Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 14 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Komandan KKB Papua Tewas, Daftar Kejahatannya Menggemparkan
Hukum

Komandan KKB Papua Tewas, Daftar Kejahatannya Menggemparkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juli 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penurunan Kekuatan KKB di Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kini semakin terpuruk. Baru-baru ini, mereka kehilangan salah satu komandannya yang tewas dalam bentrokan dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz. Insiden tersebut terjadi di Kampung Baitapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada hari Sabtu (5/7/2025).

Dalam insiden tersebut, seorang komandan KKB bernama Enos Tipagau dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Enos Tipagau merupakan Komandan Operasi KKB Kodap VIII di Dusun Tigindiga yang mencakup wilayah Bilogai, Kumbalagupa, Baitapa, Puyagiya, Pesiga, Dusun Dapa, Tipunggau, dan Kampung Jalai. Wilayah ini termasuk dalam kelompok yang dipimpin oleh Undius Kogoya.

Enos Tipagau juga diketahui adalah narapidana yang divonis 3 tahun penjara. Namun, ia melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire dan kembali bergabung dengan jaringan KKB di Kabupaten Intan Jaya. Menurut Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, Enos Tipagau terlibat dalam berbagai aksi kejahatan di wilayah Intan Jaya. Dari catatan operasi, ada sekitar lima kali KKB Enos Tipagau melakukan kejahatan di wilayah tersebut, salah satunya menyebabkan seorang prajurit TNI gugur.

Beberapa peristiwa penting yang tercatat antara lain:

  • 15 Februari 2021: Kontak tembak di Kampung Mamba, Kabupaten Intan Jaya, yang menyebabkan gugurnya seorang prajurit TNI, almarhum Prada Ginanjar.
  • 8 Februari 2021: Penembakan terhadap warga sipil bernama Ramli NR.
  • 26 Oktober 2021: Kontak tembak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, yang mengakibatkan korban luka, termasuk Asep Herman (anggota TNI) dan Yoakim Majau (6 tahun), serta korban meninggal dunia, Apertinus Sondegau (2 tahun).
  • 29 Oktober 2021: Pembakaran kios dan satu unit mobil ambulans milik Bandara Bilorai, yang terjadi di kompleks bandara tersebut, Kabupaten Intan Jaya.

Enos Tipagau juga diketahui memerintahkan Undius Kogoya untuk mengirimkan senjata dan menyatakan bahwa kelompoknya telah siap melakukan penyerangan.

Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, kontak tembak yang dilakukan oleh pihaknya ini mengakibatkan KKB Enos Tipagau tewas di lokasi kejadian. Ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap KKB yang kerap melakukan aksi teror dan kekerasan di wilayah Intan Jaya. Yusuf menambahkan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus melanjutkan patroli di wilayah-wilayah rawan guna menjamin keamanan masyarakat dan menindak tegas setiap bentuk gangguan keamanan.

KKB Papua Ngamuk Akibat Perselingkuhan

Selain itu, komandan KKB Papua, Kalenak Murib, ngamuk hingga menewaskan tiga warga sipil dan melukai empat orang lainnya. Aksi kekerasan ini terjadi pada Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 09.00 WIT, ketika KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib menyerang warga sipil di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Akibat serangan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, belasan honai juga dibakar oleh KKB. Korban tewas antara lain Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni, dan Oriup Murib. Korban luka-luka termasuk Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala), dan Perdus Tabuni (rekoset di bagian kaki).

Motif penyerangan tersebut diduga berasal dari perselingkuhan istri ketiganya dengan salah satu anak buahnya, Minanggen Wijangge. KKB Kalenak Murib marah karena mendapati istri ketiganya berselingkuh dengan Minanggen Wijangge, sehingga memicu terjadinya penyerangan hingga menyebabkan korban jiwa terhadap warga sipil di Kampung Lambera.

Kalenak Murib, yang juga dikenal dengan nama Yonis Murib, tercatat sebagai narapidana yang kabur dari Lapas Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura pada tanggal 12 Juli 2022. Saat itu, ia sedang menjalani hukuman penjara karena terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya November 2012. Ia dihukum penjara 16 tahun di Lapas Abepura berdasarkan Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan.

Setelah melarikan diri, Kalenak diduga pergi ke Kabupaten Puncak dan bergabung dengan KKB pimpinan Lekagak Telenggen. Namun, ia sering beraksi di luar koordinasi, sehingga sempat diberikan sanksi adat. “Dia ini ikut kelompok mana saja tapi dia bergerak tanpa koordinasi. Terakhir dia dikasih denda adat sama Lekagak tapi belum selesai dia sudah berulah lagi,” ujar Direskrimum Polda Papua yang saat ini menjabat Wakapolda Papua, Brigjen Faizal Ramadhani.

Berita insiden kasus kriminal Kejahatan peradilan pidana
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain

13 Juni 2026

Mengungkap Kotoran Pemerasan di Imigrasi, Transaksi Keuangan 35 PNS Capai Rp366 M, Gaji Hanya 3 Persen

13 Juni 2026

Terungkap identitas wanita terapung di Sungai Enim

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?