Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 16 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!
  • Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru
  • Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
  • Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027
  • Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri
  • Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%
  • 7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»klub sepak bola»Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!
klub sepak bola

Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 October 2026No Comments5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

 

Indonesiadiscover.com — Prediksi skor Feyenoord vs Como pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027 mengarah pada pertandingan sengit ketika kedua tim bertemu di Stadion De Kuip, Rotterdam, Rabu (14/10/2026) pukul 02.00 WIB.

Feyenoord berusaha bangkit setelah dihajar Barcelona 1-5, sedangkan Como datang membawa kepercayaan diri tinggi seusai menghancurkan RB Leipzig 4-1 pada pertandingan pembuka.

Pertemuan ini menjadi ujian penting bagi Feyenoord yang sedang menikmati kebangkitan di kompetisi domestik.

Namun, Como asuhan Cesc Fabregas berpotensi menghadirkan kejutan berkat permainan menyerang dan kemampuan menguasai bola yang menjadi kekuatan utama mereka.

Feyenoord Bangkit dengan Tiga Kemenangan Beruntun, Como Harus Waspada?

Feyenoord memasuki pertandingan Liga Champions dengan modal tiga kemenangan beruntun di Eredivisie setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari Barcelona.

Tim asuhan Giovanni van Bronckhorst menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam efektivitas penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan.

Kebangkitan tersebut dimulai ketika Feyenoord mencetak tujuh gol menghadapi PEC Zwolle sebelum melanjutkan pesta lima gol melawan FC Utrecht.

Mereka kemudian menundukkan AZ Alkmaar dengan dua gol tanpa balas sekaligus menghentikan rekor tujuh bulan tanpa kekalahan lawannya di kompetisi liga.

Rentetan hasil positif tersebut mengantarkan Feyenoord ke puncak klasemen sementara Eredivisie.

Lebih menarik lagi, mereka berhasil menjaga gawang tetap bersih dalam tiga pertandingan terakhir setelah sebelumnya kebobolan lima gol menghadapi Barcelona.

Meski demikian, catatan Feyenoord melawan klub Italia masih menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Klub Rotterdam tersebut hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh pertemuan terakhir menghadapi wakil Serie A.

Pada musim 2024/2025, Feyenoord bahkan menelan dua kekalahan melawan Inter Milan dengan skor 0-2 dan 1-2 pada babak 16 besar Liga Champions.

Rekor tersebut memperlihatkan tantangan besar yang menanti tuan rumah ketika menghadapi Como.

Feyenoord saat ini menempati peringkat ke-33 dari 36 peserta fase liga setelah kekalahan pada pertandingan pertama.

Kemenangan atas Como menjadi kebutuhan penting untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang melaju ke fase berikutnya.

Como Punya Modal Kemenangan 4-1, tetapi Ketajaman Mulai Mengkhawatirkan

Como mengawali perjalanan bersejarah mereka di Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas RB Leipzig.

Hasil tersebut langsung membawa tim asuhan Cesc Fabregas menempati peringkat kelima klasemen sementara fase liga.

Penampilan impresif itu memperlihatkan kualitas permainan Como yang mengandalkan penguasaan bola, kreativitas lini tengah, dan pergerakan dinamis pemain depan.

Kombinasi tersebut membuat I Lariani mampu menciptakan peluang berbahaya sekaligus mengeksploitasi kelemahan pertahanan lawan.

Namun, performa Como di Serie A justru menunjukkan tanda-tanda inkonsistensi setelah kemenangan besar tersebut.

Mereka memang sempat mengalahkan Parma 2-1, tetapi kemudian tumbang 0-2 dari Frosinone dan bermain tanpa gol menghadapi AS Roma.

Hasil imbang melawan Roma menjadi pertandingan tanpa gol pertama di Serie A musim ini setelah 53 pertandingan sebelumnya selalu menghasilkan gol.

Como bahkan gagal mencetak gol meskipun Roma bermain dengan sepuluh pemain selama 44 menit terakhir menyusul kartu merah Donyell Malen.

Situasi tersebut membuat Fabregas menghadapi pekerjaan rumah menjelang lawatan ke Rotterdam. Untuk pertama kalinya sejak Desember 2025, Como gagal mencetak gol dalam dua pertandingan liga secara beruntun.

