Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • Belanja Pegawai APBD Toli Toli 2026 Capai 55 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
  • 10 Hotel Terdekat Stadion Seattle untuk Piala Dunia 2026
  • Rute Menuju Taman Safari Bogor 2026 dari Jakarta, Bogor, dan Bandung
  • Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan
  • Pilot AS Akui Lihat Drone Iran Bentuk ‘Ubur-ubur’ Sebelum F-15 Dihancurkan
  • Kemendikdasmen Percepat Pembangunan Sekolah di Aceh Bersama TNI
  • Prancis vs Norwegia Live TVRI Pagi, Jadwal Grup I Pildun 2026 dan Nonton Bareng Kalsel
  • Diskon Tiket Jakarta-Surabaya-Makassar: Jadwal Kapal Pelni 8 Kali dengan KM Labobar, Tidar, Ciremai, Nggapulu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Belanja Pegawai APBD Toli Toli 2026 Capai 55 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
Politik

Belanja Pegawai APBD Toli Toli 2026 Capai 55 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perpanjangan Masa Transisi Batas Maksimal Belanja Pegawai Daerah

Pemerintah memperpanjang masa transisi penerapan batan maksimal belanja pegawai daerah sebesar 30 persen dari total belanja APBD. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah yang belum sepenuhnya siap mengikuti aturan tersebut.

Data Anggaran Pegawai di Toli-Toli

Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki pagu belanja pegawai di APBD 2026 sebesar Rp 544,96 miliar atau setara dengan 55 persen dari total belanja APBD yang mencapai Rp 988,46 miliar. Sementara itu, pagu pendapatan asli daerah (PAD) Toli-Toli pada tahun yang sama hanya sebesar Rp 146,47 miliar, sehingga PAD lebih kecil dibandingkan belanja daerah.

Bandingkan dengan Kota Batam

Jika dibandingkan dengan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, belanja pegawai di APBD 2026 mencapai Rp 1.852,13 miliar atau sekitar 43 persen dari total belanja APBD sebesar Rp 4.299,92 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa rasio belanja pegawai di Toli-Toli lebih tinggi dibandingkan Kota Batam.

Penjelasan Menteri Dalam Negeri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa keputusan perpanjangan masa transisi adalah hasil koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) menyatakan bahwa batas maksimal belanja pegawai adalah 30 persen dari total belanja APBD.

Daerah yang belanja pegawainya melebihi 30 persen diberikan waktu penyesuaian selama lima tahun sejak aturan baru diundangkan pada 5 Januari 2022. Dengan demikian, ketentuan tersebut seharusnya mulai berlaku penuh pada Januari 2027.

“Kalau diundangkan 5 Januari 2022, maka akan mulai berlaku per Januari 2027, tahun depan. Awalnya kami mengusulkan agar batas 30 persen dapat dinaikkan menjadi 40 persen atau disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah. Namun, Menteri Keuangan mengusulkan opsi lain, yakni tetap mempertahankan batas 30 persen, tetapi masa transisi pelaksanaannya diperpanjang,” kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Perpanjangan masa transisi tersebut akan diakomodasi melalui Undang-Undang APBN Tahun 2027, sehingga daerah memiliki waktu tambahan untuk melakukan penyesuaian fiskal. “Perpanjangan ini tidak melalui revisi Undang-Undang HKPD, melainkan akan dimasukkan dalam Undang-Undang APBN Tahun 2027. Dengan demikian, daerah masih memiliki waktu tambahan untuk melakukan penyesuaian,” ucapnya.

Alasan Perpanjangan Masa Transisi

Keputusan memperpanjang masa transisi diambil setelah pemerintah menemukan masih banyak daerah yang belum mampu memenuhi ketentuan batas maksimal belanja pegawai. Berdasarkan hasil pemetaan Kemendagri, sebanyak 479 daerah atau sekitar 87,7 persen dari total pemerintah daerah di Indonesia masih memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen APBD.

Belanja pegawai adalah kompensasi dalam bentuk uang maupun barang yang diberikan kepada pegawai negeri, pejabat negara, dan pensiunan serta pegawai honorer yang akan diangkat sebagai pegawai lingkup pemerintahan baik sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung tugas dan fungsi unit organisasi pemerintah.

Struktur Anggaran APBD 2026 Toli-Toli

Berikut adalah struktur anggaran APBD 2026 Toli-Toli:

  • Pendapatan Daerah
  • Total: Rp 988,46 miliar
  • Realisasi: Rp 324,79 miliar (32.86%)

  • PAD

  • Total: Rp 146,47 miliar
  • Realisasi: Rp 8,01 miliar (5.47%)

  • Pajak Daerah

  • Total: Rp 38,14 miliar
  • Realisasi: Rp 6,82 miliar (17.87%)

  • Retribusi Daerah

  • Total: Rp 3,88 miliar
  • Realisasi: Rp 0,39 miliar (10.15%)

  • Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

  • Total: Rp 9,12 miliar
  • Realisasi: Rp 0,00 miliar (0.00%)

  • Lain-Lain PAD yang Sah

  • Total: Rp 95,33 miliar
  • Realisasi: Rp 0,80 miliar (0.84%)

  • TKDD

  • Total: Rp 789,24 miliar
  • Realisasi: Rp 303,05 miliar (38.40%)

  • Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat

  • Total: Rp 789,24 miliar
  • Realisasi: Rp 303,05 miliar (38.40%)

  • Pendapatan Lainnya

  • Total: Rp 52,76 miliar
  • Realisasi: Rp 13,73 miliar (26.03%)

  • Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

  • Total: Rp 19,66 miliar
  • Realisasi: Rp 1,68 miliar (8.56%)

  • Pendapatan Transfer Antar Daerah

  • Total: Rp 33,10 miliar
  • Realisasi: Rp 12,05 miliar (36.40%)

  • Belanja Daerah

  • Total: Rp 988,46 miliar
  • Realisasi: Rp 346,27 miliar (35.03%)

  • Belanja Pegawai

  • Total: Rp 544,96 miliar
  • Realisasi: Rp 240,81 miliar (44.19%)

  • Belanja Barang dan Jasa

  • Total: Rp 268,09 miliar
  • Realisasi: Rp 70,70 miliar (26.37%)

  • Belanja Modal

  • Total: Rp 37,36 miliar
  • Realisasi: Rp 5,47 miliar (14.64%)

  • Belanja Lainnya

  • Total: Rp 138,06 miliar
  • Realisasi: Rp 29,30 miliar (21.22%)

  • Belanja Bantuan Keuangan

  • Total: Rp 132,70 miliar
  • Realisasi: Rp 29,02 miliar (21.87%)

  • Belanja Hibah

  • Total: Rp 3,36 miliar
  • Realisasi: Rp 0,27 miliar (8.10%)

  • Belanja Tidak Terduga

  • Total: Rp 2,00 miliar
  • Realisasi: Rp 0,00 miliar (0.00%)


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kemendikdasmen Percepat Pembangunan Sekolah di Aceh Bersama TNI

29 Juni 2026

20 Soal PPPK Tendik Terbaru dengan HOTS dan Pembahasan

29 Juni 2026

Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan

29 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Belanja Pegawai APBD Toli Toli 2026 Capai 55 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah

29 Juni 2026

10 Hotel Terdekat Stadion Seattle untuk Piala Dunia 2026

29 Juni 2026

Rute Menuju Taman Safari Bogor 2026 dari Jakarta, Bogor, dan Bandung

29 Juni 2026

Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?