Persebaya Surabaya Tampilkan Sportivitas yang Menginspirasi
Persebaya Surabaya menunjukkan keunggulan tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga dalam sikap sportivitas dan rasa empati terhadap lawan. Dalam laga melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (2/5/2026), Persebaya berhasil mengalahkan tim tamu dengan skor 4-0. Gol-gol dicetak oleh Milos Raickovic pada menit ke-53 dan ke-66, serta Francisco Rivera pada menit ke-75 dan ke-81.
Meski kemenangan ini memastikan PSBS Biak terdegradasi ke Liga 2 musim depan, Persebaya tidak berhenti pada prosesi biasa seperti berjabat tangan atau saling memberikan penghormatan. Mereka justru mengajak seluruh pemain PSBS Biak berkumpul di tengah lapangan untuk bersama-sama menyanyikan anthem “Song For Pride” milik Persebaya.
Momen Sportivitas yang Langka
Momen ini sangat langka karena biasanya prosesi seperti ini hanya dilakukan oleh tim tuan rumah tanpa melibatkan tim lawan. Hal ini menunjukkan bahwa Persebaya lebih mengutamakan rasa hormat dan empati daripada sekadar memperlihatkan kemenangan.
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menjelaskan bahwa tindakan empati juga ditunjukkan oleh jajaran pelatih. Pelatih Bernardo Tavares bahkan menunggu pemain dan ofisial PSBS Biak keluar dari ruang ganti untuk memberikan semangat secara langsung.
Selain itu, Francisco Rivera memilih tidak melakukan selebrasi saat mencetak gol keduanya. Sikap ini menjadi simbol bahwa sepak bola bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang rasa hormat dan kemanusiaan.
Pesan Khusus untuk PSBS Biak
Meskipun sudah dipastikan terdegradasi, PSBS Biak masih memiliki tiga laga sisa di musim ini. Mereka akan menjamu Dewa United pada 8 Mei 2026, Arema FC pada 15 Mei 2026, dan bertandang ke Bhayangkara FC pada 23 Mei 2026.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pesan khusus kepada PSBS Biak agar tetap tampil maksimal. Ia mengucapkan selamat kepada mereka karena menunjukkan sikap yang baik selama pertandingan. “Saya harap Biak dapat menunjukkan sikap ini di pertandingan selanjutnya. Karena dengan cara ini, mereka mewakili klub dengan baik,” ujarnya.
Kegemilangan Milos Raickovic
Milos Raickovic menjadi bintang utama dalam kemenangan Persebaya atas PSBS Biak. Ia mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Selebrasi unik dilakukan oleh Milos dengan menyilangkan tangan kiri di dada dan menunjuk tangan kanannya seperti menunjukkan waktu.
“Artinya waktu akan membuktikan kualitas. Ini bukan tentang sepak bola, ini tentang kehidupan. Waktu sangat penting dalam kehidupan saya,” kata Milos usai laga.
Meski sempat kesulitan di awal musim, Milos mulai menemukan performa terbaiknya di bawah asuhan Bernardo Tavares. Ia mencatatkan tiga gol dalam tiga laga terakhir, termasuk dua gol dalam pertandingan melawan PSBS Biak.
Tren Positif dan Target Peringkat
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya terus menunjukkan tren positif dengan meraih kemenangan sempurna dan mencetak 10 gol. Hasil ini diraih setelah menang 0-2 dari Malut United (23/4/2026), 0-4 dari Arema FC (28/4/2026), dan 4-0 dari PSBS Biak (2/5/2026).
Kemenangan ini membuat Persebaya naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan poin 51, menggeser Malut United yang memiliki 49 poin. Milos Raickovic mengatakan bahwa tim akan terus berjuang untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik.
Tiga pertandingan sisa Persebaya adalah bertandang ke Persis Solo (9/5/2026), menyambangi Semen Padang (15/5/2026), dan menjamu Persik Kediri (23/5/2026). Tim akan fokus untuk meraih sebanyak mungkin poin dalam pertandingan-pertandingan tersebut.



