Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 13 September 2026
Trending
  • Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
  • Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru
  • Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!
  • Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan
  • Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat
  • Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
  • Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Komandan KKB Papua Tewas, Daftar Kejahatannya Menggemparkan
Hukum

Komandan KKB Papua Tewas, Daftar Kejahatannya Menggemparkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juli 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penurunan Kekuatan KKB di Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kini semakin terpuruk. Baru-baru ini, mereka kehilangan salah satu komandannya yang tewas dalam bentrokan dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz. Insiden tersebut terjadi di Kampung Baitapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada hari Sabtu (5/7/2025).

Dalam insiden tersebut, seorang komandan KKB bernama Enos Tipagau dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Enos Tipagau merupakan Komandan Operasi KKB Kodap VIII di Dusun Tigindiga yang mencakup wilayah Bilogai, Kumbalagupa, Baitapa, Puyagiya, Pesiga, Dusun Dapa, Tipunggau, dan Kampung Jalai. Wilayah ini termasuk dalam kelompok yang dipimpin oleh Undius Kogoya.

Enos Tipagau juga diketahui adalah narapidana yang divonis 3 tahun penjara. Namun, ia melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire dan kembali bergabung dengan jaringan KKB di Kabupaten Intan Jaya. Menurut Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, Enos Tipagau terlibat dalam berbagai aksi kejahatan di wilayah Intan Jaya. Dari catatan operasi, ada sekitar lima kali KKB Enos Tipagau melakukan kejahatan di wilayah tersebut, salah satunya menyebabkan seorang prajurit TNI gugur.

Beberapa peristiwa penting yang tercatat antara lain:

  • 15 Februari 2021: Kontak tembak di Kampung Mamba, Kabupaten Intan Jaya, yang menyebabkan gugurnya seorang prajurit TNI, almarhum Prada Ginanjar.
  • 8 Februari 2021: Penembakan terhadap warga sipil bernama Ramli NR.
  • 26 Oktober 2021: Kontak tembak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, yang mengakibatkan korban luka, termasuk Asep Herman (anggota TNI) dan Yoakim Majau (6 tahun), serta korban meninggal dunia, Apertinus Sondegau (2 tahun).
  • 29 Oktober 2021: Pembakaran kios dan satu unit mobil ambulans milik Bandara Bilorai, yang terjadi di kompleks bandara tersebut, Kabupaten Intan Jaya.

Enos Tipagau juga diketahui memerintahkan Undius Kogoya untuk mengirimkan senjata dan menyatakan bahwa kelompoknya telah siap melakukan penyerangan.

Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, kontak tembak yang dilakukan oleh pihaknya ini mengakibatkan KKB Enos Tipagau tewas di lokasi kejadian. Ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap KKB yang kerap melakukan aksi teror dan kekerasan di wilayah Intan Jaya. Yusuf menambahkan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus melanjutkan patroli di wilayah-wilayah rawan guna menjamin keamanan masyarakat dan menindak tegas setiap bentuk gangguan keamanan.

KKB Papua Ngamuk Akibat Perselingkuhan

Selain itu, komandan KKB Papua, Kalenak Murib, ngamuk hingga menewaskan tiga warga sipil dan melukai empat orang lainnya. Aksi kekerasan ini terjadi pada Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 09.00 WIT, ketika KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib menyerang warga sipil di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Akibat serangan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, belasan honai juga dibakar oleh KKB. Korban tewas antara lain Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni, dan Oriup Murib. Korban luka-luka termasuk Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala), dan Perdus Tabuni (rekoset di bagian kaki).

Motif penyerangan tersebut diduga berasal dari perselingkuhan istri ketiganya dengan salah satu anak buahnya, Minanggen Wijangge. KKB Kalenak Murib marah karena mendapati istri ketiganya berselingkuh dengan Minanggen Wijangge, sehingga memicu terjadinya penyerangan hingga menyebabkan korban jiwa terhadap warga sipil di Kampung Lambera.

Kalenak Murib, yang juga dikenal dengan nama Yonis Murib, tercatat sebagai narapidana yang kabur dari Lapas Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura pada tanggal 12 Juli 2022. Saat itu, ia sedang menjalani hukuman penjara karena terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya November 2012. Ia dihukum penjara 16 tahun di Lapas Abepura berdasarkan Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan.

Setelah melarikan diri, Kalenak diduga pergi ke Kabupaten Puncak dan bergabung dengan KKB pimpinan Lekagak Telenggen. Namun, ia sering beraksi di luar koordinasi, sehingga sempat diberikan sanksi adat. “Dia ini ikut kelompok mana saja tapi dia bergerak tanpa koordinasi. Terakhir dia dikasih denda adat sama Lekagak tapi belum selesai dia sudah berulah lagi,” ujar Direskrimum Polda Papua yang saat ini menjabat Wakapolda Papua, Brigjen Faizal Ramadhani.

Berita insiden kasus kriminal Kejahatan peradilan pidana
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

31 Agustus 2026

Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

31 Agustus 2026

Bambang Rukminto Kritik Alasan Polda Metro Tunda Transaksi Rekening Botok: Ada Tindak Pidana?

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

31 Agustus 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?