Program Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi
Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun sebagai insentif fiskal untuk daerah yang memiliki kinerja terbaik. Insentif ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian tertentu dalam berbagai kategori, seperti pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, kemiskinan, stunting, dan pembiayaan kreatif. Tujuan dari program ini adalah untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kontribusi pemerintah daerah terhadap kinerja nasional.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa program insentif fiskal ini dirancang sebagai stimulus agar kepala daerah lebih giat menciptakan inovasi dan prestasi dalam tata kelola pemerintahan. Ia menjelaskan bahwa insentif fiskal merupakan tambahan dana yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah sebagai bentuk penghargaan atas capaian tertentu, sekaligus menambah kapasitas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Tito menyampaikan bahwa pada tahap awal, kegiatan penghargaan digelar untuk wilayah Sumatera, dengan lokasi pelaksanaan di Palembang. Dalam program ini, pemerintah memberikan insentif bagi daerah terbaik, yakni juara pertama sebesar Rp 3 miliar, juara kedua Rp 2 miliar, dan juara ketiga Rp 1 miliar. Apresiasi tersebut dibagi per kategori, seperti pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan, stunting, dan creative financing.
Selain Sumatera, kegiatan serupa akan digelar di berbagai regional lain, seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Setiap wilayah akan dibagi dalam beberapa region dengan kategori penilaian yang sama. Tito menegaskan bahwa setelah ini akan ada batch berikutnya dengan kategori berbeda, tidak harus di Palembang. Targetnya hingga akhir tahun mencakup beberapa region.
Pendekatan Baru dalam Pembinaan Pemerintah Daerah
Program ini merupakan perubahan pendekatan Kemendagri dalam membina pemerintah daerah. Jika sebelumnya lebih banyak melalui teguran dan evaluasi, kini dilakukan dengan pendekatan apresiatif melalui pemberian insentif. Tito menjelaskan bahwa selama ini pemerintah lebih banyak memberikan teguran dan melakukan pemeriksaan. Kali ini, pemerintah menggunakan pendekatan soft, yaitu menstimulasi dengan tambahan keuangan daerah.
Ia menegaskan bahwa insentif yang diberikan bukan sekadar penghargaan simbolis, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui tambahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Bahkan satu daerah bisa mendapatkan lebih dari satu kategori penghargaan.
Kepala Daerah yang Inovatif dan Berprestasi
Lebih lanjut, Tito menyebut masih banyak kepala daerah yang memiliki kinerja baik dan inovatif. Oleh karena itu, pemerintah ingin memberikan apresiasi atas berbagai terobosan yang telah dilakukan. Ia berharap, melalui program ini, seluruh daerah dapat meningkatkan kinerja sehingga berdampak positif terhadap kinerja nasional. “Kalau semua daerah berprestasi, maka kontribusinya terhadap kinerja nasional akan sangat besar. Karena nasional itu gabungan antara pemerintah pusat dan daerah yang jumlahnya mencapai 552,” ujarnya.
Daftar Daerah Pemenang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026
Berikut daftar daerah pemenang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026:
Kategori Pengendalian Inflasi Provinsi
- Bengkulu
Kategori Pengendalian Inflasi Kota
- Langsa
- Prabumulih
- Bukittinggi
Kategori Pengendalian Inflasi Kabupaten
- Tebo
- Musi Rawas Utara
- Labuhanbatu Utara
Kategori Creative Financing Provinsi
- Sumatera Utara
Kategori Creative Financing Kota
- Bandar Lampung
- Medan
- Palembang
Kategori Creative Financing Kabupaten
- Bintan
- Lampung Selatan
- Batu Bara
Kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting Provinsi
- Kepulauan Riau
Kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting Kota
- Sungai Penuh
- Pekanbaru
- Batam
Kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting Kabupaten
- Mesuji
- Tapanuli Selatan
- Bengkalis
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Provinsi
- Bengkulu
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Kota
- Pagar Alam
- Tanjung Balai
- Dumai
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Kabupaten
- Solok Selatan
- Mentawai
- Kabupaten Dairi



