pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Rini Lisbet Sitio, SE., MM., mengingatkan pemerintah agar tidak hanya membanggakan besarnya investasi, pembangunan kawasan industri, dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga harus tercermin dari kemampuan menjamin kebutuhan dasar masyarakat dalam situasi normal maupun ketika terjadi gangguan.
“Bagaimana mungkin dua layanan yang begitu vital bagi kehidupan masyarakat dapat terganggu secara bersamaan, sementara masyarakat tetap dituntut menjalankan aktivitas, memenuhi kewajiban ekonomi, dan menanggung konsekuensi dari keadaan yang berada di luar kendali mereka?” ujar Rini, Senin (12/10/2026).
Ia menilai, gangguan listrik dan air bersih bukan sekadar persoalan kenyamanan. Dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor, mulai dari aktivitas rumah tangga, operasional usaha, kegiatan industri, hingga pelayanan publik.
Baca Selengkapnya
Pedagang Tepi Laut Terpaksa Tak Jualan, Gegara Pemadaman Listrik Total

TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG-Sejumlah pedagang di Tepi Laut Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) terpaksa tak jualan gegara mati lampu di Pulau Bintan.
Biasanya menjelang senja, kawasan Tepi Laut Tanjungpinang sudah riuh, namun berbeda dengan sore ini.
Suara tawar-menawar dan tawa pengunjung tidak begitu ramai terdengar di sana.
Deretan lapak makanan dan minuman yang mulai dibuka jelang malam tak terlihat, Senin (12/10) sore.
Lampu -lampu kecil yang biasa menyala kini tak seperti biasanya. Hanya beberapa pedagang saja yang berjualan.
Baca Selengkapnya
Nelayan Jemaja Dilaporkan Hilang, Dua Hari Tak Kembali Usai Pergi Melaut

Indonesiadiscover.com, ANAMBAS –Seorang nelayan bernama Bachtiar (61), warga Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan hilang kontak setelah pergi melaut untuk memancing sejak Sabtu (10/10).
Dari informasi yang didapatkan Tribun Batam di lapangan, hingga Senin (12/10), korban belum kembali ke rumah dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Bachtiar diketahui berangkat melaut menggunakan pompong atau perahu nelayan berukuran panjang sekitar tujuh meter. Perahunya berwarna hijau dan abu-abu.
Korban berangkat sekitar pukul 06.00 WIB dengan tujuan memancing di perairan sekitar Batu Bulu hingga Pulau Serak, Jemaja.
Namun, setelah berangkat, korban tidak kunjung pulang seperti yang diharapkan keluarga. Kekhawatiran keluarga semakin meningkat karena korban tidak dapat dihubungi.
Baca Selengkapnya
[ Indonesiadiscover.com]



