Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Rida Bocorkan Detik-Detik Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith, Kecewa Tak Ditahan
Hukum

Rida Bocorkan Detik-Detik Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith, Kecewa Tak Ditahan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penangguhan Penahanan Bahar bin Smith Menuai Kekesalan Korban

Rida, seorang korban dari kekerasan yang dilakukan oleh Habib Bahar bin Smith, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap keputusan pihak kepolisian yang memberikan penangguhan penahanan terhadap tersangka. Ia menilai bahwa keputusan tersebut tidak adil dan tidak memperhatikan keseriusan kasus yang telah berjalan selama lima bulan.

Pengalaman Menyedihkan di Tempat Kejadian Perkara

Peristiwa penganiayaan yang dialami Rida terjadi pada Minggu (21/9/2025) ketika ia menghadiri tabligh akbar di Masjid Nurul Islam, Jalan Panglima Polim, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Dalam acara tersebut, Bahar bin Smith hadir sebagai penceramah. Awalnya acara berlangsung lancar hingga akhir.

Setelah acara selesai, para kader NU berkumpul untuk bersalaman dengan para penceramah. Rida ikut serta dalam rombongan jemaah yang ingin bersalaman dengan Habib Bahar. Namun, saat ia berjarak dua meter dari Bahar, langkahnya tiba-tiba dihalangi oleh sejumlah pengawal. Mereka langsung meminting lehernya dan melarangnya memberi penjelasan, karena dianggap hendak melakukan penyerangan.

Diarak ke Rumah Haji Arif

Korban mencoba menjelaskan situasi, namun tidak diizinkan. Akhirnya, Rida dibawa ke sebuah rumah yang terletak di halaman sebelah kanan masjid. Di sana, ia diperlakukan dengan kasar. Saat dipiting, kepala Rida ditonjok tanpa diketahui oleh siapa. Setelah itu, ia dibawa ke ruangan tempat Bahar sudah menunggu.

Di dalam kamar tersebut, Rida dikeroyok dan dianiaya oleh lebih dari 10 orang, termasuk Bahar sendiri. Penganiayaan berlangsung selama tiga jam lamanya, mulai pukul 00.30 WIB hingga 03.00 WIB. Bahar dan pengikutnya tidak mengindahkan permintaan ampun dari korban dan terus menyiksa secara keji.

Pemanggilan dan Penangguhan Penahanan

Setelah kejadian tersebut, Rida dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis. Keesokan harinya, istri korban, Fitri Yulita, melaporkan peristiwa ini ke Mapolres Metro Tangerang Kota.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/1395/IX/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota. Bahar dan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status tersangka dan pemanggilan pemeriksaan Habib Bahar telah dikeluarkan oleh Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dengan surat bernomor B/43/I/Res.1.24/2026/Reskrim.

Meski sempat mangkir dalam pemanggilan perdana, Bahar akhirnya datang ke Markas Komando Polres Metro Tangerang Kota dan menjalani pemeriksaan selama lebih dari 24 jam. Akan tetapi, polisi memberi penangguhan penahanan terhadap Bahar dan mengizinkannya pulang pada Rabu (11/2/2026) malam.

Kekesalan Korban terhadap Keputusan Polisi

Rida sangat kecewa dengan keputusan aparat kepolisian yang tidak menahan Bahar hanya karena alasan dia adalah tulang punggung keluarga. Ia meminta agar kasus ini segera diselesaikan dengan tegas tanpa pandang bulu.

“Saya sangat kecewa sekali dengan keputusan polisi tidak menahan tersangka Bahar hanya karena alasan dia tulang punggung keluarga,” ucapnya.

“Tanggapan saya hanya satu yaitu tuntaskan kasus ini sampai polisi menangkap dan penjarakan Bahar bin Smith,” tambahnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

31 Agustus 2026

Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?