Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban
  • 7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga
  • Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman
  • 5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar
  • Maju Mundur Amnesti Pajak Jilid III
  • 5 kesalahan umum saat membeli helm, desain tidak menjamin keamanan
  • 9 Artis Gen Z yang Jadi Ibu, Termasuk Aaliyah Massaid dan Alyssa Daguise
  • Josepha Alexandra, Peserta Cerdas Cermat MPR Diduga Dicurangi Meski Jawaban Benar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pandji Dapat Nasihat dari MUI Soal Materi Stand Up Mens Rea
Hukum

Pandji Dapat Nasihat dari MUI Soal Materi Stand Up Mens Rea

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pandji Pragiwaksono Mengunjungi MUI untuk Jelaskan Materi Stand Up Comedy

Pandji Pragiwaksono, seorang komika ternama di Indonesia, baru-baru ini mengunjungi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Kedatangan tersebut dilakukan pada hari Selasa, 3 Februari 2026, dalam rangka menjelaskan dan memperjelas makna dari materi stand up comedy yang ia bawakan.

Dalam kesempatan tersebut, Pandji menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan nasihat langsung dari Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh. Nasihat ini berkaitan dengan pertunjukan stand up comedy yang bertajuk “Mens Rea”. Menurut Pandji, kedatangannya ke MUI adalah untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan tersebut serta beberapa materi yang mungkin terlihat perlu diperjelas.

“Saya datang dengan niat menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, termasuk sejumlah materi yang kelihatannya memang perlu dielaborasi,” ujar Pandji saat berada di kantor MUI.

Ia menegaskan bahwa setelah mendapatkan saran dari MUI, dirinya akan lebih memperhatikan aspek perasaan khalayak umum dalam setiap karyanya, termasuk dalam bentuk stand up comedy. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau ketidaknyamanan bagi para penonton.

Pandji juga menyampaikan bahwa meskipun acara “Mens Rea” telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, ia tetap berkomitmen untuk terus berkarya. Ia menekankan bahwa semua karyanya dibuat tanpa niat jahat kepada pihak mana pun, dan hanya bertujuan untuk menghibur masyarakat.

“Karena memang tidak datang dengan niat jahat, datangnya hanya dengan niat menghibur, untuk bikin masyarakat tertawa, maka tidak ada alasan untuk saya kapok,” tambah Pandji.

Proses Tabayun dengan MUI

Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua MUI Bidang Fatwa, menjelaskan bahwa pertemuan dengan Pandji merupakan bagian dari proses tabayun atas isu yang sempat ramai di ruang publik. Dalam diskusi tersebut, Ni’am menyoroti komitmen Pandji untuk memperbaiki materi komedi yang bersinggungan dengan isu keagamaan, terutama yang bersifat sensitif dan berpotensi menimbulkan multi-tafsir.

“Kami melihat adanya komitmen untuk memperbaiki. Ini hal yang baik dan patut diapresiasi,” ujar Ni’am.

Pandji juga menegaskan bahwa ia selalu berusaha untuk menjaga kesopanan dan kebijaksanaan dalam setiap materi yang ia bawakan. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa tujuan utamanya adalah memberikan hiburan, bukan untuk menyakiti atau merendahkan siapa pun.

Tantangan dalam Berkarya

Sebagai seorang komika, Pandji menghadapi tantangan yang cukup besar dalam menyampaikan humor yang sesuai dengan berbagai latar belakang masyarakat. Ia menyadari bahwa humor bisa sangat subjektif, dan apa yang dianggap lucu oleh satu orang bisa dianggap tidak pantas oleh orang lain.

Namun, ia tetap berkomitmen untuk terus berkarya dengan cara yang lebih bijak dan memperhatikan nilai-nilai kebersamaan serta toleransi. Ia berharap, melalui dialog dengan MUI dan pihak-pihak terkait, dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dalam dunia hiburan.

Dengan langkah-langkah seperti ini, Pandji menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin menjadi komika yang sukses, tetapi juga seorang seniman yang peduli terhadap dampak dari karyanya terhadap masyarakat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun

16 Mei 2026

Saksi Kata: Ironi Murid SD di Konawe Selatan, TNI Belum Ditemukan, Orang Tua Pilih Jalur Viral

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga

16 Mei 2026

Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman

16 Mei 2026

5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?