Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Benarkah Satpol PP Sulsel Dibayar? Kasat: Suruhmi Laporkan ke Polisi
Politik

Benarkah Satpol PP Sulsel Dibayar? Kasat: Suruhmi Laporkan ke Polisi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 May 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penipuan Berkedok Perekrutan Anggota Satpol PP Sulsel: Klarifikasi dari Kepala Satpol PP

Kasus penipuan yang berkedok perekrutan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menjadi sorotan setelah muncul pengakuan dari para korban. Kepala Satpol PP Sulsel, Andi Arwin Azis, menanggapi isu tersebut dengan emosi dan menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah aktivitas resmi lembaga.

Penolakan Terhadap Dugaan Penipuan

Andi Arwin Azis menyatakan bahwa dugaan penipuan tersebut dilakukan oleh oknum tertentu dan tidak berkaitan langsung dengan Satpol PP Sulsel. Ia meminta korban untuk segera melaporkan kasus tersebut ke polisi, bukan melalui media atau menjadikan institusi sebagai objek serangan.

“Jangan lapor di koran (media), itu tidak ada gunanya. Suruhmi lapor polisi, tangkap yang bersangkutan. Jangan lagi melibatkan institusi, dipancing-pancing, tidak ada gunanya,” ujarnya.

Menurutnya, jika kasus tersebut tidak diselesaikan secara hukum, maka uang yang telah diserahkan oleh korban kemungkinan besar tidak akan kembali. Ia menilai tindakan seperti ini justru merusak reputasi lembaga dan mengundang konsekuensi hukum lebih lanjut.

Tidak Ada Perekrutan Resmi

Andi Arwin Azis juga membantah keras adanya perekrutan resmi anggota Satpol PP Sulsel seperti yang diberitakan dalam kasus ini. Ia menegaskan bahwa sejak dirinya menjabat pada 2023, tidak pernah ada rekrutmen anggota baru. Semua proses perekrutan pegawai saat ini dilakukan melalui sistem penerimaan pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), termasuk jalur PPPK.

“Sejak 2023 tidak pernah ada perekrutan. Sekarang perekrutan pegawai melalui sistem penerimaan pegawai di BKD,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa skema pengangkatan pegawai saat ini sudah sesuai dengan aturan pemerintah, termasuk larangan merekrut non-ASN. Hal ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses rekrutmen.

Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Institusi

Andi Arwin Azis menduga ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk mencari korban dengan mengatasnamakan institusi. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menyeret nama Satpol PP bisa dianggap pencemaran apabila tidak disertai bukti yang jelas.

“Malah media ta bisa kita lapor balik itu karena kasus pencemaran. Karena itu kan belum terklarifikasi. Itu diperjelas dulu apakah tahun berapa kejadiannya. Kemudian siapa yang terlibat di dalamnya,” katanya.

Ia juga mempertanyakan apakah pernah ada pengumuman resmi perekrutan anggota Satpol PP Sulsel kepada publik. Menurutnya, jika ada unsur penipuan maka kasus tersebut harus diarahkan kepada pelaku secara pribadi, bukan kepada institusi.

Penyampaian Informasi yang Akurat

Andi Arwin Azis meminta masyarakat lebih aktif mengecek informasi resmi melalui platform pemerintah dan media sosial Satpol PP Sulsel. Ia menilai penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai pihak-pihak yang mengaku memiliki kewenangan merekrut anggota.

“Yang saya salah dan disayangkan saya, kenapa mempercayai, dicek dong di website kami (soal informasi Satpol PP). Ada kan kita punya platform-platform media sosial yang bisa kita lihat di situ,” katanya.

Ia juga meminta agar identitas oknum yang diduga melakukan penipuan dibuka secara jelas. “Siapa oknum itu. Ya oknum itu saja yang diangkat. Dia tahu saja oknum itu. Kenapa disembunyi lagi? Lembaganya Satpol malah kita muat, kan melebar itu saudara, tidak profesional. Kalau ada datanya, orangnya yang sebut,” tegasnya.

Peran Pihak Internal

Andi Arwin Azis memastikan bahwa oknum yang dimaksud sudah tidak lagi berada di lingkungan Satpol PP Sulsel. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada perekrutan anggota baru di Satpol PP Sulsel selama dirinya menjabat. Ia juga menyatakan bahwa kebutuhan pegawai di Satpol PP Sulsel tidak mengharuskan adanya perekrutan tambahan.

“Orang pegawai juga jangan dikurangi kok, kenapa lagi mau rekrut lagi. Tidak pernah ada rekrutmen Satpol PP. Sejak saya memimpin, tidak pernah secara resmi,” katanya.

Penutup

Andi Arwin Azis kembali meminta agar pihak yang merasa dirugikan segera melapor ke polisi dan tidak lagi menyeret institusi. Ia menegaskan bahwa jika ada oknum, silahkan tuntut oknumnya, sebut namanya. Polisi kan, selesai. Laporkan polisi. Ngapain kita (institusi Satpol PP) lagi mau dilibat-libatkan.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?