Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 14 April 2026
Trending
  • Ramalan Zodiak Besok: Aries, Taurus, Gemini, dan Cancer Sabtu 11 April 2026
  • Laga Hidup Mati Madura United vs Persik: Kekuatan Rakhmat Basuki untuk Hindari Degradasi
  • Allegri Pecahkan Kode 4-3-3, Ini Formasi AC Milan Lawan Udinese
  • BNN Minta Vape Dilarang, Penjual Banjarmasin Sebut Wacana Terburu-buru
  • Boni Hargens: TNI Jaga Stabilitas Ekonomi Akibat Perang
  • Fintech, Gaming, dan Omnichannel Jadi Andalan Baru Teknologi GOTO, BUKA Cs
  • Profil Ma Dong Seok, Aktor Korea yang Ucapkan Terima Kasih ke Rano Karno Usai Syuting Film Extraction
  • Thrift: Jual Beli Barang Bekas, Ini Perbedaannya dengan Preloved
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Biaya Haji 2026 Membengkak, Bisa Capai Rp50 Juta Per Jemaah
Pariwisata

Biaya Haji 2026 Membengkak, Bisa Capai Rp50 Juta Per Jemaah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kenaikan Biaya Penerbangan Haji 2026: Faktor Eksternal dan Komitmen Pemerintah

Biaya penerbangan haji tahun 2026 berpotensi mengalami kenaikan signifikan akibat beberapa faktor eksternal. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang belum stabil.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa sejumlah faktor eksternal berpeluang besar mendorong lonjakan biaya, terutama pada komponen penerbangan. Dalam paparan terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026, disebutkan bahwa sebelumnya rata-rata ongkos penerbangan per jemaah berada di kisaran Rp33,5 juta. Namun, kondisi global saat ini dinilai dapat mengubah proyeksi tersebut secara signifikan.

Beberapa faktor utama yang memicu potensi pembengkakan biaya adalah kenaikan harga avtur di pasar internasional, meningkatnya premi asuransi perang (war risk), serta melemahnya nilai tukar rupiah. Dalam skenario tanpa perubahan jalur penerbangan, biaya rata-rata diperkirakan dapat meningkat hingga sekitar Rp46,9 juta per jemaah. Angka tersebut masih berpotensi bertambah apabila maskapai harus menghindari wilayah konflik di Timur Tengah dengan mengubah rute penerbangan.

“Jika terjadi perubahan rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik, biaya bisa meningkat hingga sekitar Rp50,8 juta per jemaah,” ujar Menhaj saat rapat bersama Komisi VIII DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4).

Meski terdapat potensi lonjakan yang cukup besar, pemerintah memastikan tambahan biaya tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah. Komitmen itu, menurut Irfan, telah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. “Presiden telah menyampaikan komitmen bahwa kenaikan biaya penerbangan tidak akan dibebankan kepada jemaah haji,” ujarnya dikutip dari Breaking News Kompas TV.

Di sisi lain, pemerintah juga memaparkan kesiapan teknis penyelenggaraan ibadah haji 2026. Tahapan awal perjalanan dijadwalkan dimulai pada 21 April 2026, ditandai dengan masuknya jemaah ke asrama haji. Sehari setelahnya, yakni 22 April 2026, gelombang pertama jemaah akan diberangkatkan menuju Madinah. Selanjutnya, gelombang kedua dijadwalkan berangkat mulai 7 Mei 2026 dengan tujuan langsung ke Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Adapun puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026 melalui pelaksanaan wukuf di Arafah.

Pemerintah memastikan seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kelengkapan dokumen jemaah terus dimatangkan guna menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun depan.

Biaya Haji 2026: Rincian dan Komposisi

Pemerintah resmi menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun 2026 M/1447 H dengan nominal Rp87,4 juta per jemaah. Meski terjadi penurunan sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya, tren biaya haji secara umum masih menunjukkan kecenderungan meningkat dari tahun ke tahun.

Kenaikan harga kebutuhan global serta fluktuasi nilai tukar mata uang asing menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Bagi calon jemaah, memahami komposisi biaya menjadi hal penting agar dapat mempersiapkan dana haji secara lebih matang, aman, dan sesuai prinsip keberkahan.

Penetapan biaya tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Komisi VIII DPR RI. Dalam keputusan itu, total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 ditetapkan sebesar Rp87.409.365,45. Dari total tersebut, komponen yang harus dibayarkan langsung oleh jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tercatat sebesar Rp54.193.806,58. Sementara sisa biaya sebesar sekitar Rp33,21 juta tidak dibebankan kepada jemaah, melainkan ditutup melalui nilai manfaat dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Penggunaan dana tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur berbagai kebutuhan layanan jemaah selama pelaksanaan ibadah. Anggaran itu mencakup pembiayaan tiket penerbangan serta transportasi selama berada di Arab Saudi. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk kebutuhan akomodasi dan konsumsi jemaah sepanjang rangkaian ibadah haji.

Pelayanan di titik-titik utama seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina turut menjadi bagian dari komponen pembiayaan. Tak hanya itu, layanan di embarkasi dan debarkasi, pengurusan dokumen perjalanan, hingga penyediaan perlengkapan jemaah juga termasuk dalam penggunaan dana tersebut. Pemerintah juga memastikan biaya tersebut mencakup kebutuhan living cost serta perlindungan jemaah selama menjalankan ibadah.

Di sisi lain, pembinaan serta pelayanan umum, baik di dalam negeri maupun selama di Arab Saudi, turut menjadi bagian dari skema pembiayaan haji 2026.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Harga tiket Night Ragunan, wisata malam unik Jakarta

14 April 2026

Jadwal Kapal Surabaya-Baubau 2026: KM Ciremai Berlayar Besok

14 April 2026

3 Tempat Romantis di Solo untuk Jalan-jalan Bersama Pacar

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Besok: Aries, Taurus, Gemini, dan Cancer Sabtu 11 April 2026

14 April 2026

Laga Hidup Mati Madura United vs Persik: Kekuatan Rakhmat Basuki untuk Hindari Degradasi

14 April 2026

Allegri Pecahkan Kode 4-3-3, Ini Formasi AC Milan Lawan Udinese

14 April 2026

BNN Minta Vape Dilarang, Penjual Banjarmasin Sebut Wacana Terburu-buru

14 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?