Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»10 Temuan KPK: Kaderisasi Lemah dan Keuangan Tidak Transparan
Politik

10 Temuan KPK: Kaderisasi Lemah dan Keuangan Tidak Transparan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 April 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

KPK Temukan 10 Masalah Utama dalam Tata Kelola Partai Politik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis hasil kajian terbaru mengenai tata kelola partai politik. Dalam laporan tersebut, KPK menemukan sejumlah masalah mendasar yang perlu segera diperbaiki agar sistem politik di Indonesia lebih transparan dan akuntabel.

Salah satu masalah utama yang disoroti adalah belum adanya peta jalan pendidikan politik yang terintegrasi antara pemerintah dan partai politik. Pendidikan politik sendiri merujuk pada proses pembelajaran bagi masyarakat dan kader partai untuk memahami nilai demokrasi, etika berpolitik, serta mekanisme sistem pemerintahan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa hal ini menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan kualitas partai politik.

Selain itu, KPK juga menyoroti lemahnya integrasi antara proses rekrutmen dan sistem kaderisasi partai. Kaderisasi adalah proses pembinaan anggota partai agar siap menjadi pemimpin politik. Lemahnya sistem ini dianggap memicu praktik mahar politik, yakni pemberian sejumlah uang atau fasilitas sebagai syarat pencalonan.

KPK juga menemukan bahwa partai politik belum memiliki sistem standardisasi pelaporan keuangan partai. Hal ini membuat keuangan partai tidak transparan dan lemah akuntabilitas penggunaan dana. Selain itu, partai politik ada yang belum memiliki lembaga pengawas khusus dalam proses kaderisasi, pendidikan politik, serta pengelolaan keuangan partai yang memperbesar risiko penyimpangan.

Masalah-Masalah yang Ditemukan oleh KPK

Berikut adalah 10 masalah utama yang ditemukan oleh KPK dalam tata kelola partai politik:

  • Belum adanya road map pendidikan politik yang terintegrasi antara pemerintah dan partai politik.
  • Lemahnya integrasi antara proses rekrutmen dan sistem kaderisasi partai.
  • Lemahnya sistem kaderisasi memicu praktik mahar politik.
  • Keuangan partai belum transparan.
  • Partai belum memiliki lembaga pengawas khusus dalam proses kaderisasi, pendidikan politik, serta pengelolaan keuangan partai yang memperbesar risiko penyimpangan.
  • Besarnya biaya pemenangan yang harus dikeluarkan peserta Pemilu maupun Pilkada.
  • Biaya politik yang tinggi menimbulkan praktik transaksional dalam proses kandidasi calon anggota legislatif maupun kepala daerah, sekaligus menyebabkan lahirnya mahar politik dan potensi penyalahgunaan sumber daya setelah kandidat terpilih.
  • Indikasi penyuapan kepada penyelenggara Pemilu yang bertujuan memanipulasi hasil elektoral.
  • Proses rekrutmen dan seleksi penyelenggara Pemilu maupun Pilkada yang belum optimal.
  • Penggunaan uang tunai dalam kontestasi Pemilu yang masih sangat dominan karena belum adanya regulasi pembatasan transaksi uang kartal.

Tindakan yang Diambil oleh KPK

KPK menekankan perlunya reformasi sistemik melalui regulasi, pengawasan internal, dan integrasi pendidikan politik agar demokrasi lebih sehat. Temuan-temuan ini telah KPK laporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI untuk mendapat atensi lebih lanjut.

Adapun, kajian ini dilakukan oleh Direktorat Monitoring pada Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK tahun 2025 dengan melibatkan empat kelompok narasumber, yaitu perwakilan partai politik parlemen dan non parlemen; penyelenggara Pemilu dan Pilkada; pakar atau pengamat elektoral; serta akademisi.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena

15 October 2026

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?