Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 1 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Sosial»Soal HOTS Sosiologi Kelas 10: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial
Sosial

Soal HOTS Sosiologi Kelas 10: Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fenomena Pelanggaran Norma di Ruang Publik

Fenomena pelanggaran norma di ruang publik kini menjadi topik yang sering dibicarakan. Perilaku menyimpang ini tidak hanya menunjukkan tindakan kriminal, tetapi juga mencerminkan kegagalan dalam proses sosialisasi nilai dan aturan sosial. Dengan masyarakat yang semakin dinamis, diperlukan mekanisme pengendalian sosial yang efektif, baik secara persuasif maupun represif.

Pemahaman tentang sosiologi perilaku menyimpang menjadi penting untuk membangun kesadaran kolektif dan menjaga ketertiban di ruang publik. Dalam konteks ini, berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang relevan dengan teori-teori sosiologi terkait perilaku menyimpang:

  • Pertanyaan 1

    Seseorang yang sejak kecil tumbuh di lingkungan yang sering memaklumi perjudian cenderung melihat judi sebagai hal yang biasa. Dalam perspektif Sosiologi, penyimpangan ini disebabkan oleh…

    A. Kegagalan individu dalam proses sosialisasi nilai budaya tinggi

    B. Proses sosialisasi yang tidak sempurna dari agen sekolah

    C. Adanya sub-kebudayaan menyimpang yang dipelajari melalui interaksi

    D. Labeling yang diberikan oleh masyarakat terhadap lingkungan tersebut

    E. Ketidakmampuan individu mencapai tujuan hidup dengan cara legal

Jawaban: C. Adanya sub-kebudayaan menyimpang yang dipelajari melalui interaksi

  • Pertanyaan 2

    Perhatikan fenomena berikut: “Seorang remaja sering disebut ‘anak nakal’ oleh tetangganya karena cara berpakaiannya. Akibatnya, ia justru benar-benar melakukan tindakan kriminal.” Hal ini sesuai dengan Teori Labeling karena…

    A. Masyarakat berhasil mencegah perilaku menyimpang remaja tersebut

    B. Julukan negatif mendorong individu mengidentifikasi diri sebagai penyimpang

    C. Remaja tersebut tidak memiliki tujuan hidup yang jelas (anomie)

    D. Sosialisasi primer dalam keluarga berjalan sangat baik

    E. Adanya ketimpangan ekonomi antara remaja dan tetangganya

Jawaban: B. Julukan negatif mendorong individu mengidentifikasi diri sebagai penyimpang

  • Pertanyaan 3

    Seorang pejabat melakukan korupsi demi mempertahankan gaya hidup mewah karena merasa penghasilan resminya tidak cukup. Berdasarkan teori anomie Robert K. Merton, tindakan ini dikategorikan sebagai…

    A. Konformitas

    B. Inovasi

    C. Ritualisme

    D. Penarikan diri (Retreatisme)

    E. Pemberontakan (Rebellion)

Jawaban: B. Inovasi

  • Pertanyaan 4

    Pemerintah melakukan razia knalpot brong setelah banyaknya keluhan masyarakat mengenai kebisingan di jalan raya. Sifat pengendalian sosial yang dilakukan kepolisian adalah…

    A. Preventif karena bertujuan mencegah kecelakaan

    B. Persuasif karena mengutamakan ajakan melalui media massa

    C. Represif karena dilakukan setelah adanya pelanggaran untuk memulihkan ketertiban

    D. Koersif karena tidak menggunakan sanksi hukum sama sekali

    E. Formal karena dilakukan oleh lembaga tidak resmi

Jawaban: C. Represif karena dilakukan setelah adanya pelanggaran untuk memulihkan ketertiban

  • Pertanyaan 5

    Di suatu desa, seorang warga yang kedapatan mencuri dikucilkan oleh warga lainnya hingga ia merasa malu dan meninggalkan desa. Fungsi pengendalian sosial dalam kasus ini adalah…

    A. Menghancurkan masa depan individu yang bersangkutan

    B. Menciptakan sistem hukum formal yang baru di tingkat desa

    C. Memperkuat solidaritas kelompok dengan menyingkirkan pelanggar

    D. Memberikan efek jera dan menanamkan rasa malu kepada pelanggar norma

    E. Melatih warga desa untuk bertindak kasar secara kolektif

Jawaban: D. Memberikan efek jera dan menanamkan rasa malu kepada pelanggar norma

Peran Pengendalian Sosial dalam Masyarakat

Pengendalian sosial memainkan peran penting dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Ada berbagai bentuk pengendalian sosial, seperti pengendalian persuasif, represif, dan koersif. Setiap bentuk memiliki fungsi dan dampak yang berbeda terhadap individu dan masyarakat.

Pengendalian persuasif dilakukan melalui komunikasi dan edukasi, sedangkan pengendalian represif dilakukan setelah terjadi pelanggaran untuk memulihkan kembali ketertiban. Dalam kasus-kasus tertentu, pengendalian sosial bisa berupa tindakan kolektif, seperti mengucilkan individu yang melanggar norma.



Melalui pemahaman mendalam tentang sosiologi dan teori-teori perilaku menyimpang, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga norma dan nilai-nilai sosial. Dengan demikian, ruang publik dapat tetap aman, tertib, dan bermoral.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Orang yang Menjaga Privasi Sering Punya 7 Ciri Ini, Menurut Psikologi

17 Mei 2026

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Ahli komunikasi ingatkan bahaya hukum publik di media sosial

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?