Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Laga Hidup Mati Madura United vs Persik: Kekuatan Rakhmat Basuki untuk Hindari Degradasi
    Olahraga

    Laga Hidup Mati Madura United vs Persik: Kekuatan Rakhmat Basuki untuk Hindari Degradasi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 April 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Laga Kritis Madura United Melawan Persik Kediri

    Madura United akan menjamu Persik Kediri pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (11/4/2026). Laga ini menjadi momentum penting bagi Laskar Sape Kerrab untuk memutus tren buruk yang telah berlangsung selama 11 laga tanpa kemenangan sekaligus keluar dari peringkat 16 (zona degradasi).

    Pelatih karteker Rakhmat Basuki berharap perpindahan venue ke Bangkalan memberikan dampak positif bagi kebugaran pemain. Selain itu, motivasi tambahan juga datang dari sang kapten, Lulinha.

    Evaluasi Mendalam dan Motivasi Tinggi

    Menjelang laga hidup mati melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bangkalan, Madura United melakukan evaluasi mendalam untuk memutus tren buruk 11 laga tanpa kemenangan sekaligus ambisi untuk segera keluar dari zona degradasi.

    Rakhmat Basuki menegaskan telah melakukan evaluasi maksimal pasca kekalahan 1-3 dari Borneo FC di laga terakhir, yang melengkapi catatan 11 laga beruntun tanpa kemenangan. Meski demikian, ia melihat antusiasme pemain tetap terjaga selama sesi latihan.

    “Persiapan kami berjalan dengan bagus. Pemain juga terlihat tidak sedikit pun kehilangan motivasi untuk bisa mendapatkan kemenangan besok,” kata Rakhmat Basuki saat jumpa pers jelang laga, Jumat (10/4/2026).

    Ia menambahkan bahwa kekalahan kemarin sangat mengecewakan, namun pemain tetap antusias dan tidak kehilangan motivasi dan harapan untuk bangkit.

    Analisis Lawan dan Perbaikan Kelemahan

    Demi menuntaskan ambisi tersebut, Rakhmat mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan dengan modal kemenangan 1-2 atas Persik Kediri di putaran pertama.

    “Kami sudah analisa cara bermain Persik. Kami juga analisa bagaimana pertandingan kami terakhir, dan kami coba memperbaiki apa yang menjadi kelemahan kami, semuanya berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kami bisa dapat hasil yang maksimal besok,” bebernya.

    Tuah Stadion Gelora Bangkalan dan Efisiensi Tim

    Pertandingan kontra Persik Kediri besok sore sekaligus menjadi laga kandang perdana Madura United musim ini yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Sebelumnya, 13 laga kandang selalu berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan hasil yang kurang memuaskan: 7 kekalahan, 4 imbang, dan hanya 2 kemenangan.

    Rakhmat Basuki berharap perpindahan venue ini membawa dampak positif bagi tim yang saat ini berada di peringkat 16 dengan raihan 20 poin. Menurutnya, bermain di Bangkalan memberikan keuntungan psikologis dan fisik, terutama bagi pemain yang berdomisili di Surabaya.

    “Tentunya ini (perpindahan venue) menjadi motivasi tambahan bagi pemain, terutama bagi pemain asing yang tinggal di Surabaya,” ucapnya.

    “Artinya mereka tidak perlu menempuh perjalanan yang cukup jauh ke Pamekasan. Mereka bisa lebih enjoy bersama keluarga di Surabaya,” tambahnya.

    Kemenangan otomatis akan membawa Madura United keluar dari zona degradasi karena hanya selisih satu poin dengan Persis Solo di peringkat 15, dan dua poin dari Persijap di peringkat 14.

    Misi Khusus dan Kado Ulang Tahun Lulinha

    Harapan senada disampaikan kapten tim, Lulinha. Pemain asal Brasil ini menyebut rekan-rekannya telah berlatih sangat keras minggu ini dan memiliki kepercayaan diri yang mulai pulih meski menelan kekalahan di laga sebelumnya.

    “Teman-teman setim telah mendapatkan kepercayaan diri mereka di pertandingan terakhir, tentu saja kami kalah, tetapi kami bermain sangat baik, menciptakan banyak peluang, dan saya berharap besok di kandang, kami bisa mengambil tiga poin, karena bagi kami itu sangat-sangat penting,” kata Lulinha.

    Lulinha juga mengajak suporter untuk bersatu memberikan dukungan maksimal. “Karena itu sangat penting. Kami ingin bermain bersama, semua orang sekarang bersatu untuk membuat Madura keluar dari situasi ini,” pungkasnya.

    Menariknya, laga melawan Persik ini berlangsung sehari di hari ulang tahun Lulinha yang ke-36. Menetap hampir lima musim di Madura membuat Lulinha merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat setempat.

    “Saya sangat senang berada di sini. Saya sudah empat tahun merayakan ulang tahun di Madura,” ungkapnya.

    “Saya merasa sudah seperti orang Madura, karena selama empat tahun saya tinggal jauh dari keluarga, dan saya tinggal bersama keluarga ini, klub Madura,” curhatnya.

    Menutup keterangannya, Lulinha berharap bisa mencetak gol sebagai hadiah istimewa, namun tetap mengutamakan kemenangan tim. “Bagi saya, sangat penting untuk tetap di sini pada momen ini, karena ini hari istimewa bagi saya, dan saya berharap besok Tuhan memberikan kami tiga poin ini.”

    “Tentu saja, saya berharap bisa mencetak gol, Ini sangat penting bagi saya. Tapi yang paling penting saat ini tim bisa memenangkan pertandingan, karena ketika kami bersatu, bermain bersama, energinya akan baik, dan tim pasti naik,” tegasnya.

    “Jadi, saya berharap besok Tuhan memberi kami hadiah ini. Bagi saya khususnya, karena ini hari ulang tahun saya,” tutup Lulinha.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?