Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 18 Mei 2026
Trending
  • 7 rekomendasi ponsel Rp3 jutaan Mei 2026, kamera berkualitas tinggi
  • Ditekan Pengumuman MSCI dan FTSE, Ini Nasib Pasar Saham Indonesia
  • Polisi Ungkap Identitas Pemilik Tambang Emas yang Tewaskan 9 Orang di Sijunjung, Selidiki Longsor Maut
  • Benarkah Satpol PP Sulsel Dibayar? Kasat: Suruhmi Laporkan ke Polisi
  • Pertandingan Persik vs Persija Membuat Mauricio Souza Tak Berdaya
  • Desain dapur minimalis sederhana yang menarik!
  • Bocor! Ini Alasan Kritis Mario Aji Absen Moto2 Catalunya 2026, Veda Ega Jadi Harapan Indonesia
  • Dulu Bunuh Istri Ke-6, Kini Jaka Habisi Istri Ke-7, Ditangkap Saat Cari Guru Ilmu Hitam
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»BNNK Garut Tumbuhkan Ketahanan Remaja dan Perkuat Rehabilitasi 2025
Nasional

BNNK Garut Tumbuhkan Ketahanan Remaja dan Perkuat Rehabilitasi 2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Desember 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran BNNK Garut dalam Pemberantasan Narkoba Tahun 2025

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut menggelar pernyataan resmi tertulis terkait kegiatan sepanjang tahun 2025 kepada sejumlah wartawan tergabung dalam PWI dan IJTI di Aula Kantor BNNK Garut, Rabu 24 Desember 2025. Dalam laporannya, BNNK Garut mencatat capaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2025 dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Banyak indikator strategis berhasil melampaui target, mulai dari penguatan ketahanan remaja, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan layanan rehabilitasi. Pelaksana Tugas Kepala BNNK Garut, Ai Suspiati, S.IP, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor dengan mengedepankan strategi pengurangan pasokan dan pemutusan permintaan narkotika.

“BNNK Garut fokus pada upaya pencegah an yang masif dan penguatan layanan rehabilitasi, karena perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga harus membangun ketahanan masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.

Capaian dalam Bidang Pencegahan

Di bidang pencegahan, BNNK Garut mencatat Indeks Ketahanan Diri Remaja atau DEKTARI mencapai angka 58,90, melampaui target 55,72. Capaian ini menempatkan ketahanan remaja Kabupaten Garut dalam kategori tinggi terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba. Bahkan Indeks Kemandirian Partisipan di lingkungan masyarakat berada pada skor 3,80 dengan kategori sangat mandiri. Sementara empat lingkungan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba atau IKOTAN mencatat angka 3,52 dengan kategori sangat tanggap.

Ai Suspiati menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh langsung akar permasalahan. Program Desa dan Sekolah Bersinar dilaksanakan di tiga desa dan 12 sekolah dengan melibatkan sekitar 50 relawan anti-narkoba. BNNK Garut juga menggelar dialog interaktif dengan melatih pendidik sebaya, serta menggandeng komunitas seni pencak silat yang melibatkan 45 peserta untuk menyampaikan pesan anti-narkoba melalui pendekatan budaya.

“Pendekatan kultural dan edukatif ini terbukti lebih mudah diterima masyarakat, terutama kalangan remaja,” ujarnya.

Upaya Penegakan Hukum

Di sisi penegakan hukum, meskipun tidak melaksanakan penyidikan mandiri pada tahun 2025, BNNK Garut tetap aktif mendukung upaya supply reduction melalui operasi gabungan lintas instansi. Sepanjang tahun, tercatat 12 kali operasi gabungan dan razia P4GN yang melibatkan Denpom, Polres, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, dua kali razia juga dilakukan di Lapas Kelas IIA Garut untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan bebas dari narkoba.

BNNK Garut juga memfasilitasi tiga layanan asesmen terpadu bagi tersangka penyalahgunaan narkoba atas permintaan Polres Garut sebagai bagian dari upaya penanganan yang berorientasi pada rehabilitasi.

Peningkatan Layanan Rehabilitasi

Pada sektor rehabilitasi, capaian BNNK Garut menunjukkan peningkatan signifikan. Penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba meningkat dari 668 dokumen pada tahun 2024 menjadi 835 dokumen pada tahun 2025. Layanan rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNNK Garut melayani 19 klien, sementara layanan rehabilitasi di Lapas Kelas IIA Garut melayani 38 klien dan di Rutan Kelas IIB Garut sebanyak 52 klien.

Selain itu, Intervensi Berbasis Masyarakat secara berkelanjutan juga diaktifkan di Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, guna mendekatkan akses layanan pemulihan bagi masyarakat di tingkat desa.

Peran Pemerintah Kabupaten Garut

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut, Drs. H. Nurrodhin, menegaskan bahwa peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Menurutnya, perang melawan narkoba tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut upaya mempertahankan ketahanan nasional.

“Peredaran narkotika ini bukan semata soal keuntungan ekonomi, tetapi sudah masuk pada pola proxy war untuk menghancurkan masa depan bangsa tanpa harus berperang dengan senjata,” kata Nurrodhin.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari tim terpadu P4GN terus berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada. Salah satunya melalui kampanye pengendalian peredaran narkotika di wilayah selatan Garut yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah.

“Kami sepakat bahwa diperlukan rancangan luar biasa untuk mengatasi peredaran narkotika di Kabupaten Garut. Dukungan dari Kementerian Desa sangat penting, terutama dalam penguatan kelembagaan penanggulangan narkoba di tingkat desa,” ujarnya.

Nurrodhin berharap ke depan dana desa dapat diarahkan untuk mendukung program pencegahan dan penanggulangan peredaran narkotika, sehingga upaya P4GN dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Komitmen BNNK Garut di Tahun 2025

Menutup tahun 2025, BNNK Garut menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi pencegahan melalui digitalisasi edukasi, pemanfaatan aplikasi e-dayamas, serta penguatan ekonomi masyarakat di kawasan rawan narkoba melalui pengembangan UMKM dan pelatihan vokasional. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, BNNK Garut optimistis Kabupaten Garut dapat terus bergerak menuju wilayah yang bersih dari narkoba.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Benarkah Satpol PP Sulsel Dibayar? Kasat: Suruhmi Laporkan ke Polisi

18 Mei 2026

Polisi Ungkap Identitas Pemilik Tambang Emas yang Tewaskan 9 Orang di Sijunjung, Selidiki Longsor Maut

18 Mei 2026

Bocor! Ini Alasan Kritis Mario Aji Absen Moto2 Catalunya 2026, Veda Ega Jadi Harapan Indonesia

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 rekomendasi ponsel Rp3 jutaan Mei 2026, kamera berkualitas tinggi

18 Mei 2026

Ditekan Pengumuman MSCI dan FTSE, Ini Nasib Pasar Saham Indonesia

18 Mei 2026

Polisi Ungkap Identitas Pemilik Tambang Emas yang Tewaskan 9 Orang di Sijunjung, Selidiki Longsor Maut

18 Mei 2026

Benarkah Satpol PP Sulsel Dibayar? Kasat: Suruhmi Laporkan ke Polisi

18 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?