Fabregas tentu tidak ingin timnya kembali kehilangan ketajaman saat menghadapi Feyenoord. Apalagi, kemenangan akan membuka peluang besar bagi Como mempertahankan posisi delapan besar klasemen Liga Champions.

Nacho Ferri Sedang Gacor, Nico Paz Jadi Ancaman Utama Como

Feyenoord memiliki senjata berbahaya melalui Nacho Ferri yang tampil semakin tajam setelah kepergian Ayase Ueda menuju Lille.

Penyerang tersebut mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun, termasuk hat-trick ketika menghadapi PEC Zwolle.

Ferri juga menyumbangkan masing-masing satu gol dalam kemenangan atas Utrecht dan AZ Alkmaar. Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu pemain yang paling perlu diwaspadai lini pertahanan Como.

Selain Ferri, Feyenoord mempunyai Gjivai Zechiel, Anis Hadj Moussa, dan Luciano Valente yang mampu memberikan kontribusi penting. Kreativitas ketiganya bisa menjadi pembeda ketika tuan rumah menghadapi organisasi permainan Como.

Sayangnya, Feyenoord harus kehilangan sejumlah pemain akibat cedera, termasuk Thomas Beelen, Jordan Bos, Bart Nieuwkoop, Reiss Nelson, Gijs Smal, dan Shaqueel van Persie.

Sementara itu, Goncalo Borges, Tsuyoshi Watanabe, dan Jakub Moder masih diragukan tampil.

Di kubu Como, Martin Baturina menjadi salah satu pemain yang patut mendapatkan perhatian khusus setelah mencetak gol pertama klub di Liga Champions.

Gelandang kreatif tersebut juga menyumbangkan satu assist ketika Como menghancurkan RB Leipzig.

Nico Paz tidak kalah berbahaya setelah menghasilkan dua assist pada pertandingan pembuka melawan Leipzig.

Kehadirannya bersama Assane Diao dan Anastasios Douvikas membuat Como mempunyai variasi serangan yang mampu merepotkan pertahanan Feyenoord.

Como dipastikan tidak diperkuat Moise Kean yang mengalami cedera kaki ketika jeda internasional.

Beberapa pemain lain, termasuk Maxence Caqueret, Jayden Addai, Mauro Vigorito, Adrian Lahdo, Willy Kambwala, dan Edoardo Goldaniga, juga tidak masuk skuad pertandingan.

Prediksi Skor Feyenoord vs Como: Duel Terbuka Berakhir Imbang

Pertandingan Feyenoord vs Como diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim mempunyai kualitas serangan yang cukup menjanjikan.

Feyenoord mengandalkan momentum kemenangan domestik, sementara Como memiliki keunggulan dalam kreativitas dan penguasaan bola.

Tuan rumah berpeluang mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dengan dukungan atmosfer Stadion De Kuip.

Namun, kemampuan Como membangun serangan melalui Nico Paz dan Martin Baturina bisa membuat pertahanan Feyenoord menghadapi tekanan serius.

Jika Ferri mampu mempertahankan ketajamannya, Feyenoord berpeluang mencetak lebih dari satu gol.

Sebaliknya, Como memiliki kesempatan mengakhiri paceklik gol melalui kombinasi serangan cepat dan pergerakan pemain antarlini.

Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif untuk menjaga persaingan pada fase liga Liga Champions.

Dengan mempertimbangkan performa terkini, kualitas individu, dan potensi celah pertahanan, pertandingan ini diprediksi menghasilkan empat gol.

Prediksi Susunan Pemain

Feyenoord (4-3-3): Ernst; Read, St Juste, Marmol, Lopez; Zechiel, Vanhoutte, Targhalline; Hadj Moussa, Ferri, Valente.

Como (4-2-3-1): Butez; Couto, Ramon, Chalobah, Valle; Milla, Da Cunha; Diao, Paz, Baturina; Douvikas.

Prediksi skor: Feyenoord 2-2 Como.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena

15 October 2026

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Berita Arema FC populer: Kebahagiaan gol debut Otusanya dan pembelaan Marcos Santos usai imbang

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!

16 October 2026

Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru

15 October 2026

Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa

15 October 2026

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?