Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 1 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Profil Desly Claudya, Putri Nus Kei yang Tewas Ditikam OTK, Ikuti Jejak Ayah Politisi
Hukum

Profil Desly Claudya, Putri Nus Kei yang Tewas Ditikam OTK, Ikuti Jejak Ayah Politisi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita

Nus Kei, yang dikenal sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara dengan nama lengkap Agrapinus Rumatora, dilaporkan tewas setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK). Kejadian tersebut terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Nus Kei tiba di bandara pada pukul 11.25 WIT setelah melakukan perjalanan dari Jakarta. Saat itu, ia langsung ditikam oleh OTK menggunakan sebilah pisau dan pelaku melarikan diri setelah kejadian.

Saat kejadian, Nus Kei sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusukan yang dialaminya. Polres Maluku Tenggara segera melakukan penyelidikan dan dalam waktu dua jam setelah kejadian, dua tersangka berinisial HR (28) dan FU (36) berhasil ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Motif penikaman masih dalam pendalaman oleh penyidik.

Pimpinan Polda Maluku telah menginstruksikan agar penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas. Mereka juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga korban dan para simpatisan, untuk tetap menahan diri serta mempercayakan proses hukum kepada Polri agar tidak terjadi aksi balasan yang justru memperkeruh keadaan. Saat ini situasi di Maluku Tenggara dinilai aman dan kondusif.

Profil Desly Claudya Rumatora

Desly Claudya Rumatora, putri Nus Kei, juga mengikuti jejak ayahnya sebagai politisi Partai Golkar. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara. Lahir di Ambon dan beragama Kristen Katholik, Desly pernah menempuh pendidikan di SMK BPS dan K II Bekasi, kemudian melanjutkan studi di Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragaman).

Sebelum terjun ke dunia politik, Desly pernah bekerja di beberapa perusahaan seperti PT Asuransi Reliance Indonesia (2016–2019), Apricus Tech Philippines (2022–2023), PT Kencana (2019–2021), dan PT Sun Life Financial Indonesia (2016). Selain itu, ia juga pernah bergabung dalam organisasi PP AMPG dan AMPI Jakarta.

Dalam akun Instagram @golkar_maluku_tenggara, Nus Kei dan Desly terlihat memiliki kedekatan sebagai sosok ayah dan anak. Nus Kei pernah mengucapkan selamat ulang tahun kepada putrinya di akun media sosialnya.

Profil Agrapinus Rumatora (Nus Kei)

Nus Kei, atau dikenal sebagai Agrapinus Rumatora, didapuk sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Gelar akademik yang dimilikinya adalah Drs., singkatan dari Doktorandus, gelar akademik lama di Indonesia yang diberikan kepada laki-laki yang lulus pendidikan sarjana (S1) terutama di bidang ilmu sosial, ekonomi, atau humaniora.

Ia pernah menjadi Bakal Bupati Maluku Tenggara periode 2024–2029. Nus Kei juga memiliki hubungan kekeluargaan dengan John Kei, tokoh preman di Jakarta asal Maluku Tenggara. Hubungan mereka adalah paman dan keponakan.

Rekam Jejak: Pernah Berseteru dengan John Kei

Nus Kei pernah berseteru dengan kelompok John Kei. Salah satu insiden terjadi pada tahun 2020 ketika rumahnya di Cluster Australia Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, diserang oleh segerombolan orang dari kelompok John Kei. Aksi tersebut menyebabkan satu orang tewas, yaitu Yustus Corwing Rahakbau, dan 1 korban lainnya mengalami luka serius. Polisi kemudian menangkap 30 orang pelaku penyerangan, termasuk John Kei.

Nama Nus Kei dalam Kasus Blowfish

Nama Nus Kei juga muncul dalam kasus Blowfish pada tahun 2010. Dalam kasus tersebut, dua anggota kelompok John Kei, yaitu M.Soleh dan Yoppie, tewas. Nus Kei dipukuli oleh beberapa orang di tempat hiburan bernama Blowfish setelah bertemu dengan kepala security bernama Roy. Keributan tersebut berkembang menjadi pembunuhan terhadap dua anggota kelompok John Kei.

Kronologi Kejadian

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, tewas ditikam saat berada di Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, pada Minggu (19/4/2026). Peristiwa berawal ketika Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun sekira pukul 11.10 WIT dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku. Ketika sampai di depan pintu keluar bandara untuk menemui keluarganya, Nus Kei langsung ditikam oleh OTK.

Derita 4 Luka Tusuk

Setelah kejadian, Nus Kei sempat lari ke dalam bandara tetapi terjatuh dan mendapat pertolongan dari petugas. Ia lantas dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk penanganan medis. Sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital. Nus Kei menderita empat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang.

2 Pelaku Ditangkap

Pasca kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku penikaman terhadap Nus Kei. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, mengatakan pelaku ditangkap tak lama setelah peristiwa tersebut terjadi. Adapun total pelaku berjumlah dua orang berinisial HR (28) dan FU (36). Namun, terkait motif, Rositah mengatakan bahwa hal tersebut masih didalami oleh penyidik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Tampar Badut Saat Bawa Motor, Akhirnya Damai dengan Rp 150 Ribu

25 Juni 2026

Nasib Polisi yang Tampar Badut, Kini Damai Setelah Bayar Rp150 Ribu

25 Juni 2026

Pengukuhan Pengurus AK3L Kepri 2026-2031 untuk Kurangi Kecelakaan Konstruksi

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?