Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 30 Maret 2026
Trending
  • Harga Suzuki Karimun Bekas 2026 Terjangkau, Rahasia Keawetannya Terungkap!
  • Hampir 1.900 kapal minyak terjebak di Selat Hormuz
  • Infinix Zero 30: Kekuatan Tinggi untuk Belajar Maksimal
  • Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun
  • Momen Lebaran 2026, daftar 5 pejabat yang kunjungi Jokowi di Solo, termasuk 2 stafsus wapres
  • Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis: Strategi Pelatih Baru Berhadapan Hari Ini
  • 10 destinasi wisata Singapura murah dan menarik yang wajib dikunjungi
  • Kesehatan tak memungkinkan, Adhisty Zara hengkang dari sinetron Beri Cinta Waktu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pandji Dapat Nasihat dari MUI Soal Materi Stand Up Mens Rea
Hukum

Pandji Dapat Nasihat dari MUI Soal Materi Stand Up Mens Rea

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pandji Pragiwaksono Mengunjungi MUI untuk Jelaskan Materi Stand Up Comedy

Pandji Pragiwaksono, seorang komika ternama di Indonesia, baru-baru ini mengunjungi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Kedatangan tersebut dilakukan pada hari Selasa, 3 Februari 2026, dalam rangka menjelaskan dan memperjelas makna dari materi stand up comedy yang ia bawakan.

Dalam kesempatan tersebut, Pandji menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan nasihat langsung dari Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh. Nasihat ini berkaitan dengan pertunjukan stand up comedy yang bertajuk “Mens Rea”. Menurut Pandji, kedatangannya ke MUI adalah untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan tersebut serta beberapa materi yang mungkin terlihat perlu diperjelas.

“Saya datang dengan niat menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, termasuk sejumlah materi yang kelihatannya memang perlu dielaborasi,” ujar Pandji saat berada di kantor MUI.

Ia menegaskan bahwa setelah mendapatkan saran dari MUI, dirinya akan lebih memperhatikan aspek perasaan khalayak umum dalam setiap karyanya, termasuk dalam bentuk stand up comedy. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau ketidaknyamanan bagi para penonton.

Pandji juga menyampaikan bahwa meskipun acara “Mens Rea” telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, ia tetap berkomitmen untuk terus berkarya. Ia menekankan bahwa semua karyanya dibuat tanpa niat jahat kepada pihak mana pun, dan hanya bertujuan untuk menghibur masyarakat.

“Karena memang tidak datang dengan niat jahat, datangnya hanya dengan niat menghibur, untuk bikin masyarakat tertawa, maka tidak ada alasan untuk saya kapok,” tambah Pandji.

Proses Tabayun dengan MUI

Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua MUI Bidang Fatwa, menjelaskan bahwa pertemuan dengan Pandji merupakan bagian dari proses tabayun atas isu yang sempat ramai di ruang publik. Dalam diskusi tersebut, Ni’am menyoroti komitmen Pandji untuk memperbaiki materi komedi yang bersinggungan dengan isu keagamaan, terutama yang bersifat sensitif dan berpotensi menimbulkan multi-tafsir.

“Kami melihat adanya komitmen untuk memperbaiki. Ini hal yang baik dan patut diapresiasi,” ujar Ni’am.

Pandji juga menegaskan bahwa ia selalu berusaha untuk menjaga kesopanan dan kebijaksanaan dalam setiap materi yang ia bawakan. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa tujuan utamanya adalah memberikan hiburan, bukan untuk menyakiti atau merendahkan siapa pun.

Tantangan dalam Berkarya

Sebagai seorang komika, Pandji menghadapi tantangan yang cukup besar dalam menyampaikan humor yang sesuai dengan berbagai latar belakang masyarakat. Ia menyadari bahwa humor bisa sangat subjektif, dan apa yang dianggap lucu oleh satu orang bisa dianggap tidak pantas oleh orang lain.

Namun, ia tetap berkomitmen untuk terus berkarya dengan cara yang lebih bijak dan memperhatikan nilai-nilai kebersamaan serta toleransi. Ia berharap, melalui dialog dengan MUI dan pihak-pihak terkait, dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dalam dunia hiburan.

Dengan langkah-langkah seperti ini, Pandji menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin menjadi komika yang sukses, tetapi juga seorang seniman yang peduli terhadap dampak dari karyanya terhadap masyarakat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun

30 Maret 2026

PNS Paruh Waktu di Jateng Diduga Rudapaksa Wanita, Modus Minta Ditemani Buat Laporan SPT

30 Maret 2026

Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga Suzuki Karimun Bekas 2026 Terjangkau, Rahasia Keawetannya Terungkap!

30 Maret 2026

Hampir 1.900 kapal minyak terjebak di Selat Hormuz

30 Maret 2026

Infinix Zero 30: Kekuatan Tinggi untuk Belajar Maksimal

30 Maret 2026

Sentuhan Kemanusiaan Polri: Binrohtal untuk Penguatan Mental Tahanan Simalungun

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?